MANAGED BY:
KAMIS
25 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 18 Maret 2019 10:28
Polis Marine Malaysia Tangkap Speedboat Reguler
DISELAMATKAN: Setelah negosiasi, speedboat reguler yang ditahan akhirnya dilepas pihak PMM. KODIM UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kodim 0911 Nunukan berhasil bernegosiasi kepada sejumlah Polisi Marine Malaysia (PMM) yang menahan speedboat reguler rute Nunukan–Sei Ular yang diduga melewati batas negara perbatasan RI-Malaysia.

Sertu Lambrianur, Babinsa dari Desa Sekaduyuntaka tersebut meyakinkan PMM bahwa speedboat sudah sesuai dengan jalur yang ditentukan dan tidak melewati sampai ke perbatasan Malaysia. PMM yang mengkalim speedboat telah memasuki daerah Malaysia, bahkan sudah membawa speedboat masuk ke daerah Malaysia pun melunak ketika terus diyakinkan dengan berbagai dokumen.

Dandim 0911 Nunukan Letkol Czi Abdillah Arif mengatakan, Sertu Lambrianur awalnya mendapatkan informasi, bahwa ada salah satu speedboat regular diamankan oleh pihak PMM. Bersama personel Dinas Perhubungan (Dishub) Pos Sei Ular, Kambrianur pun langsung menuju lokasi diamankannya speedboat.

“Setelah sampai di lokasi, tentunya dilakukan koordinasi dahulu oleh Lambriaur dengan aparat PMM. Awalnya memang pihak PMM sempat bersikeras tetap akan menahan dan membawa speedboat beserta penumpanya,” kata Abdillah

“Tapi Lambriaur tetap ngotot sambil menjelaskan bahwa speedboat dan penumpangnya adalah speedboat resmi penumpang tujuan Pangkalan Sei Ular dengan menunjukan Surat Jalan Dishub Nunukan Pos Sei Bolong, Nunukan. Pada akhirnya Aparat PMM pun melunak dan melepaskan speedboat beserta penumpangnya,” tambah Abdillah menceritakan kronologis kejadian.

Sebelum meninggalkan lokasi, pihak PMM menyampaikan jika mereka salah melakukan penangkapan. Pihaknya memang sedang mencari target operasi pihaknya yang diduga membawa narkotika golongan satu jenis sabu. Atas koordinasi yang dilakukan Lambriaur, speedboat yang ditahan pun melanjutkan perjalanan.

Dari keterangan motoris speedboat yang ditahan, Abdillah menyampaikan setelah ditahan di wilayah Indonesia, pihaknya digeret masuk ke wilayah perairan Malaysia yang berjarak hanya kurang lebih 30-50 meter. Sang motoris juga menceritakan, salah satu di antara penumpang, sempat melakukan video ketika diperiksa oleh pihak PMM, sehingga pihak PMM sempat marah dan mengancam akan menahan dan dibawa ke Tawau Malaysia. Atas kejadian itu, pihak PMM mengambil handphone tersebut dan belum dikembalikan.

“Kita harus positif thinking. Yang penting tidak terjadi hal yang tidak diinginkan dan pelayaran kembali dilaksanakan. Semoga ini juga menjadi pembelajaran bagi yang ingin berlayar hendaklah lengkapi dokumen terlebih dahulu,” beber Abdillah. (raw/udn)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*