MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 22 Februari 2019 10:55
Pecah Antrean, Pertamina Tambah SPBU
DITAMBAH: SPBU yang berlokasi di Kilometer (KM) 2 akan segera beroperasi tahun ini agar tidak lagi terjadi antrean panjang. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Selain menambah armada dan titik bahan bakar minyak (BBM) satu harga di wilayah terpencil, terluar dan tertinggal (3T) di Kabupaten Bulungan, PT Pertamina juga akan menambah jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Bumi Tenguyun, sebutan lain dari Bulungan.

Sesuai rencana akan ada dua SPBU baru yang akan dibangun. Namun, satu SPBU masih dalam tahap proses pengusulan ke Pertamina. Sedangkan satu SPBU dalam tahap pengerjaan. “Insya Allah tahun ini sudah bisa beroperasi, doakan saja,” ungkap Andi Reza Ramadhan, Sales Executive Retail Kalimantan Utara (Kaltara) kepada Radar Kaltara, Kamis (21/2).

Sedangkan satu SPBU yang saat ini masih berproses di Pertamina pusat itu pihaknya belum dapat memastikan apakah usulan itu disetujui atau tidak. Karena yang punya kewenangan untuk menyetujui itu dari Pertamina pusat. Jika di daerah hanya sebatas mengusulkan saja. “Jadi kita tunggu saja kebijakan dari Pertamina pusat seperti apa,” ujarnya.

Meski ia tidak menjelaskan secara pasti berapa masing-masing kapasitas setiap SPBU, yang pasti setiap SPBU itu akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. “Saya tidak bisa jelaskan, biarlah itu menjadi kejutan buat masyarakat,” ujarnya.

Apalagi selama ini kebutuhan BBM di Bulungan dianggap masih kurang. Diharapkan, setelah ada penambahan itu kebutuhan BBM di masyarakat dapat terpenuhui. “Kita juga berharap antrean di SPBU tidak lagi terjadi,” harapnya.

Pada prinsipnya, Pertamina akan terus berupaya agar seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati BBM. Utamanya, BBM bersubsidi. Adanya rencana Pertamina menambah SPBU itupun mendapatkan dukungan punuh dari masyarakat.

Salah satunya Desi (23), ia mengaku sangat mendukung rencana Pertamina itu, apalagi selama ini hanya ada satu SPBU saja yang aktif. “Kalau SPBU di Jalan Katamso itu kan jarang buka, yang sering buka hanya SPBU di Jalan Sengkawit saja, itupun BBM-nya sering habis,” ujarnya.

Jika SPBU Sengkawit habis, maka masyarakat hanya bisa membeli di pedagang eceran saja. Bila dua SPBU itu terealisasi tentu akan sangat membantu kebutuhan BBM di masyarakat. “Saya juga berharap kalau sudah ditambah SPBU, pengetap itu bisa lebih diawasi,” ujarnya.

Karena sebanyak apapun kuota BBM yang didistribusikan ke Bulungan jika aktivitas pengetap masih ada, tetap saja BBM habis. Karena pengetap itu masuk bukan hanya satu atau dua kali. Bisa saja dalam sehari itu lebih dari dua atau tiga kali. “Jadi pengetap ini harus diperhatikan juga, karena adanya pengetap ini masyarakat yang menjadi korban, karena tidak bisa mendapatkan BBM bersubsidi,” pungkasnya. (*/jai/eza)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*