MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Maret 2019 11:11
4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos
Ibrahim - Plh Sekkot Tarakan,. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk mengabdi dan bekerja untuk negara. Namun di Kota Tarakan masih saja terdapat ASN nakal yang tidak bekerja maksimal, tak hanya itu ada pula dua ASN yang ketahuan melakukan kampanye di media sosial.

Kepada Radar Tarakan, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan, Ibrahim mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan bersama ASN yang terkena hukuman disiplin ringan hingga berat.

“Ada beberapa orang yang terkena hukuman disiplin, terutama yang menjadi binaan kami adalah yang suka meninggalkan pekerjaan, itu yang kami panggil dan arahkan, apakah masih mau bekerja atau mundur,” katanya.

Ibrahim mengaku bahwa hukuman disiplin yang hingga kini masih di-running oleh pihaknya ialah ASN yang lalai bekerja sebanyak 4 orang yang terdapat di Satpol PP dan Badan Retribusi dan Pengelolaan Pajak (BRPP) Kota Tarakan. “Tapi kami masih dalam tahap pembinaan karena mereka tidak melakukan hal yang macam-macam tapi hanya jarang bekerja,” ujarnya.

Dalam ketentuan ASN, jika tidak bekerja selama 20 hari maka ASN tersebut akan diberikan peringatan. Namun keempat ASN ini bahkan lebih dari 20 hari tidak bekerja, sehingga pihaknya menanyakan hal tersebut. Nah, berdasarkan hasil pertemuan Sekkot bersama keempat ASN tersebut tercatat bahwa alasan ASN tersebut tidak bekerja selama 20 hari lebih dikarenakan beberapa factor, yakni alasan keluarga, sakit dan sebagainya.

“Tapi kalau sakit kan kenapa tidak melapor, makanya kami masih melakukan pembinaan,” ucapnya.

Sementara itu, disinggung terkait adanya dua ASN yang ketahuan berkampanye di media sosial dengan inisial IS yang merupakan staf di Badan Kesbangpol Kota Tarakan dan BS yang merupakan staf di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan, dikatakan Ibrahim masih diberikan teguran ringan, sebab sesuai dengan surat yang diberikan oleh Bawaslu.

“Kami kasih peringatan keras saja, kalau dilakukan lagi baru ada sanksi karena tidak berat yang mereka langgar, kalau memang berat pelanggarannya ya bisa dipecat. Kalau masih ringan diberikan teguran tertulis saja, ini ada tahapannya. Jadi bisa sampai pada proses pemberhentian,” pungkasya. (*/shy/eza)


BACA JUGA

Selasa, 23 April 2019 16:13

Rekomendasi Wabup Bulungan di Lokasi Menantang

WEEKEND telah tiba. Nah, Tim Weekend Asyik kali ini kembali…

Selasa, 23 April 2019 16:11

Siswa Patah Tulang Diseruduk Mobil Oknum Guru

TARAKAN - Sekira pukul 06.30 WITA kejadian mencekam di SD…

Selasa, 23 April 2019 16:00

Meski Dilarang, Tetap Membandel

TARAKAN - Pemandangan tak sedap terlihat di depan kompleks ruko…

Sabtu, 20 April 2019 11:02

Empat Partai Kejar-kejaran

TARAKAN – Data Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Sistem Informasi…

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*