MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Maret 2019 10:43
Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang
TEGUR: Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid saat menyampaikan sambutan sekaligus menyampaikan tegurannya kepada ASN di pembukaan Musrenbang RKPD di ruang pertemuan lantai 5 kantor Bupati Nunukan, Selasa (19/3). SYAMSUL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN) daerah saat menghadiri kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) rencana kerja pemerintah daerah (RKPD) kemarin (19/3), menuai sorotan dan perhatian serius dari Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid.

Sebab, kegiatan penting dalam menentukan arah pembangunan tahun berjalan dan pencapaian visi misi kepala daerah tersebut molor dari jadwal yang ditentukan. Sehingga, Hj. Asmin Laura Hafid mengungkapkan kekecewaannya dengan menegur ASN di acara yang juga dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah (FKPD) tersebut. “Karena jadwalnya pukul 8 pagi, jadi paling tidak pukul 7 pagi itu saya sudah siap-siap ke kantor. Tapi apa yang terjadi. Ketika saya periksa ternyata di lokasi acara belum banyak ASN yang datang. Lalu, ketika pukul 7.30 menit saya kembali periksa ternyata baru 5 orang,” ungkap Hj. Asmin Laura Hafid menyampaikan kekesalannya sebelum menyampaikan sambutan resmi sekaligus membuka kegiatan tersebut kemarin.

Bahkan, lanjutnya, ketika memasuk ke halaman kantor Bupati Nunukan pada pukul 8 pagi, ternyata masih banyak ASN yang belum di lokasi acara dan masih berkeliaran. Padahal, jadwalnya sudah disiapkan. “Saya kecewa sekali menghadapi ASN seperti ini. Pak sekda tolong dibuatkan surat teguran,” tegasnya sambil memandang Sekretrais Kabupaten (Sekkab) Nunukan Serfianus yang berada dengan tamu undangan di kursi tamu. “Bapak ibu harus paham soal kedisiplinan. Kalau urusan capek (capai/lelah) kita semua capek. Apalagi saya. Saya tidak tahu masuk jam 8 masih berkeliaran di parkiran. Ada yang main ponsel dan merokok saja,” sambungnya dengan nada kesal.

Bupati mengaku bingung dengan sikap yang selama ini ditunjukan sejumlah ASN. Dirinya sempat berpikir ketika baru masuk halaman kantor ingin langsung mendatangi ASN yang sedang berkumpul, namun masih memikirkan etika agar luapan emosinya tidak salah. “Bingung juga. Tadi saya mau turun marah-marah tapi bagaimana dengan ASN yang tempat lain dengan kelakuan yang sama. Makanya, saya memilih langsung ke ruang saya. Saya mau cek sambutan yang ingin saya sampaikan di acara ini. Hal ini saya lakukan agar rasa kecewa dan jengkel itu hilang. Namun, tidak berpengaruh. Saya buka tapi saya tidak baca. Karena, saya sudah tidak sabar mau melampiaskan kemarahan saya ini,” akunya.

Ia mengaku sudah pernah mendapat sindiran dari beberapa unsur FKPD terkait sikap dan disiplin sejumlah ASN dalam sebuah kegiatan. Harusnya, lanjutnya,  sebagai ASN itu sudah paham dengan kedisiplinan waktu. “Kalau diundang pukul 8 jadi sebelum pukul  8 itu sudah ada di tempat,” tegasnya.

“Saya tidak tahu, kadang-kadang kita berbicara baik saja tetapi kelakuan kita ini, saya tidak paham. Makanya, saya mintanya pak wakil saja yang membuka acaranya ini. Karena saya memang tidak ingin kejadian seperti ini terjadi. Tapi karena kegiatan ini merupakan agenda penting dan harus saya hadiri karena terkait kebijakan setahun ke depannya,” kesalnya. “Saya tidak tahu apa yang kalian (ASN) kerjakan. Jadi, nanti pertemuan berikutnya saya meminta pak Sekda membuatkan surat teguran. Tegas saja. Kadang-kadang banyak alasan ASN padahal soal waktu saja. Makanya, saya tidak ingin hal ini kembali terjadi di lain waktu lagi,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Sekkab Nunkan Serfianus mengaku mengapresiasi ketegasan Bupati dan segera menjalankan apa yang diperintahkan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid atas peristiwa tersebut. Ia mengakui jika sikap ASN yang terkadang molor dari jadwal yang ditentukan tak hanya terjadi di kegiatan musrenbang seperti kemarin, namun juga pada kegiatan lainnya. “Hal ini menjadi atensi kami ke depan. Saya sepakat dengan Bupati,” katanya saat dikonfirmasi.

Kendati demikian, lanjutnya, jam kegiatan yang dijadwalkann pukul 8 pagi menurutnya kurang tepat. Sebab, beberapa ASN di perangkat daerah di waktu tersebut masih berada di kantornya masing-masing. “ASN ini juga harus ceklok dulu di kantornya. Makanya banyak yang terlambat,” ujarnya.

Namun, Serfianus juga menegaskan arahan dan instruksi Bupati mengenai kedisipilan waktu ASN memang wajib dilakukan. Terlebih jadwal kegiatan memang ditetapkan pukul 8 pagi. Apalagi sebagai ASN sudah pasti memahami tentang disiplin sebagai seorang ASN. Khususnya, mengenai disiplin waktu dalam sebuah pertemuan. “Yang pasti akan kami evaluasi dan atensi mengenai kedisiplinan waktu itu. Ke depannya, akan ditingkatkan kedisiplinan ASN. Baik dalam bekerja maupun dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab seorang ASN,” janjinya. (oya/ash)

 


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*