MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

KULINER

Senin, 15 April 2019 12:21
Kombinasikan Bumbu Nusantara dengan Menu Western
FOTO LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, BERBICARA seputaran kuliner nusantara, Indonesia tak diragukan lagi dengan kekayaan kuliner yang dimilikinya. Terutama rempah-rempah dan bumbu yang berasal dari alam Indonesia ini cukup terkenal dan memiliki khasnya tersendiri.  

Tak heran, beberapa masakan western dan menu luar negeri seperti Jepang, Thailand dan Korea dikombinasikan dengan rempah-rempah nusantara. Soal rasa memang sangat sensitif, dan salah satu kunci kelezatan makanan yang dihidangkan.

Makanan dengan penamaan asal luar negeri yang dipadukan dengan bumbu dan rempah nusantara, tentu tak menghilangkan khas lokal atau nusantaranya.

Rempah dan bumbu-bumbu dapur menjadi rahasia utamanya. Masing-masing memiliki fungsi dan karakter yang kuat. Perpaduan ini lah yang menjadi daya tarik pecinta kulinernya.

Seperti yang dikatakan Manager Mewah Cafe, Rezky Seftiansyah Putra. Dalam penyajian menunya ini perpaduan Indonesian food dan western. Seperti spaghetti bolognese, spaghetti aglio chicken, spaghetti carbonara smoked beef, tomyam, yang dimasak dengan bumbu nusantara.

Namun untuk rasanya sendiri tetap mempertimbangkan selera orang Indonesia. Dengan perpaduan bumbu dan rempah-rempah nusantara, cita rasanya tetap mempertahankan rasa lokalnya juga.

Dengan konsep family, juga berjiwa sajian anak kekinian alias milenial, bersahabat pula di lidah pecinta kuliner. “Jadi menunya lebih ke family atau makanan Indonesia dan untuk anak milenial kita ada western seperti spaghetti. Khasnya juga ada ayam taliwang,” jelasnya.

Untuk penyedap rasanya sendiri lebih banyak mengandalkan bumbu dapur dan rempah nusantara. Dengan cita rasa Indonesian food dan western yang balance alias seimbang, antara rasa asin, asam, pedas, gurih dan manis. “Sedangkan konsep cafe kita, seperti namanya merajut ukhuwah, artinya merajut persaudaraan. Dengan harapan menjadi tempat orang berkumpul menjalin persaudaraan,” tukasnya. (*/one/fly)

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 15 Juni 2019 10:15

OTAK-OTAK BANDENG ISI

BOSAN dengan lauk yang kering, coba saja otak-otak bandeng isi.…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:13

Pepes Hati Ampela

AROMA wanginya dari daun kemangi dan bumbu-bumbu halus tumis, masakan…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:12

Sayur Sup Bayam

SAYUR bayam dimasak bening, disandingkan dengan jagung manis dan labu…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:11

Sop Kikil

SOP KIKIL, kuliner khas Jakarta tepatnya Betawi. Yang terdiri dari…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:10

Soto Kuning

SOTO khas Bogor ini, perpaduan gurih kaldu dan bahan-bahan yang…

Jumat, 14 Juni 2019 10:56

Wedang Jahe

Minuman wedang jahe merupakan minuman tradisional yang masih tetap diminati hingga saat…

Jumat, 14 Juni 2019 10:54

Wedang Uwuh

Ciri khas dari wedang uwuh, berwarna merah. Warnanya ini berasal…

Jumat, 14 Juni 2019 10:50

Wedang Rosella

Tanaman kembang sepatu, atau biasa disebut rosella ini tak hanya…

Jumat, 14 Juni 2019 10:49

Wedang Kampret

Eits, jangan salah paham. Kampret ini merupakan singkatan dari kunyit,…

Kamis, 13 Juni 2019 12:41

Tahu Telur

Ada juga loh menu sederhana yang cocok dipadukan dengan ketupat.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*