MANAGED BY:
MINGGU
21 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 15 April 2019 10:58
Pengawasan Berlapis pada TPS Rawan
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Praktik olitik uang terus dipantau Badan Pengawasa Pemilu (Bawaslu). Untuk itu, jelang pelaksanaan masa tenang pemilihan umum, Bawaslu akan melakukan pengawasan berlapis pada TPS yang dianggap rawan.

Kepada Radar Tarakan, Ketua Bawaslu Tarakan Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya telah memetakan TPS rawan yang dianggap berpotensi terjadinya politik uang di masa tenang.

Berdasarkan data Bawaslu, tercatat tidak banyak TPS yang rawan tinggi sehingga hal tersebut membatasi Bawaslu untuk melakukan pengawasan aktif terhadap TPS rawan. “Data yang kami pegang itu adalah betul-betul data, sehingga kalau memang tidak pernah terjadi kampanye politik uang dan tidak punya peserta politik,  maka tidak bisa kami mencontreng itu sebagai TPS rawan,” jelasnya.

Menurut Sulaiman pihaknya tidak dapat melakukan pengawasan yang signifikan terhadap TPS. Meski begitu, hingga kini berdasarkan informasi masyarakat, di lapangan masih terjadi politik uang. Bawaslu mengaku kesulitan karena tak ada bukti dan saksi politik uang.

“Tapi informasi di mana-mana termasuk media tentang adanya kiat-kiat yang dilakukan caleg kepada masyarakat tentang politik uang,” ujarnya.

Untuk diketahui, TPS dapat dikategorikan rawan tinggi jika pernah mengalami ketidaknetralan petugas KPPS, memiliki calon legislatif banyak dan pernah terjadi politik uang. Nah, TPS yang masuk dalam kategori tersebut seperti kawasan Karang Anyar Pantai yakni TPS nomor 23, 28 dan 37 dan Selumit Pantai yang memiliki 4 TPS rawan, Gunung Lingkas, Karang Anyar dan sebagainya.

“Itulah lokasi yang akan kami lakukan pengawasan lebih, agar hal-hal yang tidak kami inginkan tidak terjadi,” tuturnya.

Nah, TPS rawan tersebut akan diawasi secara berlapis oleh Bawaslu, Pengawas TPS, kecamatan hingga tingkat kota. Hal tersebut dikarenakan kekhawatiran pihaknya kepada Pengawas TPS yang tidak dapat membendung persoalan pengawasan di TPS sehingga langsung melibatkan pengawas kota.

 

PEMBERSIHAN APK DITARGET SEHARI

Jelang pelaksanaan masa tenang pemilihan umum yang akan diselenggarakan pada 14 April 2019 nanti, Bawaslu tengah merancang pelaksanaan penertiban alat peraga kampanye (APK).

Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan rapat koordinasi bersama untuk melakukan penertiban APK pada 14 April 2019, pagi hari.

“Jadi selama satu hari itu, kami upayakan Tarakan sudah bersih dari APK,” beber Dosen Fakultas Hukum tersebut.

Untuk diketahui, jenis APK yang akan ditertibkan oleh Bawaslu seperti baliho, spanduk, stiker, umbul-umbul dan segalanya yang berhubungan tentang dukungan terhadap salah satu peserta politik.

“Kami pastikan seluruhnya nanti akan bersih, tidak ada satu pun APK yang akan terpampang di jalan maupun di lingkungan-lingkungan,” katanya.

Dalam pelaksanaan penertiban APK nanti, Bawaslu akan melibatkan pihak kepolisian, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Bawaslu. Untuk itu, jika menemukan APK di sepanjang jalan, Sulaiman menegaskan pihaknya akan melakukan penertiban secara langsung.

Usai melaksanakan penertiban APK, Bawaslu akan fokus terhadap pelaksanaan pengawasan masa tenang untuk menghindari terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini.

“Jadi proses penertiban APK-nya kami usahakan dilakukan dari pagi sampai malam saja, karena selanjutnya kami akan fokus pada pengawasan masa tenang,” terangnya.

 

DPTbBERTAMBAH 430 PEMILIH

KPU telah menetapkan jumlah DPTHP dan DPTb yang telah direvisi berkali-kali karena adanya putusan dari Mahkamah Konstitusi (MK).

Sesuai perintah KPU untuk melakukan perubahan terhadap Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) III yang telah ditetapkan, KPU Tarakan justru diminta data DPTHP 3 menjadi DPTHP 2.

“Jadi intinya kami kembalikan lagi ke DPTHP 2 dengan jumlah 154.264 jumlah pemilih se-Kota Tarakan,” beber Ketua KPU Tarakan Nasruddin.

Tak hanya itu pihaknya juga menerima jumlah Daftar Pemilih Tambahan (DPTb)  yang berasal dari luar kota sebanyak 403 pemilih, sehingga total DPTb mencapai 1.891 pemilih.

Nasruddin menjelaskan pada 17 Maret 2019 lalu, pihaknya sempat menutup pendaftaran DPTb. Namun karena adanya putusan MK, maka pihaknya membuka pendaftaran DPTb sampai 10 April 2019 lalu dengan total terakhir 430 pemilih.

“Sesuai dengan putusan MK, hanya ada beberapa syarat masuk DPTb yaitu alasan sakit, bencana alam, tahanan karena melakukan tindak pidana dan bertugas pada pemungutan suara. Rata-rata yang kami daftarkan itu bertugas pada pemungutan suara,” imbuhnya. (shy/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 Juli 2019 10:39

Ada yang Padam Dua Kali Sehari

TARAKAN – Mulai hari ini, Sabtu (20/7) PT PLN (Persero)…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:37

Kembali ke THM, Minibus Putih Ditembak

TARAKAN - Satreskrim Polres Tarakan melakukan penyelidikan perkara penembakan terhadap…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:36

HM yang Ancam Kapolri, Sempat Demo di Jakarta

TARAKAN – Diduga melayangkan ancaman melalui media sosial (medsos) kepada…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:31

Pemkot Dukung Penuh Pawai Pembangunan

TARAKAN - Rencana pelaksanaan pawai pembangunan oleh Radar Tarakan dan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:28

Hibahkan 2 Hektare untuk Bangun BPOM

TARAKAN – Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) berencana mendirikan…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:25

Lokasi Sekolah Baru Belum Final

ADANYA penambahan dua sekolah menengah pertama (SMP) pada 2019-2020, disambut…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:03

Koperasi di Kaltara Terlilit Utang Lama

TARAKAN - Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:01

Akses Embung Bengawan Dibenahi Sementara

TARAKAN- Kondisi akses jalan lingkungan menuju Embung Bengawan, Kelurahan Juata…

Sabtu, 20 Juli 2019 09:55

Perbaikan hanya Janji Belaka

TARAKAN - Rusaknya jalan yang terdapat di Jalan Aki Balak…

Jumat, 19 Juli 2019 09:44

Ramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Pawai pembangunan akan dilaksanakan dalam 31 hari lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*