MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Maret 2019 14:52
Pemberlakuan Retribusi Parkir Perlu Disosialisasikan
PERLU TERTIB: Masyarakat saat ini tidak dapat parkir kendaraan di badan jalan, karena akan diberikan pungutan biaya untuk parkir. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Nunukan, melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan Telah memberlakukan retribusi parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Bahkan, ada beberapa titik yang telah diberlakukan.

Namun untuk di Sebatik, hingga saat ini belum diberlakukan. Jika ingin diberlakukan di Sebatik tentu harus memperhatikan kemampuan masyarakat untuk membayar parkir serta perhatikan tempat yang layak untuk memberlakukan retribusi parkir. “Di Sebatik sekiranya ingin diberlakukan dimana, jika ingin diberlakukan di pasar harus menyiapkan tempat parker,” kata salah seorang warga Sebatik, Juslan.

Menurutnya, retribusi parkir yang mulai diterapkan di ibu kota kabupaten, tentu sangat layak karena daerah yang berkembang. Sedangkan untuk di Sebatik, Juslan menilai belum cocok lantaran tempat pembelanjaan masih minim, berbeda di Nunukan. “Untuk memberlakukan retribusi parkir, perlu menyiapkan tempat parkir terlebih dulu. Jika parkir di badan jalan lalu diminta untuk membayar parkir, tentu tidak sesuai. Karena bukan tempat parkir, namun diberlakukan retribusi parkir. Jika ingin memungut biaya parkir, lakukan ditempat parkir yang telah ditentukan,” ujarnya.

Masih dikatakan Juslan, pemberlakuan retribusi parkir perlu diperhatikan dengan baik, karena keluarnya aturan seperti itu perlu pertimbangan kemampuan masyarakat. “Jika sesuai aturan tentu tidak diprotes, tetap jika sekedar memungut retribusi parkir namun tanpa dasar pasti banyak warga yang protes,” tambahnya.

Sementara, Kepada Bidang (Kabid) Perhubungan Dishub Nunukan, Mahyuddin mengatakan, diterapkan aturan parkir tahun ini untuk pemberlakuan parkir ada dua jenis yakni, parkir di jalan umum dan parkir di tempat khusus. “Untuk saat ini telah dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, sebelum diberlakukan retribusi parkir ini,” kata Mahyuddin.

Menurutnya, pemberlakuan parkir dapat memberikan kenyamanan kepada pengguna jalan, karena kondisi saat semakin hari jumlah kendaraan semakin bertambah. Untuk itu, sangat perlu dilakukan pengaturan kendaraan saat parkir.

Untuk masyarakat, dikatakan Mahyuddin jangan melihat pungutan parkir yang dilakukan, namun melihat kepada kenyamanan kepada masyarakat. Meski harus diakui, untuk pemberlakukan retribusi parkir tidak terlepas dari pro dan kontra masyarakat. “Memang ada yang menerima ada juga yang tidak, tapi tujuan dari parkir adalah baik karena ingin mengatur lalu lintas jalan. Demi keselamatan pengguna jalan,” ujarnya. (nal/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*