MANAGED BY:
SABTU
20 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Maret 2019 13:39
Terdakwa Kasus Korupsi di UBT Divonis Berbeda
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kaltim akhirnya membacakan putusan vonis terhadap tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Dalam sidang yang berlangsung pada Jumat (1/3) lalu, ketiga  terdakwa divonis berbeda oleh majelis hakim. Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Khusus, Tohom Hasiholan mengungkapkan, terhadap pihak ketiga yaitu pemilik toko dan fotokopi Anugerah, Aji Wiweko dan mantan ketua panitia Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) FKIP UBT yaitu Yansar, divonis pidana 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subider 1 bulan kurungan. 

“Selain divonis 1 tahun penjara, kedua terdakwa juga akan dibebankan uang pengganti dengan subsider satu bulan kurungan. Untuk terdakwa Ahong itu Rp 50 juta dan Yansar Rp 80 juta,” kata Tohom.

Sementara itu, lanjut Tohom, terhadap Herdiansyah, majelis hakim memvonis 1 tahun penjara dan 6 bulan ditambah denda Rp 50 juta subsider 1 bulan dan uang pengganti Rp 112.989.210 subsider 2 bulan kurungan. Dalam putusannya, majelis hakim mengungkapkan bahwa ketiganya terbukti melanggar pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Meski ketiga terdakwa sudah divonis, namun beber Tohom, terhadap putusan tersebut dinilai lebih lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam tuntutannya, JPU menuntut Ahong dengan pidana 1 tahun penjara 6 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti Rp 69.681.093 subsider 9 bulan kurungan.

Kemudian untuk Herdiansyah dituntut pidana penjara 2 tahun, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti Rp 119.681.063 subsider 1 tahun kurungan. Diketahui dari semua tuntutan ketiga terdakwa, Herdiansyah mendapatkan tuntutan yang lebih tinggi. “Itu karena terdakwa kami anggap terbelit-belit dalam memberikan keterangan dan dia juga berperan sangat aktif dalam perkara ini,” imbuhnya.

Ditambahkan Tohom, dari sidang tuntutan hingga putusan dilakukan secara marathon pada pekan lalu. Terhadap putusan tiga terdakwa korupsi UBT ini, Tohom mengaku masih memanfaatkan waktu 7 hari untuk pikir-pikir. Sebelum mengambil sikap apakah menerima atau menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Kaltim. (zar/ash)

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 20 April 2019 11:02

Empat Partai Kejar-kejaran

TARAKAN – Data Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Sistem Informasi…

Sabtu, 20 April 2019 11:00

Memperingati Sekaligus Menaikkan Rasa Syukur

TARAKAN – Perayaan Jumat Agung dalam memperingati kematian Tuhan Yesus…

Sabtu, 20 April 2019 10:57

Rencana UNBK pada Tingkatan SD

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan, berencana menerapkan sistem Ujian…

Sabtu, 20 April 2019 10:35

Pergi Mandi, Dua HP Raib

TARAKAN – Kelalaian dari masyarakat akan menjadi kesempatan bagi pelaku…

Sabtu, 20 April 2019 10:33

Berharap Alokasi Anggaran Terealisasi

TARAKAN – Menikmati jalan mulus belum sepenuhnya dirasakan warga RT…

Sabtu, 20 April 2019 10:08

2020, Optimistis Layani e-ID

TARAKAN - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tarakan, optimistis…

Sabtu, 20 April 2019 10:04

UNBK dan USBN Dilaksanakan Bersamaan

TARAKAN - Sebanyak 30 sekolah menengah pertama (SMP) negeri dan…

Sabtu, 20 April 2019 09:53

Warga Kerap Terganggu Aroma Sampah

TARAKAN - Keberadaan depo sampah yang terletak di area strategis…

Kamis, 18 April 2019 09:49

Di Kaltara, Jokowi-Amin Unggul 20-an Persen

Hasil sejumlah quick count nasional mengunggulkan pasangan calon presiden dan…

Kamis, 18 April 2019 09:47

Ratusan Surat Suara Tertukar

TERTUKARNYA ratusan surat suara terjadi di beberapa tempat pemungutan suara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*