MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 18 Maret 2019 10:54
Kriteria Itu di Hati Masyarakat

Menimbang Wakil Rakyat yang Ideal

ILUSTRASI

PROKAL.CO, Memasuki tahun politik 2019, baliho-baliho calon legislatif (caleg) berdiri kokoh di sejumlah jalan protokol. Entah itu calon anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Tarakan, dewan perwakilan rakyat (DPR) Kaltara hingga DPR RI. Tak hanya baliho dengan foto, nama dan nomor urut caleg tersebut. Melainkan stiker-stiker pun mulai ditempel di dinding dan pintu rumah warga. Namun, banyak yang masih mempertanyakan kinerja DPRD saat ini. Seperti apa? Dan seperti apa idealnya anggota DPRD itu?

 

-----

 

BAGI Agus(37), warga RT 65, Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Tengah, anggota dewan merupakan wakil rakyat, penyambung lidah rakyat di tingkat kota, provinsi maupun pusat. Yang mana anggota dewan mendengarkan, menyampaikan dan memperujangkan aspirasi masyarakat.

“Menurut saya DPRD itu tugasnya memperjuangkan aspirasi masyarakatnya,” terangnya.

Namun ia merasa anggota dewan saat ini belum sepenuhnya mendengarkan dan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi atau keinginan masyarakat. Misalnya permasalahan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), yang akhir-akhir ini diributkan.

Kemudian persoalan gas melon 3 kilogram (kg), yang setiap tahunnya dengan permasalahan yang sama, namun tanpa solusi. “Memang sebagian warga pekerjaannya dari jualan bensin, tapi harus dipikirkan juga warga lainnya antre panjang. Juga masalah LPG, itu dari dulu persoalan yang sama, langka atau bagaimana, tapi seakan-akan tidak ada solusinya. Sebentar lagi puasa, pasti warga susah lagi cari gas,” bebernya.

Sebenarnya masih banyak persoalan yang belum dipecahkan. Namun bukan berarti tanpa upaya yang dilakukan oleh anggota dewan. Hanya aspirasi masyarakat terkadang tidak dikawal hingga tuntas.

“Meski sudah diupayakan, setidaknya DPRD harus berjuang lebih intens lagi. Karena itulah tugas sebenarnya, mengayomi masyarakat,” katanya.

Seberapa puaskah dengan anggota dewan saat ini? Ia mengatakan masih banyak yang perlu dibenahi. Apalagi mendekati masa pemilihan legislatif, kebanyakan hanya sebatas pencitraan di lingkungan masyarakat.

Entah itu memberikan janji politik, melakukan pendekatan kepada masyarakat. Inilah yang menjadi kekecewaan masyarakat.

“Jangan karena ada maunya saja baru turun ke masyarakat. Karena kebanyakan dilakukan menjelang pileg saja. Nanti sudah menjabat, lupa sama janjinya. Itu sudah bukan rahasia lagi,” bebernya.

Lantas, seperti apakah kriteria anggota dewan di hati masyarakat? Tentu saja pejabat yang jujur, tidak hanya sebatas mendengarkan aspirasi masyarakat tetapi memperjuangkan hingga mendapatkan solusi.

“Pastinya yang jujur, mau mendengarkan masyarakat. Jangan hanya mau rebut hati masyarakat saat pileg, nanti setelah duduk manis, pura-pura lupa sama masyarakat,” jelasnya.

Sama halnya yang dikatakan salah seorang ojek online (ojol). Risky (28) mengaku belum puas dengan kinerja anggota dewan saat ini. Seperti yang diketahui, belakangan ini transportasi berbasis online kerap dipermasalahkan. Apalagi persoalan perizinan yang belum diperoleh hingga saat ini.

Kan sering diributkan sejak ada transportasi berbasis online. Dari kita juga sudah urus izin, tapi sampai sekarang tidak ada. Jadi dari segi perizinan saja, kita belum diperjuangkan. Padahal kita sudah hampir satu tahun beroperasi,” jelasnya.

