MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Maret 2019 11:16
Anak Berkebutuhan Khusus Miliki Hak yang Sama
TAK LUPUT: Disdikbud Kaltara pastikan wadah bagi penyandang disabilitas atau anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kaltara. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan untuk terus memberikan wadah bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kaltara dalam memperoleh hak yang sama laiknya anak lainnya.

Kepala Disdikbud Kaltara, Sigit Muryono mengungkapkan bahwa sekalipun ABK dalam kategori fisik ataupun lainnya memiliki suatu keterbatasan, namun pihaknya meyakini mereka tetap memiliki suatu potensi besar yang patut untuk dikembangkan.

Oleh karenanya, pihaknya mengakui hingga kini terus secara konsisten dalam mengadakan suatu kegiatan guna menggali setiap potensi yang dimiliki ABK, khususnya yang tengah mengeyam pendidikan di Sekolah Luar Biasa (SLB) di kabupaten/kota.

“Kita tidak ingin ABK (anak berkebutuhan khusus) ini merasa tidak memiliki suatu harapan. Itulah mengapa belajar dari anggapan-anggapan itu sehingga Disdikbud dalam hal ini siap dalam mewadahinya,’’ ungkapnya kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Adapun, lanjutnya, salah satu wadah kegiatan yang dimaksud itu sendiri. Sigit sapaan akrabnya menuturkan yakni adanya suatu kegiatan literasi khusus siswa/siswi SLB di Ibu Kota Kaltara, Tanjung Selor. Yang mana, melalui kegiatan itu akan dilihat sejauh mana potensi yang dimiliki setiap ABK di SLB masing-masing.

“Literasi untuk siswa/siswi SLB ini diharapkan juga dapat mengaktualisasi diri mereka sehingga menjadi PD (percaya diri). Tapi, tetap tidak boleh over PD,’’ ujarnya saat ditemui di sela-sela melihat segala aktivitas ABK kala itu.

Lebih jauh dikatakan, pasca kegiatan literasi itu pun mereka yang dinobatkan memiliki potensi besar. Maka, nantinya akan dikirim ke tingkat nasional. Dan mereka itu akan menjadi perwakilan provinsi termuda di Indonesia ini.

“Kita berharap dari literasi itu akan didapati para siswa/siswi SLB terbaik,’’ harapnya.

Ditambahkannya juga, untuk penilaian siapa yang terbaik ataupun tidaknya. Sigit menjelaskan bahwa itu semua didasari pada penilaian secara seleksi dan ditentukan dari akidah pusat. Hanya, menurutnya secara garis besar bilamana mereka (ABK) sering mengikuti suatu kegiatan maka akan semakin terlihat bagus potensinya.

“Kita di Pemprov Kaltara yang sejatinya memiliki keterbatasan juga tetap berupaya memberikan wadah dengan baik. Alhamdulillah semua antusias,’’ katanya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan literasi itu setiap guru mendampingi rata-rata 4 -6 siswa/siswi SLB. Ini dikarena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) para guru yang sejatinya satu banding dua.(omg/udn)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*