MANAGED BY:
MINGGU
19 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 08 Maret 2019 10:51
Punya Kartu, Tak Dapat LPG
ANTRE: Terlihat para warga saat mengantre tabung gas LPG 3 kilogram di salah satu pangkalan di Jalan Jenderal Sudirman. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG - Meski Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) memberlakukan pembelian LPG 3 kg dengan menggunakan kartu kendali. Namun, masih banyak warga yang tidak mendapatkan LPG subsidi tersebut dengan alasan kosong atau kehabisan.

Hal itu diungkapkan Rudi (45) warga  Tideng Pale. Dia mengatakan pemberlakuan menggunakan kartu kendali tidak membuat warga tenang. Seharusnya kartu kendali ketika LPG 3 kg datang warga yang membawa kartu kendali bisa mendapatkan. Namun sebaliknya, ketika datang ke panggkalan malah kosong.

"Coba dipikir, baru datang kemarin tabung gas ini sudah habis. Padahal kita sudah di kasikan kartu kendali harusnyakan ada jatah sudah, ini malah kosong. Ini sebenarnya banyak permainan, cuma pihak terkait tidak berani mengungakapnya. Masak LPG sekian banyaknya bisa habis hanya dalam waktu berapa hari. Percuma diterapkan kartu kendali jika kita juga tidak dapat," ungkapnya kesal.

Warga lainya, Yus (30) juga mengeluhkan susahnya membeli LPG 3 kg dengan menggunakn kartu kendali. Di mana harus antre, kadang juga sering kosong.  "Susah Mas, kadang kalau beli harus antre, dan tidak boleh beli dilain karena tiap RT sudah ada pangkalan sendiri. Jadi harus beli di pangkalan masing-masing. Kemarin sempat kosong dan saya keliling mencari ternyata masih ada yang menjual eceran di daerah Sesayap Hilir saya tidak tahu jelas yang punya, tapi masih ada yang menjual eceran, padahal kan itu sudah dilarang tapi kok masih ada aja yang jual," ucapnya.

Kasi Perlindungan Konsumen Andi Burhan, menjelaskan pihaknya dengan tegas selalu memperingati dan siap memberikan sanksi tegas kepada oknum agen, pangkalan dan kios Bumdes yang ingin keluar dari jalur penertiban LPG 3 kg dan BBM. Sehingga pihaknya juga meminta peran aktif masyarakat bila melihat adanya kejanggalan di lapangan untuk melaporkannya agar dapat ditindak lanjuti oleh pihaknya. “Kami juga sudah membuka layanan pengaduan bagi konsumen kepada masyarakat, jadi jika ada kejanggalan yang memang tidak sesuai aturan dan penertiban yang telah dikeluarkan melalui perbup termasuk aturan lainnya baik mengenai LPG maupun BBM dapat melaporkannya," ujarnya.

Terpisah, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (PMK), Sugeng Haryono mengatakan bahwa pihaknya rutin menyiagakan personelnya melakukan pengawasan supaya penyaluran berjalan aman dan tertib. Sebab dikhawatirkan pembagian LPG 3 kg berjalan tidak tertib karena semua masyarakat menginginkan.

“Dengan LPG bersubsidi yang harganya jauh lebih murah dan terjangkau tentu saja akan banyak peminatnya, sementara jatah masyarakat yang memang seharusnya mendapatkannya belum tentu mereka dapatkan setiap pasokannya datang. Makanya kita lakukan pengawasan supaya penyaluran berjalan tertib," katanya. (*/rko/udn)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*