MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 18 Maret 2019 10:46
Sukarela Tampilkan Pertunjukan dalam ‘Benuanta Menari’

Melihat Pertunjukan Seni Tari UPT Taman Budaya Kaltara

PENTAS SENI: Dari berbagai perwakilan sekolah hingga kalangan seniman di Kabupaten Bulungan tampil dalam pentas seni yang digelar di Taman Kaltara Abadi Tanjung Selor. IST

PROKAL.CO, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang kaya warisan seni dan budaya luhur baik dalam bentuk gerak tari, alat musik, hingga seni ukir kayu. Selama ini belum mendapat ruang khusus untuk lebih diperkenalkan ke masyarakat, namun dengan terbentuknya Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya, nantinya secara rutin digelar pentas seni untuk lebih memasyarakatkan kesenian Kaltara.

DEDI SUHENDRA

PENTAS seni tari serta musik etnik untuk pertama kalinya ditampilkan ratusan peserta dalam gelaran pertunjukan seni bertempat di Taman Kaltara Abadi Tanjung Selor. Kegiatan yang digagas UPT Taman Budaya Kaltara ini mendapat respons cukup baik dari kalangan masyarakat, pelajar hingga para seniman Kaltara.

Kepala UPT Taman Budaya, Eunike Suppa, ST mengatakan, pertunjukan seni tari yang digelar pada Sabtu (16/3) malam bertemakan Benuanta Menari. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan awal dari kegiatan yang nantinya digelar secara rutin.

“Kita dari UPT Taman Budaya memiliki program setiap bulanya melakukan kegiatan seni baik itu seni tari, seni musik, teater serta seni lukis. Sedangkan di bulan Maret ini diprogramkan untuk seni tari,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut selain menampilkan tarian etnik Kaltara juga dilakukan sesi bincang tari dengan penggiat tari serta budayawan Kaltara Datu Norbeck. “Jumlah penari dan pemain musik yang tampil sekitar 106 orang. Terdiri dari siswa SMK 2 Tanjung Selor, SMK 1 Tanjung Palas, SMA Agape Tanjung Selor, sanggar tari tidung taka, sanggar tari setara serta komunitas etnik Kaltara,” rincinya.

Eunike mengatakan, dengan antusias para siswa serta penggiat seni di Kaltara kegiatan serupa akan kami lakukan secara berkesinambungan dengan tema yang berbeda-beda setiap bulanya. Jadi tiap bulan nantinya diadakan 2 kali pertunjukan dengan tempat yang berbeda.

“Untuk pertama kali kita gelar di Taman Kaltara abadi, ke depan tempat pertunjukannya kita sesuaikan dengan tema yang kita usung,” ulasnya.

Dalam pertujukan kali ini, menampilkan perpaduan jenis tari baik tradisional hingga kreasi dari berbagai suku di Kaltara. “Ada tari pesisir, tari pedalaman juga tarian etnik Bulungan,” singkatnya.

Tujuan utama kegiatan tersebut, kata Eunike selain sebagai ajang mengumpulkan para pelaku kreativitas seni. Juga sebagai sarana melestarikan kebudayaan luhur bangsa Indonesia terutama di Kaltara. “Kegiatan ini juga sebagai edukasi, serta memberikan hiburan pada masyarakat. Bulan depan kami akan menampilkan pertunjukan seni lukis dengan tema serta tujuan berbeda,” katanya.

Terkait sumber dana untuk pertunjukan, dirinya mengatakan jika para penari yang tampil tidak ada yang dibayar. “Mereka sukarela ingin tampil, sebenarnya banyak sanggar tari yang ingin tampil karena keterbatasan waktu sehingga tidak terakomodir semua. Karena kita batasi pertunjukan tidak boleh lebih dari pukul 10 malam harus selesai,” terangnya.

Eunike menambahkan, pihaknya tidak mengadakan kompetisi dan lebih condong memfasilitasi pentas seni pertunjukan. “September ada temu karya se-Indonesia, di Jakarta tahun lalu di Palangkaraya. Kami berharap dengan potensi yang ada, Kaltara bisa menjadi tuan rumah temu karya taman budaya se-Indonesia,” harapnya.

Ketika pondasi budaya kita kuat tentu saja menarik para wisatawan yang datang ke Kaltara. Karena keunikan kultur seni di Kaltara dan itu menjadi asset kita untuk membantu mendorong pengembangan sektor pariwisata. “Dengan kegiatan seperti ini harapanya masyarakat melek kebudayaan, karena budaya bisa menyatukan perbedaan dari berbagai suku serta keyakinan,” ujarnya.

Meski saat ini UPT Taman Budaya Kaltara belum memiliki gedung pertunjukkan sendiri dirinya tetap optimistis pertunjukan seni di Kaltara dapat berkembang. “Karena tahun ini UPT taman budaya baru terbentuk, mudah-mudahan kedepan, ketika didukung anggaran sehingga taman budaya memiliki gedung sendiri. Sehingga tiap pertujukan seni, lukisan ada wadahnya, kita tidak harus mencari-cari tempat,” pungkasnya. (***/eza)

 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 10:54

Tablo Jalan Salib, Mengenang Penebus Dosa

TANJUNG SELOR – Perayaan Jumat Agung umat Katolik di Gereja…

Sabtu, 20 April 2019 10:51

Operasi Pasar Disiapkan Jelang Ramadan

TANJUNG SELOR – Mengantisipasi terjadinya lonjakan harga komoditas pokok, seperti…

Sabtu, 20 April 2019 10:48

Pengamanan Pengembalian Logistik Tetap Berlapis

TANJUNG SELOR – Menjaga agar seluruh logistik tidak rusak pada…

Sabtu, 20 April 2019 10:45

Jokowi-Amin Dominasi Suara di Bulungan-KTT

TANJUNG SELOR – Berdasarkan dari pantauan Radar Kaltara, pasangan calon…

Sabtu, 20 April 2019 10:43

Geografis Sulit, Cakupan Pelayanan PDAM Rendah

TANJUNG SELOR – Secara geografis Kabupaten Bulungan masih relatif sulit…

Sabtu, 20 April 2019 10:01

Dari Pakaian Adat Hingga Seragam Pramuka Lengkap Hiasi TPS

Untuk menarik minat masyarakat berkunjung ke tempat pemungutan suara (TPS)…

Sabtu, 20 April 2019 10:00

Eksikusi Mati Tunggu Putusan PK

TANJUNG SELOR - Sejak di vonis hukuman mati oleh Mahkamah…

Sabtu, 20 April 2019 09:58

Sarana Transportasi Ditingkatkan

TANJUNG SELOR – Pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan…

Kamis, 18 April 2019 09:45

Salah Gunakan C6, Tiga Orang Diamankan

TANJUNG SELOR – Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam) Tanjung Selor…

Kamis, 18 April 2019 09:42

Surat Suara di Rutan Dimasukkan di Kantong Plastik

TANJUNG SELOR - Penghuni Rumah Tahanan (Rutan) Polres Bulungan antusias…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*