MANAGED BY:
SELASA
23 JULI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Maret 2019 11:00
Setahun Pembangunan PLTSa Harus Berprogres

Pemkab Bulungan Bahas PKA Secara Internal

ENERGI: Sampah yang ada di Bulungan akan disulap menjadi energi listrik. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKA) pembangunan dan pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dilakukan. Jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terlebih dahulu membahas PKA tersebut di lingkungan internal Pemkab Bulungan.

Dalam pembahasan itu, ada beberapa hal yang menjadi perhatian, salah satunya mengenai progres pembangunan PLTSa ke depan. Pemkab Bulungan berharap dalam waktu satu tahun setelah adanya penandatanganan, harus ada progres yang disampaikan pihak PT Patra Global Energi (PGE) selaku yang menanamkan modalnya.

“PGE menanamkan modal di Bulungan sebesar USD 90 juta atau Rp 1,273 triliun (USD 1= Rp 14 ribu) untuk menyulap sampah di Bulungan PLTS,” kata H. Sudjati, Bupati Bulungan kepada Radar Kaltara, Rabu (20/3).

Dalam proses pembangunannya, Pemkab Bulungan berharap agar selalu disampaikan kepada Pemkab Bulungan. Pemkab Bulungan juga menginginkan agar perusahaan asal Jakarta itu membuat kantor perwakilan di Bulungan. “Kami harapkan ada kantornya juga di sini (Tanjung Selor,Red) agar lebih mudah dalam berkoordinasi,” ujarnya.

Untuk lahan sebenarnya sudah tidak ada masalah, karena Pemkab Bulungan telah menyiapkan lahan seluas 2 hektare (ha). Lahan itu berlokasi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di Kilometer (Km) 9, Tanjung Selor. “Lahan itu nanti akan kami sewakan,” kata Sudjati.

Berapa nominalnya, ia belum dapat berkomentar lebih jauh, sebab masih menunggu penghitungan dari tim appraisal (Penilaian,Red). Setelah dilakukan penghitungan baru diketahui nilai sewa lahan tersebut per tahun. “Dalam PKA kami juga akan tegaskan kalau lahan itu sifatnya hanya sewa saja, dan batasnya hanya 2 ha tidak boleh lebih,” ujarnya.

Dalam pertemuan internal itu, ada beberapa hal yang menjadi catatan sebelum dilakukan penandatanganan PKA bersama PGE. Nantinya, akan ada lagi pertemuan dengan jajaran Pemkab Bulungan untuk membahas lebih lanjut dari hasil pertemuan sebelumnya. “Jika sudah ada kesepakatan baru selanjutnya dilakukan penandatanganan,” ujarnya.

Berdasarkan laporan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan, volume sampah di Bulungan telah mencapai kurang lebih 240 ton. Tentu dengan adanya pengelolahan sampah menjadi energi listrik ini akan sangat membantu dalam mengatasi sampah yang ada di Bulungan. “Jadi kita sangat terbantu apabila pembangunan PLTSa itu terealisasi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda-Litbang) Bulungan, Drs. Isnaini mengatakan, sebelum pembangunan dimulai yang perlu diperhatikan adalah keseriusan dari pihak PGE. “Jadi tawarkan saja sebanyak-banyak dalam PKA, apabila memang pihak PGE serius tentu apa yang sudah ditawarkan Pemkab Bulungan akan diterima oleh PGE,” ujarnya.

Yang pasti di dalam PKA itu harus lebih rinci, agar di kemudian hari tidak timbul permasalahan. Termasuk sewa lahan, jangan sampai di kemudian hari masalah lahan ini menjadi permasalahan. “Lahan ini kan aset Pemkab Bulungan, dan itu juga harus dipertegas di dalam PKA,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Patra Global Energi, Endra Wendras menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Bulungan yang telah memberikannya kesempatan untuk presentasi secara langsung. Namun persentasi ini bukan akhir, masih perlu dilakukan koordinasi kembali ke Pemkab Bulungan utamanya untuk membahas kepastian lokasi PLTSa yang akan dibangun. "Nanti setelah adanya penunjukkan lokasi. Maka kami juga perlu meninjau langsung untuk melihat kondisinya di lapangan apakah cocok ataupun tidak," ungkapnya.

