MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:04
Puluhan Massa Serang Kantor KPU
SERANG APARAT: Puluhan massa terlibat bentrok dengan barisan keamanan polisi yang mengamankan kantor KPU Malinau, Kemarin (22/3). EKO WIJIYANTO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Disinyalir ada kesalahan perhitungan dan mengakibatkan salah satu calon yang diusung kalah dalam perhitungan suara, puluhan massa dari salah satu calon menyerang Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Malinau, kemarin (22/3).

Setelah dilakukan perhitungan suara di daerah pemilihan Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau. Karena ketidak puasan massa salah satu calon yang kalah dalam perhitungan sauara tiba-tiba mengamuk dan berunjuk rasa di depan kantor KPU yang berujung bentrok dengan Polisi dan Tni yang mengamankan kantor tersebut.

Alhasil, sebanyak 560 personil gabungan dikerahkan untuk mengamankan kantor KPU Malinau dan Bawaslu yang letaknya saling berdekatan. Massa yang meminta bertemu pihak KPU yang sudah difasilitasi oleh pihak berwajib tetap tidak puas dan langsung menyerang barikade polisi yang mengamankan unjuk rasa tersebut.

Pada kejadian tersebut massa yang berjumlah puluhan memanggil massa lainya sehingga menimbulkan kericuhan yang mengharuskan pihak berwajib menerjunkan mobil anti huru-hara dengan menyemprotkan air dan melepas tembakan peringantan berkali-kali.

Dalam kejadian bentrok antara massa dan pihak keamanan mengakibatkan satu orang terluka parah dan harus dilarikan kerumah sakit terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut. Setelah memukul mundur massa yang arogan bahkan dengan membakar ban di jalan serta melempari petugas akhirnya bentrok bisa diredam setelah massa kelelahan karena terus disemprot dengan air yang cukup kencang.

Namun, kejadian tersebut merupakan simulasi pengamanan Pemilu 2019 dari pihak Kepolisian dan TNI untuk mengamankan jalanya pemilu jika ada kejadian yang serupa sehingga kesiap siagaan terhadap kejadian yang berimbas bentrok bisa ditanggulangi dengan cepat.

Ditemui setelah aksi simulasi keamanan pemilu, Kapolres Malinau AKBP Bestari H.Harahap, menyatakan bahwa kesiapan personel sudah matang dan siap untuk mengamankan jalanya pemilu mendatang.

“Dengan ini, dan dengan personel gabungan antara polri dan TNI yang berjumlah 560 personil yang siaga di wilayah kota, kita siap dan sigap dalam mengawal jalanya pemilu nanti. Adapun simulasi ini juga merupakan upaya kita untuk terus selalu siaga jika terjadi hal-hal yang menarik massa dengan jumlah yang banyak saat melakukan unjuk rasa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama Wakil Bupati Malinau, Topan Amrullah juga mengapresiasi kesiapan yang dilakukan pihak keamanan dalam mengawal pemilu mendatang. “Kita salut dan apresiasi pada pihak-pihak terkait yang sudah berupaya semaksimal mungkin. Dan dengan adanya simulasi ini sudah sangat siap untuk pengawalan nantinya,” jelasnya.

Selain itu, Topan juga mengimbau masyarakat dan para pemilih untuk melakukan kampaye bersih. “Pemrintah Daerah juga mengimbau pada para peserta pemilu untuk melakukan kampanye damai tidak kampanye hitam, dan jangan menyebar isu sara serta  kita ciptakan kondisi yang damai pada pemilihan nanti,” pungkasnya.  (ewy/udn)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*