MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 14 Maret 2019 11:10
Harga Tidak Cocok, Eks Kantor Kecamatan Batal Digunakan
TERBENGKALAI: Rencana Perum Damri memanfaatkan bangunan Eks Kantor Kecamatan Tanjung Selor dipastikan batal. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bulungan, P Tumanggor memastikan, rencana Perusahaan Umum (Perum) Damri Cabang Tanjung Selor menyewa eks kantor Kecamatan Tanjung Selor dipastikan batal.

Pasalnya, berdasarkan kalkulasi pihak Perum Damri Cabang Tanjung Selor merasa tidak cocok dengan harga yang ditawarkan.

“Saya tidak ingat berapa kalkulasinya, yang pasti rencana itu batal,” kata Tumanggor kepada Radar Kaltara, Rabu (13/3).

Sebenarnya kalau harga yang ditawarkan itu cocok, mulai tahun ini pihak  Perum Damri sudah bisa memanfaatkan bangunan yang sudah lama terbengkalai itu.

“Pada dasarnya kami setuju saja kalau bangunan itu dimanfaatkan karena bangunan itu sudah lama tidak digunakan,” ujarnya.

Lanjunya, Perum Damri hanya ingin pinjam pakai alasannya merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Namun secara ketentuan tetap harus sewa. “Tapi walau pun badan usaha negara, tetap harus sewa,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager (GM) Perum Damri Cabang Tanjung Selor, Triwiyono saat di konfirmasi hal itu mengaku akan mencari bangunan lain yang bisa dimanfaatkan sebagai kantor.

“Kita juga akan mengusulkan ke  Perum Damri pusat agar diberikan kantor yang lebih representatif,” ujarnya.

Karena selama ini, Perum Damri hanya berkantor di salah satu ruko di kompleks Pasar Induk Tanjung Selor, dan kantor yang sekarang ini dinilai belum representatif.

“Tapi untuk sementara waktu kita tetap gunakan kantor yang ada sembari menunggu usulan Perum Damri pusat. Trntunya hal ini menjadi tantangan buat saya kedepan, apalagi saya di Tanjung Selor ini baru 2 pekan bertugas,” ujarnya.

Sebelumnya, Manajer Keuangan dan SDM, Perum Damri Cabang Tanjung Selor, Rahayudo, hal itu masih sebatas rencana. Kepastiannya tergantung kesepakatan harga antara Pemkab Bulungan dengan Perum Damri pusat.

“Karena sewa. Maunya kami tidak sewa. Tapi kalau masih tetap sewa tidak apa-apa yang penting harganya sesuai,” ungkap Rahayudo.

Menurutnya, tidak ada masalah jika memang harus sewa. Sebab, ketentuan sewa tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Penggunaan Barang Milik Negera (BMN).

Bangunan yang akan dimanfatkan itu terdiri dari eks kantor dan lahan yang cukup luas, sehingga dirasa cukup representatif. Sehingga katanya, selain akan dijadikan kantor juga terminal termasuk perbengkelan. “Awalnya lahan plus bangunan pemkab minta Rp 119 juta setahun. Tapi ini belum sepakat, jadi belum deal,” sebut dia.

Dirasa cukup mahal, Perum Damri hanya meminta bangunan serta lahan bagian depan. Harga yang ditawarkan untuk tahun pertama sekira Rp 41 juta, tahun ke dua sekira Rp 43 juta, tahun ketiga Rp 45 juta, tahun ke empat Rp 47 juta dan tahun ke lima Rp 50 juta. “Tiap tahun naik. Minimal sewa lima tahun. Tapi harga ini belum resmi dikirim kami baru sebatas informasi saja,” ujarnya.

Rahayudo mengatakan, pihaknya perlu surat resmi terkait data dan besaran harga tersebut. Untuk selanjutnya akan diteruskan ke Perum Damri di Jakarta. “Karena keputusan itu ada di pusat. Kalau disetujui maka lanjut. Apalagi harga itu di luar rehab bangunan,” jelasnya.

Walau demikian ia berharap sewa disepakati agar Perum Damri memiliki kantor yang jauh lebih representatif serta 9 unit armada dapat ditempati kantor tersebut. “Ini kan pinggir jalan. Secara akses mudah. Apalagi tahun ini bakal ada tambahan dua unit armada,” pungkasnya. (*/jai/udn)

 

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*