Jika lokasi cocok, sambung dia, akan ditindaklanjuti dengan Memorandum Of Understanding (MoU) atau PKA.  Adanya MoU itu sebagai bentuk keseriusan kedua belah pihak. "MoU ini tentu penting. Ini ibarat kami dan jajaran pemerintah di sini saling mengikat suatu kerja sama. Tapi ini setelah adanya penunjukkan lokasi dahulu," ujarnya.

Disinggung soal luas lokasi PLTSa,  Endra menyebutkan minimal sekitar 2 hektare (ha). Hal ini juga sama seperti yang diharapkan di Kota Tarakan. "Lahan yang ada nanti akan dibangun secara keseluruhan atau sepaket dengan pembangkit listriknya. Termasuk pengolahan dari wujud sampah menjadi listrik," jelasnya.

"Tapi, sebelum kami melangkah lebih jauh, kami akan terus berkoordinasi ke pemerintah daerah. Tujuannya, untuk menerima masukan dari program kami ke depannya," timpalnya.

PT PGE berharap secepatnya ada MoU, dan ditindaklanjuti dengan pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kemudian PGE menurunkan konsultan UPL (upaya pengelolaan lingkungan), FS (feasibility study) dan perencanaan.  “Tapi, ini lagi-lagi pelaksanaannya menunggu SPL (surat perintah langsung), salah satunya," katanya.

Untuk target, jika semua berjalan dengan lancar, tidak menutup kemungkinan awal 2020 hasilnya sudah dapat dilihat.  “Untuk kontruksi PLTS dibangun paling lama 10 bulan. Intinya, saat ini bagaimana tahapan awal yakni lokasi dan MoU dapat terealisasi dahulu,” pungkasnya. (*/jai/fly)

 

 

 

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 22 Juli 2019 10:35

Sabu-Sabu 38 Kg Itu Sudah Sebulan Diintai

TANJUNG SELOR – Inilah barang bukti terbesar sepanjang sejarah penangkapan…

Senin, 22 Juli 2019 10:30

Usulan Anggaran KPU Dinilai Kebesaran

TANJUNG SELOR – Komoisi Pemilihan Umum (KPU) Bulungan saat ini…

Senin, 22 Juli 2019 10:29

Kantor KUA Seperti Ngapung di Atas Air

TANJUNG SELOR - Lima tahun mangkrak, bangunan Kantor Urusan Agama…

Senin, 22 Juli 2019 10:29

Untuk Hal Ini, Ombudsman RI Akan Temui Kemenhub RI

TANJUNG SELOR – Hingga kini speedboat nonreguler yang beroperasi di…

Senin, 22 Juli 2019 10:28

Ikuti Perkembangan Teknologi, Hapus Metode Manual

Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor, nyaris setiap harinya mengeluarkan berbagai…

Senin, 22 Juli 2019 09:32

Tanah Kuning-Mangkupadi Tak Pernah Sepi

TANJUNG SELOR – Berlibur di akhir pekan bersama kerabat dan…

Senin, 22 Juli 2019 09:17

Pemkab Usul ‘Adukan’ ke Kemen-PUPR

TANJUNG SELOR - Beberapa ruas jalan di Kabupaten Bulungan saat…

Senin, 22 Juli 2019 09:16

Perbaikan Jalan Bunyu Terbentur Status Aset

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan warga Kecamatan Bunyu terkait rusaknya…

Senin, 22 Juli 2019 09:15

Dua Pelabuhan Diusulkan Masuk RIPN

TANJUNG SELOR – Guna mempercepat rencana pembangunan dua pelabuhan di…

Senin, 22 Juli 2019 09:14

Atlet Kaltara Mampu Unjuk Gigi di Tingkat Nasional

Cabang olahraga (cabor) Woodball menjadi cabor perdana di Komite Olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*