MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Maret 2019 11:17
Dibantu Iuran Siswa, O2SN dan FLS2N Berjalan
BERGEMBIRA: Defile peserta tingkat SD dan SMP yang akan mengikuti kegiatan O2SN dan FLS2N se-Kecamatan Tanjung Selor. PIJAI PASARIJA/RADARA KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Pelaksanan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kecamatan Tanjung Selor diselengarakan secara swadaya oleh masing-masing sekolah melalui dana operasional sekolah.

Ketua Panitia, Eko Purdianto menjelaskan, setiap sekolah pembagianya secara profesional, hitunganya setiap sekolah per siswa hanya Rp 2 ribu.

“Kalau jumlah siswa di sekolah itu ada 500 siswa jika dikalikan Rp 2 ribu maka satu sekolah itu Rp 1 juta,” kata Eko saat diwawancarai usai membuka kegiatan OS2N dan FLS2N, Rabu (13/3).

Dari hasil swadaya itu, sambung Eko, dana yang terkumpul kurang lebih Rp 14 juta. Kemudian untuk keperluan lain seperti konsumsi siswa, transportasi siswa dan biaya penampilan siswa semua ditanggung pihak sekolah.

“Tahun ini pelaksanaan O2SN dan FLS2N diikuti 38 SD dan 16 SMP negeri maupun swasta yang ada di Kecamatan Tanjung Selor,” bebernya.

Meskipun pelaksanannya hanya secara swadaya, diharapkan anak-anak yang memiliki bakat di bidang seni, olahraga dapat menampilkan bakatnya dalam kegiatan ini O2SN dan FLS2N.

“Untuk pelaksanan tahun depan kita harapkan kepada Bapak Bupati dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan dapat mengalokasikan anggaran,” harapnya.

Namun, kata dia, jika dikemudian hari tidak juga ada alokasi anggaran untuk kegiatan O2SN dan FLS2N, pihaknya akan tetap terus melaksanakan kegiatan setiap tahun dengan anggaran seadanya, karena kegiatan ini merupakan momen yang baik untuk generasi muda.

Dikatakan, untuk O2SN tingkat SD, ada enam cabang olahraga (cabor) yang diperlombakan dan lima cabor diperlombakan dalam FLS2N. kemudian tingkat SMP ada lima cabor dalam O2SN dan lima cabor masuk dalam FLS2N.

“Kita harapkan setelah sukes di tingkat kecamatan atelit yang mengikuti kegiatan O2SN dan FLS2N dapat lebih baik di tingkat kabupaten,” harpnya.

Menyikapi anggaran, Bupati Bulungan, H. Sudjati yang diwakili oleh Assisten Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Drs. H. Agus Nurdiansyah  mengaku akan memperjuangkan anggaran pada pelaksanan O2SN dan FLS2N tahun 2020.

“Kita akan terus perjuangkan untuk generasi kita, generasi Bulungan,” ujarnya.

Dijelaskan, O2SN merupakan salah satu wadah guna mengapresiasi kebutuhan non akademis siswa yang memiliki bakat dan minat khususnya di bidang olahraga, yang bertujuan untuk meningkatkan kondisi kesehatan jasmani siswa sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademis di sekolah, juga bertujuan meningkatkan prestasi siswa di bidang olahraga. Dalam lingkup yang lebih luas,  kegiatan O2SN menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga yang bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet berbakat dalam bidang olahraga, untuk dibina dan dikembangkan lebih terarah dan berkelanjutan menjadi atlet daerah.

“Sehingga nantinya bisa diproyeksikan untuk mengikuti ajang-ajang olahraga baik di tingkat lokal, regional maupun internasional,” jelasnya.

Sedangkan, FLS2N merupakan ajang untuk membina, menanamkan dan meningkatkan kompetensi di bidang seni sekaligus sebagai sarana kreatifitas dan inovasi di era globalisasi.

“FLS2N yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Ditjen Dikdasmen), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), merupakan bagian dari proses pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang seni,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Disdikbud Disdik Kabupaten Bulungan, Suparmin Seto menambahkan, kegiatan ini nantinya akan dilakukan secara berjenjang. Untuk tahap awal di tingkat kecamatan, setelah di lanjut ke tingkat kabupetan. Kemudian di tingkat provinsi.

“Hari ini (kemarin, Red) tingkatanya masih pada tingkat kecamata. Insyaallah bulan Mei 2019 nanti lanjut ke tingkat kabupaten,” ujarnya.

Pada prinsipnya Disdikbud Bulungan sangat mendukung adanya kegiatan O2SN dan FLS2N. walapun anggaran masih kurang, namun hal itu bukan menjadi halangan untuk memberikan kontribusi terhadap generasi muda.

“Harus tetap semangat dan berikan yang terbaik,” pungkasnya. (*/jai/udn)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*