MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Maret 2019 14:42
Bertahun-tahun Berharap Kegiatan Semenisasi
BERLUMPUR: Kondisi jalan di RT 15 Kelurahan Karang Anyar. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Buruknya kondisi jalan sudah dirasakan warga RT 15 Kelurahan Karang Anyar sejak bertahun-tahun silam. Hal itu dikarenakan badan jalan dihiasi kubangan air yang hingga saat ini belum diperbaiki.

Nur Fatoni, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat menerangkan jalan tersebut sudah dihiasi kubangan air sejak lima tahun lalu. Terbentuknya kubangan air karena banyaknya kendaraan roda empat yang masuk. Sehingga tanah membentuk lubang-lubang pada badan jalan. "Banyak mobil pikap angkut pasir keluar masuk. Jadi muncul lubang-lubang itu," ungkapnya kemarin (12/3).

Permasalahan warga saat ini adalah tidak adanya anggaran untuk memperbaiki jalan tersebut. Sehingga, masyarakat hanya dapat berharap bantuan pemerintah. Meski demikian, Fatoni menerangkan jika warganya siap bergotong-royong memperbaiki jalanan jika pemerintah bersedia membantu pendanaannya. "Sejak pertama kali jadi ketua RT saya telah mengajukan bantuan ini. Tapi sampai sekarang tidak pernah ada bantuan," tuturnya.

Ia menerangkan warga setempat sudah lelah diberi harapan oleh calon anggota legislatif yang melakukan kunjungan di kawasan tersebut. Sehingga menurut Fatoni kawasannya hanya dimanfaatkan untuk politikus yang ingin mencari dukungan agar dipilih saat hari pencoblosan. "Banyak sudah caleg ke sini masuk. Sudah ada ratusan semua janjikan mau memperjuangkan jalan. Tapi setelah terpilih jadi anggota dewan tidak pernah muncul batang hidungnya lagi," ungkapnya dengan nada kesal.

Selain itu, pernah juga beberapa petugas dari instansi terkait di Pemkot Tarakan yang melakukan pengukuran di kawasan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. "Sebenarnya warga saya kecewa kepada pemerintah. Daerah lain jalannya sudah semen sedangkan di sini jalan kami dari dulu bentuknya seperti ini. Sering saya marah membabi-buta di rapat musrembang karena pembangunan selalu ditujukan di RT perkotaan, sedangkan kami belum pernah dapat semenisasi," keluhnya. (*/zac/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:02

Empat Partai Kejar-kejaran

TARAKAN – Data Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Sistem Informasi…

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah

TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis…

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*