MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

KULINER

Jumat, 29 Maret 2019 10:05
Camilan Sehat Khas Nusantara
FOTO LISAWAN/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Siapa sih nggak suka kerupuk? Teksturnya renyah dan kering, identik dengan cita rasa manis, asin, gurih berpadu pedas. Tentu banyak yang menyukainya. Kerupuk yang terbuat dari umbi-umbian, hewan, buah-buahan dan sayuran ini, termasuk khas nusantara.

Bagaimana tidak, ngemil sebagian dari budaya orang Indonesia. Sasaran utamanya pasti camilan ringan seperti kerupuk yang digoreng kering dengan balutan adonan tepung. Sebenarnya tidak hanya sekadar camilan biasa. Dapat pula dijadikan sebagai pelengkap makanan.

Ditambahkan dengan aneka bumbu-bumbu yang memperkaya cita rasanya. Ditangan-tangan orang kreatif, kerupuk dapat pula dibuat dari bahan baku yang tidak disukai.

Ya, misalnya saja sayur peria alias pare. Aslinya sayur ini memiliki rasa khasnya yang pahit. Maka tak heran, ada saja yang tidak menyukai atau enggan memakannya. Namun sejujurnya, diolah dengan cara yang berbeda, enak juga loh.

Seperti yang ditekuni Owner Myau’s, Yuliet (40). Ia memang suka mengolah penganan tradisional. Termasuk yang memiliki khasiat dan penting untuk kesehatan tubuh.

Pare diolah menjadi makanan ringan ini pun memiliki rasa yang berbeda. Namun tetap saja tanpa mengurangi khasiatnya. Ya, pare ini bagus dikonsumsi oleh penderita diabetes. Konon pare yang digunakan adalah sudah agak matang dengan kualitas yang baik.

“Terutama untuk penyakit gula. Jadi saya memang suka buat camilan tradisional dan ada khasiatnya. Kalau ada yang tidak suka makan pare, tapi dibuat jadi camilan akan menjadi suka,” terang wanita yang juga pemilik sambal pecel bawang Dayak ini.

Semakin tua, khasiatnya semakin bagus pula. Konon pare yang masih muda, rasa pahitnya lebih terasa meski sudah diolah. Nah, lebih enak lagi dibumbui dengan rasa pedas manis, barbeque, pedas ekstra, balado dan jagung bakar.

“Jadi harus direndam dengan air garam selama 30 menit. Tapi tidak mengurangi khasiatnya, hanya mengurangi rasa pahitnya saja,” jelasnya.

Sama halnya dengan kelapa, bisa juga diolah menjadi kerupuk. Rasa manisnya alami dari daging buahnya. Nah, banyak loh camilan-camilan khas nusantara dari bahan yang memiliki khasiat. (*/one)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 15:15

REBUNG TUMIS PEDAS

<p>&nbsp;</p> <p><strong>BAHAN :</strong></p> <p>300 gram…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*