MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 15 Maret 2019 14:42
Terduga Mucikari Berikan Keterangan, Ini Kata Dia

Mengaku Tidak Tahu Adanya Prostitusi

BERIKAN KETERANGAN: Kedua terdakwa memberikan kesaksian di PN Tarakan kemarin (14/3). ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Dua terdakwa terduga mucikari menjalani sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan kemarin (14/3). Kepada majelis hakim, kedua terdakwa mengakui tidak mengetahui terkait penggerebekan prostusi oleh pihak kepolisian, yang melibatkan ladies tempat kedua terdakwa bekerja.

Terdakwa Yosi yang bekerja sebagai kasir di salah satu tempat hiburan malam (THM), mengakui saat itu ia hanya menerima uang cash terkait DR yang ingin keluar bersama tamu. “Biasanya kalau ada yang mau keluar temani tamu makan, itu harus membayar uang cash. Selebihnya saya tidak tahu mereka mau pergi makan di mana,” katanya.

Diakuinya, uang cash yang harus dibayarkan oleh tamu yang ingin membawa ladies keluar sebesar Rp 350 ribu. Besaran uang cas tersebut merupakan aturan dari perusahaan. “Jam kerja itu, jam 8 (malam) sampai jam 3 (subuh). Jadi setiap yang keluar di jam itu harus membayar uang 350 ribu,” ungkapnya.

Terkait adanya uang Rp 3,5 juta yang dibayarkan oleh saksi Ardiansyah, Yosi membenarkan menerima uang tersebut. Namun uang tersebut merupakan titipan dari DR, yang akan dikirimkan ke orang tuanya. Ia tidak tahu sama sekali bahwa uang tersebut merupakan hasil transaksi DR dan saksi Ardiansyah. “Si DR cuma bilang kalau ambil uang dari si abang, terus nanti minta dikirimkan ke orang tuanya,” tuturnya.

Sementara itu, terdakwa Dewi mengakui saat kejadian tidak berada di Tarakan. Namun terhadap uang cash yang ditentukan setiap ladies, ia membenarkan hal tersebut. “Aturan itu saya yang buat, jadi ladies Rp 350 ribu, dancer Rp 500 ribu kalau mau dibawa tamu keluar,” ungkapnya.

Dilanjutkan Dewi, ia baru mengetahui adanya ladies di tempat usaha karaoke miliknya yang diamankan polisi pada keesokkan harinya. Dirinya yang aat itu berada di Tanjung Selor bergegas ke Tarakan dan setelah sampai langsung menuju Polres Tarakan. “Semua aturan harus dilakukan oleh pekerja dan selebihnya saya tidak tahu mereka ke mana kalau sudah keluar,” singkatnya.

Terpisah penasehat hukum (PH) kedua terdakwa, Mozes Riupassa SH mengungkapkan, berdasarkan keterangan terdakwa tidak satupun yang menyatakan kedua terdakwa terlibat dalam perdagangan orang. Sesuai yang didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kemudian dari keterangan kedua terdakwa juga, sudah jelas bahwa para ladies hanya membayar uang cash Rp 350 ribu jika ingin keluar dengan tamu.

“Apalagi si Dewi yang tidak berada di tempat, jadi sama sekali tidak tahu. Saya juga konfirmasi ke dia, apakah ada konfirmasi ke dia terkait DR yang akan keluar dan dinyatakan kasir juga tidak ada,” singkatnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Rabu, 22 Mei 2019 10:28

Mari Kita Bersatu!

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara) mengeluarkan surat edaran berisi imbauan kepada…

Rabu, 22 Mei 2019 10:26

Masjid Baburrahim Dibangun 1957

Masjid Baburrahim terletak di Jalan Palem, RT 02,  Kelurahan Lingkas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:25

Bangun Keakraban di Lapangan Futsal Barean

Manisnya senyum yang terukir diwajah para anak yatim piatu yang…

Rabu, 22 Mei 2019 10:07

Dituntut 19 Tahun, Hendrik Divonis Cuma 9 Tahun Penjara

TARAKAN – Terdakwa perkara kepemilikan sabu 1 kg yaitu Hendrik,…

Rabu, 22 Mei 2019 10:04

KURANG KERJAAN..!! Telinga Anak Tiga Tahun Disundut Pakai Korek

TARAKAN – Akibat menyulut telinga anak berumur 3 tahun menggunakan…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Muhammadiyah Beri Sinyal Menuju Pilgub

TARAKAN - Muhammadiyah menginginkan bakal calon gubernur maupun wakil gubernur…

Rabu, 22 Mei 2019 10:03

Positif Narkoba, Surat Kecakapan Dicabut

MENJELANG arus mudik Lebaran tahun ini, Kantor Kesyahbandaraan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas…

Rabu, 22 Mei 2019 10:00

Penumpang Diprediksi Meningkat 4,80 Persen

TARAKAN – Apel Kesiapan Angkutan Laut Lebaran dan Pembukaan Posko…

Selasa, 21 Mei 2019 12:39
Bursa pada Pilkada Kaltara

Undunsyah Cooling Down, Laura Dua Periode

TARAKAN - Bursa bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan…

Selasa, 21 Mei 2019 12:36

Dua Pemda WTP Lima Kali

TARAKAN – Pada 2018 lalu, opini wajar tanpa pengecualian (WTP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*