MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 05 Maret 2019 13:39
Terdakwa Kasus Korupsi di UBT Divonis Berbeda
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kaltim akhirnya membacakan putusan vonis terhadap tiga terdakwa kasus dugaan korupsi Universitas Borneo Tarakan (UBT).

Dalam sidang yang berlangsung pada Jumat (1/3) lalu, ketiga  terdakwa divonis berbeda oleh majelis hakim. Kepala Kejaksaan Negeri Tarakan Rachmad Vidianto melalui Kasi Pidana Khusus, Tohom Hasiholan mengungkapkan, terhadap pihak ketiga yaitu pemilik toko dan fotokopi Anugerah, Aji Wiweko dan mantan ketua panitia Program Sarjana Kependidikan Guru dalam Jabatan (PSKGJ) FKIP UBT yaitu Yansar, divonis pidana 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta, subider 1 bulan kurungan. 

“Selain divonis 1 tahun penjara, kedua terdakwa juga akan dibebankan uang pengganti dengan subsider satu bulan kurungan. Untuk terdakwa Ahong itu Rp 50 juta dan Yansar Rp 80 juta,” kata Tohom.

Sementara itu, lanjut Tohom, terhadap Herdiansyah, majelis hakim memvonis 1 tahun penjara dan 6 bulan ditambah denda Rp 50 juta subsider 1 bulan dan uang pengganti Rp 112.989.210 subsider 2 bulan kurungan. Dalam putusannya, majelis hakim mengungkapkan bahwa ketiganya terbukti melanggar pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, junto Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Meski ketiga terdakwa sudah divonis, namun beber Tohom, terhadap putusan tersebut dinilai lebih lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Dalam tuntutannya, JPU menuntut Ahong dengan pidana 1 tahun penjara 6 bulan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti Rp 69.681.093 subsider 9 bulan kurungan.

Kemudian untuk Herdiansyah dituntut pidana penjara 2 tahun, denda Rp 50 juta subsider 3 bulan dan uang pengganti Rp 119.681.063 subsider 1 tahun kurungan. Diketahui dari semua tuntutan ketiga terdakwa, Herdiansyah mendapatkan tuntutan yang lebih tinggi. “Itu karena terdakwa kami anggap terbelit-belit dalam memberikan keterangan dan dia juga berperan sangat aktif dalam perkara ini,” imbuhnya.

Ditambahkan Tohom, dari sidang tuntutan hingga putusan dilakukan secara marathon pada pekan lalu. Terhadap putusan tiga terdakwa korupsi UBT ini, Tohom mengaku masih memanfaatkan waktu 7 hari untuk pikir-pikir. Sebelum mengambil sikap apakah menerima atau menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Kaltim. (zar/ash)

 

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 12:10

Tekankan Pentingnya Pengamanan Wilayah Perbatasan

BANGKOK – Ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Utara (Kaltara). Gubernur…

Senin, 24 Juni 2019 12:09

Generasi Milenial Dominan Jadi Korban Kecelakaan

TARAKAN – Generasi milenial dianggap lebih dominan menjadi korban kecelakaan…

Senin, 24 Juni 2019 12:08

Intens Monitoring Kegiatan Keagamaan

TARAKAN - Isu terkait dugaan indikasi paham radikal yang masuk…

Senin, 24 Juni 2019 12:07

Tak Terapkan Setelan Hitam-Hitam

TARAKAN – Surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri…

Senin, 24 Juni 2019 11:47

Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Mati Herman

TARAKAN- Usai mengajukan banding terhadap putusan hukuman mati ke Pengadilan…

Senin, 24 Juni 2019 11:46

Agar Kuat, Penambang Emas Pakai Sabu

TARAKAN- Beralasan ingin kuat dalam bekerja, KM yang berkerja sebagai…

Senin, 24 Juni 2019 11:43

Penuhi Kebutuhan Berbagai Sektor

TARAKAN – Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 dinilai sebagai cara pemerintah…

Senin, 24 Juni 2019 11:42

Berharap Perbaikan Jalan Dituntaskan

TARAKAN – Usulan perbaikan jalan kerap diupayakan para Ketua RT…

Senin, 24 Juni 2019 11:26

Industri Rumput Laut Menjanjikan

TARAKAN - Sebagai kota penghasil sektor perikanan dan hasil laut…

Senin, 24 Juni 2019 11:24

PKL Dapat Meningkatkan Potensi Daerah

TARAKAN - Semakin menjamurnya pedagang kaki lima (pkl) di Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*