MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 15 April 2019 10:49
Dua Oknum Polisi WN Malaysia Masih Ditahan
MASIH DITAHAN: Dua oknum polisi WN Malaysia yang diamankan aparat gabungan karena masuk ke Indonesia tanpa surat resmi, masih diperiksa di kantor Imigrasi Klas II TPI Nunukan. IMIGRASI UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Imigrasi Klas II TPI Nunukan masih menahan dua oknum Polis Diraja Malaysia (PDRM) yang ditangkap aparat gabungan TNI-Polri dan instansi terkait saat berada di salah satu Tempat Hiburan Malam (THM) Sabtu (30/3) lalu.

Itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Kelas II TPI Nunukan, Bimo Mardi Wibowo kepada media ini. Bimo mengungkapkan, pihaknyalah yang memang memproses kedua oknum Polis Diraja Malaysia (PDRM) tersebut.

Sejauh ini, pihaknya sudah mengirimkan surat ke Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak, tentang pemberitahuan resmi dan permintaan paspor untuk yang bersangkutan. “Ya, sudah kita kirimkan surat ke Konsulat Jenderal Malaysia. Mereka sudah terverifikasi. Untuk sementara masih menunggu respon dari mereka,” ungkap Bimo kepada pewarta harian.

Lanjut dia, proses pendeportasian pun masih menunggu pihak petugas Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia datang ke Nunukan untuk memberikan yang bersangkutan paspor sekali jalan. Bimo belum bisa memastikan kapan dideportasi, namun Bimo memastikan segera setelah ada kunjungan konjen Malaysia. “Tinggal tunggu informasi Konjen Malaysia terkait acuan cemas atau paspor sekali jalan mereka. Setalah itu ada, langsung akan kami deportasi ke Tawau Malaysia,” beber Bimo.

Kedua WNA tersebut diketahui memang masuk ke Nunukan tanpa disertai dokumen resmi. Ironisnya profesi kedua WNA tersebut diduga PDRM. Tujuan keduanya hanya ingin berbelanja barang-barang di Nunukan sekalian refreshing mencari hiburan pasca tugas di Pos Putih, Kayu Angin.

Memang rencananya keduanya hanya ingin berada beberapa jam saja di Nunukan namun terlanjut ditangkap aparat gabungan TNI-Polri dan instansi terkait lainnya. Keduanya masuk ke wilayah Indoneisa Nunukan dengan menumpang speedboat milik masyarakat yang melintas di Pos Putih dan menuju dermaga tradisional di Pasar Yamaker, Nunukan Utara. Karena masuk ke Nunukan tanpa dokumen resmi, keduanya diduga melanggar Pasal 112 dan Pasal 119 Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. (raw/zia)

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 13:16

Bupati Suarakan Penundaan PP 34/2019

JAKARTA - Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid SE MM…

Senin, 22 Juli 2019 10:25

Butuh Waktu Panjang Selesaikan Persoalan PLB

NUNUKAN – Kondisi perdagangan lintas batas (PLB) masih menjadi perbincangan…

Senin, 22 Juli 2019 10:23

Ditinggal Sarapan, Pondok Kecil Ludes

NUNUKAN – Pondok kecil berukuran 3x5 meter di Jalan Sianak…

Senin, 22 Juli 2019 10:22

Demokrat Prioritas Kader Sendiri

MESKI tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 di Kabupaten Nunukan…

Senin, 22 Juli 2019 09:07

Lagi, Puluhan WNI Dipulangkan

NUNUKAN – Baru berselang sepekan setelah mendeportasi ratusan Pekerja Migran…

Senin, 22 Juli 2019 09:04

Personel Satgas Pamtas Jadi Guru ‘Dadakan’

NUNUKAN – Sejumlah personel Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas)…

Senin, 22 Juli 2019 09:02

Temukan Pecandu, Harus Berani Melapor

NUNUKAN – Ratusan pelajar hampir di seluruh Sekolah Menengah Atas…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:10

Laura Diprediksi Bersaing dengan Basri

NUNUKAN – Bupati Nunukan, Hj Asmin Laura telah menyampaikan kesiapannya…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:08

Ingatkan Jangan Hanya ‘Kejar Setoran’

NUNUKAN – Pengemudi mobil pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa…

Sabtu, 20 Juli 2019 10:07

Komplotan Pencuri Rumah Kosong Dibekuk

NUNUKAN – Tiga orang pelaku komplotan pencurian berencana yang sudah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*