MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Maret 2019 10:46
25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan
LAYANI: Maskapai Avia Star, satu-satunya armada yang akan melayani rute Nunukan-Krayan. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan, Krayan yang akan terbang perdana pada 25 Maret mendatang mulai diberlakukan. Maskapai Avia Star tetap yang menjadi armada satu-satunya yang terbang melayani SOA penumpang ke Krayan.

Namun, jumlah penerbangan tidak seperti tahun 2018 lalu dimana bisa melayani hingga 5 kali dalam sepekan. Tahun ini, penerbangan hanya dilakukan 3 kali sepekan. Padahal, nilai kontrak tidak berbeda dengan tahun lalu sebesar Rp 6,8 miliar.

Kepala Bidang Sarana dan Prasaran Dishub Nunukan, Edi mengatakan, jumlah penerbangan untuk 1 tahun mencapai 338 penerbangan. Artinya, dari 338 penerbangan dibagi dengan 12 bulan, maka SOA hanya bisa melayani 3 kali penerbangan dalam seminggu. “Kita juga harus memahami keadaan pemerintah dengan minimnya anggaran ini, membuat pemerintah harus terima kontrak SOA,” ungkap Edy ketika diwawancara Selasa (19/3).

Ia melanjutkan, kapasitas angkut nantinya sesuai dengan kapasitas pesawat yang memiliki 18 kursi penumpang. Hanya saja jika penumpang dari rute Nunukan-Long Bawan, hanya bisa terisi masimal 16 orang. Sebab pesawat membawa cadangan Bahan Bakar Minyak (BMM). Itu juga dikarenakan di Long Bawan tidak ada tempat pengisian BBM. “Lain halnya jika dari Long Bawan ke Nunukan, jumlah kursinya bisa maksimal 18 orang penumpang,” kata Edy.

Selain itu, pihaknya juga akan membuat kebijakan tertentu yang sifatnya penting. Seperti kepentingan keamanan, kepentingan orang sakit, dan kepentingan kedinasan dan tentunya itu diatur dalam kontrak. Hal itu dipertimbangankan dalam ekstra penerbangan.

Ekstra penerbangan itu sendiri, memang diakui Edy tidak dicadangankan. Sehingga pasti akan mengurangi jatah yang sudah dijadwalkan. “Itu juga dilakukan jika ada permohonan dari instansi dalam rangka melaksanakan tugas pokok dan fungsi pemerintah,” jelasnya. Tambahnya selain itu juga untuk kepentingan untuk orang sakit dimana juga salah satu pelayanan pemerintah untuk bisa memberikan kebijakan tersebut.

Sementara itu, untuk harga tiket, pesawat Avia Star tetap memberi harga yang sama seperti tahun lalu, yakni capai harga Rp 391 ribu. Tidak ada kenaikan yang signifikan dapat mempengaruhi tiket tujuan Nunukan – Long Bawan tersebut. “Ya, tidak akan ada kenaikan. Kalau pengalaman sebelumnya, harga tiket naik lantaran harga BBM juga naik, kalau saat ini tidak ada lonjakan harga BBM, jadi aman-aman saja harga tiketnya,” beber Edy. (raw/zia)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*