MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 15 Maret 2019 15:21
LABIL..!! Emosi di Tengah Razia, Motor Sendiri Dipreteli
PENUH EMOSI: Aksi seorang pemuda di Tideng Pale yang menghancurkan motornya saat dirazia petugas gabungan, Kamis (14/3). IST

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Seorang pengendara menghancurkan sepeda motornya sendiri. Remaja yang diketahui bernama Putra itu mengamuk karena tak terima ketika sepeda motornya dihentikan petugas gabungan yang saat itu sedang melaksanakan razia kendaraan.

Dalam aksi yang disaksikan oleh pihak polisi, Samsat serta Dishub Tana Tidung, Putra mengamuk dengan menghancurkan sepeda motor matik miliknya. Beberapa bagian kap dirusak dan dicopot. Ia sempat membanting kendaraannya di hadapan polisi yang menyaksikan aksinya. Bahkan, seorang polisi sempat kesal melihat ulahnya membanting seperti itu.

Kapolsek Sesayap Iptu Su’udi saat dikonfirmasi Radar Tarakan mengatakan, razia yang dilakukan merupakan razia gabungan oleh Samsat, Dishub dan kepolisian. Razia terkait penertiban pajak kendaraan yang mana setiap pengendara harus menunjukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK). Jika pajak mati disarankan untuk mengurus ke Samsat. Dalam razia ini tidak ada penilangan atau penahanan motor mengingat Tana Tidung masih belum resmi memberlakukan lalu lintas.

"Nah, ketika seorang anak yang bernama Putra yang saat itu melintas lalu disetop untuk menepi ke pinggir. Petugas meminta mengeluarkan STNK dan SIM-nya. Namun si anak ini marah karena motornya digeser ke kawanan motor yang ditertibkan. Terus dia tidak terima untuk mengambil suratnya dulu, biar jelas statusnya motor ini karena surat-suratnya tertinggal. Terus si anak ini tidak terima kalau dibilang status motornya tidak jelas dan di situlah dia marah dan merusak motornya," kata Iptu Su’udi.

"Kebetulan saya tidak ada di lokasi setelah mendapatkan info dari anggota, saya langsung ke TKP. Saya pikir pengrusakan motor siapa, ternyata si anak ini tadi yang tidak terima motornya diminta menepi," jelasnya.

Informasi yang diterima bahwa motor yang dirusak tersebut adalah milik dari kakak ipar Putra. Sepeda motor saat ini sudah diambil pihak keluarga. Dan kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Kami hanya meminta pihak keluarganya untuk mengantarkan surat-suratnya ke kami. Begitu kejadian itu saya suruh anggota saya menelepon orang tuanya dan setelah itu keluarganya datang mengantar surat-suratnya dan sekarang si anak sudah kami suruh pulang. Hanya diberi teguran lisan, jangan mengulangi lagi," terang Su’udi.

Kasat Lantas Polres Bulungan AKP Syahril Bajeng mengatakan jika kejadian tersebut dalam kegiatan razia pajak kendaraan. “Dia ngamuk-ngamuk. Semua polisi di situ dimaki-maki, sampai bahasa tidak pantas pun keluar,” kata Syahril.

Kasus tersebut, kata dia, telah ditangani kepolisian setempat. (*/rko/lim)

 


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*