MANAGED BY:
JUMAT
19 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Maret 2019 11:11
4 ASN Mangkir Kerja, 2 Kampanye di Medsos
Ibrahim - Plh Sekkot Tarakan,. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Menjadi anggota aparatur sipil negara (ASN) diwajibkan untuk mengabdi dan bekerja untuk negara. Namun di Kota Tarakan masih saja terdapat ASN nakal yang tidak bekerja maksimal, tak hanya itu ada pula dua ASN yang ketahuan melakukan kampanye di media sosial.

Kepada Radar Tarakan, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Kota (Sekkot) Tarakan, Ibrahim mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan bersama ASN yang terkena hukuman disiplin ringan hingga berat.

“Ada beberapa orang yang terkena hukuman disiplin, terutama yang menjadi binaan kami adalah yang suka meninggalkan pekerjaan, itu yang kami panggil dan arahkan, apakah masih mau bekerja atau mundur,” katanya.

Ibrahim mengaku bahwa hukuman disiplin yang hingga kini masih di-running oleh pihaknya ialah ASN yang lalai bekerja sebanyak 4 orang yang terdapat di Satpol PP dan Badan Retribusi dan Pengelolaan Pajak (BRPP) Kota Tarakan. “Tapi kami masih dalam tahap pembinaan karena mereka tidak melakukan hal yang macam-macam tapi hanya jarang bekerja,” ujarnya.

Dalam ketentuan ASN, jika tidak bekerja selama 20 hari maka ASN tersebut akan diberikan peringatan. Namun keempat ASN ini bahkan lebih dari 20 hari tidak bekerja, sehingga pihaknya menanyakan hal tersebut. Nah, berdasarkan hasil pertemuan Sekkot bersama keempat ASN tersebut tercatat bahwa alasan ASN tersebut tidak bekerja selama 20 hari lebih dikarenakan beberapa factor, yakni alasan keluarga, sakit dan sebagainya.

“Tapi kalau sakit kan kenapa tidak melapor, makanya kami masih melakukan pembinaan,” ucapnya.

Sementara itu, disinggung terkait adanya dua ASN yang ketahuan berkampanye di media sosial dengan inisial IS yang merupakan staf di Badan Kesbangpol Kota Tarakan dan BS yang merupakan staf di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Tarakan, dikatakan Ibrahim masih diberikan teguran ringan, sebab sesuai dengan surat yang diberikan oleh Bawaslu.

“Kami kasih peringatan keras saja, kalau dilakukan lagi baru ada sanksi karena tidak berat yang mereka langgar, kalau memang berat pelanggarannya ya bisa dipecat. Kalau masih ringan diberikan teguran tertulis saja, ini ada tahapannya. Jadi bisa sampai pada proses pemberhentian,” pungkasya. (*/shy/eza)


BACA JUGA

Jumat, 19 Juli 2019 09:44

Ramaikan Pawai Pembangunan

TARAKAN – Pawai pembangunan akan dilaksanakan dalam 31 hari lagi,…

Jumat, 19 Juli 2019 09:42

Tingkatkan Pengawasan dan Ajak Kerja Sama Mitra di Perbatasan

TARAKAN – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terus berupaya…

Jumat, 19 Juli 2019 09:41

Dulu Sering Disumpahi, Sekarang Tidur Lebih Nyenyak

Said Usman Assegaf telah terbiasa dengan perannya sebelum menjadi direktur…

Jumat, 19 Juli 2019 09:06

Disdikbud Nilai Tarakan Belum Butuh SMA Baru

TARAKAN - Pembentukan 2 SMP baru oleh Dinas Pendidikan dan…

Jumat, 19 Juli 2019 09:05

Nilai Ada Perusahaan Nakal yang ‘Bebas’

TARAKAN - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalan Himpunan Mahasiswa Islam…

Jumat, 19 Juli 2019 08:40

Harapkan Jalan Semenisasi Dilakukan Peningkatan

TARAKAN - Perlunya peningkatan terhadap jalan semenisasi yang ada di…

Kamis, 18 Juli 2019 10:32

Dikalungkan Bunga Oleh Polisi Cilik

TARAKAN - Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito…

Kamis, 18 Juli 2019 10:31

Minim Akses, Penanganan Lantung Tak Dilakukan

TARAKAN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengharapkan adanya penanganan terhadap…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Tampilkan Seragam Kebanggaan Ekstrakurikuler

TARAKAN – Sudah siapkah Anda dengan pawai pembangunan, yang dilaksanakan…

Kamis, 18 Juli 2019 10:30

Enam Ekor Ikan Napoleon Gagal Diselundupkan

TARAKAN - Selama Mei hingga Juli tahun ini, Balai Karantina…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*