MANAGED BY:
MINGGU
16 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 13 Maret 2019 14:42
Bertahun-tahun Berharap Kegiatan Semenisasi
BERLUMPUR: Kondisi jalan di RT 15 Kelurahan Karang Anyar. AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Buruknya kondisi jalan sudah dirasakan warga RT 15 Kelurahan Karang Anyar sejak bertahun-tahun silam. Hal itu dikarenakan badan jalan dihiasi kubangan air yang hingga saat ini belum diperbaiki.

Nur Fatoni, Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat menerangkan jalan tersebut sudah dihiasi kubangan air sejak lima tahun lalu. Terbentuknya kubangan air karena banyaknya kendaraan roda empat yang masuk. Sehingga tanah membentuk lubang-lubang pada badan jalan. "Banyak mobil pikap angkut pasir keluar masuk. Jadi muncul lubang-lubang itu," ungkapnya kemarin (12/3).

Permasalahan warga saat ini adalah tidak adanya anggaran untuk memperbaiki jalan tersebut. Sehingga, masyarakat hanya dapat berharap bantuan pemerintah. Meski demikian, Fatoni menerangkan jika warganya siap bergotong-royong memperbaiki jalanan jika pemerintah bersedia membantu pendanaannya. "Sejak pertama kali jadi ketua RT saya telah mengajukan bantuan ini. Tapi sampai sekarang tidak pernah ada bantuan," tuturnya.

Ia menerangkan warga setempat sudah lelah diberi harapan oleh calon anggota legislatif yang melakukan kunjungan di kawasan tersebut. Sehingga menurut Fatoni kawasannya hanya dimanfaatkan untuk politikus yang ingin mencari dukungan agar dipilih saat hari pencoblosan. "Banyak sudah caleg ke sini masuk. Sudah ada ratusan semua janjikan mau memperjuangkan jalan. Tapi setelah terpilih jadi anggota dewan tidak pernah muncul batang hidungnya lagi," ungkapnya dengan nada kesal.

Selain itu, pernah juga beberapa petugas dari instansi terkait di Pemkot Tarakan yang melakukan pengukuran di kawasan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya. "Sebenarnya warga saya kecewa kepada pemerintah. Daerah lain jalannya sudah semen sedangkan di sini jalan kami dari dulu bentuknya seperti ini. Sering saya marah membabi-buta di rapat musrembang karena pembangunan selalu ditujukan di RT perkotaan, sedangkan kami belum pernah dapat semenisasi," keluhnya. (*/zac/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 15 Juni 2019 10:55

Melihat Kreativitas Warga Binaan Lapas Kelas II-A Tarakan (Bagian-3)

Memanfaatkan waktu luang, puluhan tas hasil rajutan warga binaan perempuan…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:50

Dari Diskusi PMI di Tengah Hoaks Kesehatan

Takut gemuk karena donor darah adalah hoaks. Pasalnya, akan ada…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:32

Pengawas Pertandingan dari IMI Pusat

TARAKAN - Kejuaraan Kapolres Bhayangkara Open grasstrack yang digelar di…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:27

DLH Berharap Peran RT dan Lurah

TARAKAN - Usai perayaan Idulfitri aktivitas pembuangan sampah nampaknya semakin…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:24

PLIISS BAH..!! Masyarakat Butuh Penerangan Jalan

TARAKAN - Tidak adanya fasilitas penerangan jalan yang berada di…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:20

Kesadaran Bayar Pajak Sudah Tinggi

TARAKAN - Setelah adanya cuti bersama hari raya Idulfitri pada…

Jumat, 14 Juni 2019 14:34

Ramadan, Produksi Sampah Warga Tarakan Rerata Lebih 123 Ton Sehari

TARAKAN – Peningkatan volume sampah terjadi sebesar 10 hingga 15…

Jumat, 14 Juni 2019 14:33

Bangun Perusahaan dengan Semangat Kebersamaan

TARAKAN – Dalam rangka menjalin silaturahmi antarkaryawan, Radar Tarakan Group…

Jumat, 14 Juni 2019 14:31

Bangun Kanreg, BKN Pilih Tarakan

TARAKAN - Pada Kamis (13/6) pagi sekira pukul 10.30 WITA…

Jumat, 14 Juni 2019 11:16

Sidang PHPU, TNI Polri Siaga

TARAKAN - Sidang penetapan hasil pemilihan umum (PHPU) akan berlangsung…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*