Ia mengatakan sudah sewajarnya anggota dewan memperjuangkan hingga perizinan operasional transportasi online ini diterbitkan. Entah itu ke Dinas Perhubungan Tarakan maupun Kaltara, hingga instansi yang terkait.

“DPRD harus mampu memperjuangkan perizinan ojek online ini. Tidak hanya diupayakan saat ada keributan saja, tapi harus diperjuangkan sampai perizinannya direalisasikan, itu baru jalankan tugas,” katanya.

Lalu apa harapannya terhadap anggota dewan ke depan? Kriteria calon legislatif pilihannya tentu yang setia berbaur kepada masyarakat. Mencarikan solusi permasalahan-permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat.

“Iya ini sekarang musim caleg ya, banyak baliho-baliho di sepanjang jalan. Sudah enggak heran sih kalau musim-musim caleg ini, pasti ada saja yang melakukan pendekatan. Tapi kita maunya yang benar-benar jujur dan bisa mempertanggung jawabkan janjinya,” harapnya.

 

IDEAL, TAPI MASIH HARUS DIBENAHI

Akademisi Yasser Arafat mengungkapkan sejauh ini DPRD Tarakan misalnya telah menjalankan tugasnya sesuai yang diharapkan. Meski demikian masih banyak pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

“Sejauh ini DPRD saya pikir telah melakukan tugasnya dengan baik, banyak keluhan masyarakat yang dilaporkan ke DPRD dan DPRD sudah menanggapi berbagai keluhan tersebut. Misalnya terkait BBM APMS, DPRD langsung mengambil tindakan cepat mengadakan sidak. Atau kisruh antara transportasi online dan konvensional itu juga saya pikir DPRD sudah berusaha menjembatani semua kedua pihak. Meskipun masalahnya hari ini belum selesai, tapi upaya itu sudah terlihat,” ungkapnya,  kemarin (17/3).

Ia menerangkan, dari pengamatannya selama ini DPRD telah menanggapi beberapa kasus di masyarakat. Selain itu, ia menilai dari beberapa kasus yang terjadi, DPRD cukup terbuka untuk ditemui masyarakat.

“Beberapa kali masyarakat yang mencurahkan keluhan juga keluhan saya pikir cukup diterima dengan baik. Seperti saat warga mendesak penutupan prostitusi dan lokalisasi dan juga beberapa aksi mahasiswa tahun lalu juga mendapat sambutan terbuka dari DPRD,” terangnya.

Ia menerangkan, meski tidak mengikuti perkembangan DPRD cukup mendalam, namun DPRD pastinya memiliki target dalam membuat peraturan daerah (perda) yang berpihak pada rakyat. Menurutnya jika target itu tercapai maka itu bisa menjadi keberhasilan DPRD jalan menjalankan tugas.

“Terus terang saya tidak begitu mengikuti masalah legislasi, namun saya melihat sejauh ini soal menampung aspirasi, saya pikir sudah cukup baik. Untuk fungsi legislasi yang saya tahu kan mereka targetnya 10 sampai 20 perda yah. Kalau kemudian itu tercapai dan itu menjadi keberhasilan buat DPRD sendiri,” ujarnya.

Mengenai kinerja DPRD perihal kebijakan dalam mengatur anggaran menurutnya sejauh ini ia tidak melihat ada yang salah. Hanya menurutnya DPRD tidak semestinya menggunakan anggaran untuk perjalanan yang kurang efektif. Patut diapresiasi pula, belum ada yang terlibat kasus korupsi.

“Kalau melihat selama ini DPRD tersangkut korupsi sejauh ini tidak ada yah. Jadi saya kira sejauh ini cukup baik. Harapannya tentu DPRD bisa tetap bekerja menjadi pelayan masyarakat,” pungkasnya. (*/one/*/zac/lim)

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah

TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis…

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…

Kamis, 18 April 2019 09:46

Idolakan Joko Widodo, Ada yang Prediksi Prabowo Menang

Antusias embah-embah di panti jompo, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*