MANAGED BY:
RABU
22 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 21 Februari 2019 13:44
Tiga Bandara Direncanakan Tersedia Depot Avtur
MASIH MENUNGGU: Pemprov Kaltara hingga kini masih menunggu keputusan dari PT Pertamina terkait pembangunan DPPU.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR  - Tiga bandara di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), yakni Bandra Tanjung Harapan di Tanjung Selor, Bandara Kolonel RA Bessing di Malinau dan Bandar Udara Nunukan di Kabupaten Nunukan, diusulkan akan dibangun depot pengisian pesawat udara (DPPU).

Saat ini untuk percepatan terkait pembangunan DPPU itu, Pemrov Kaltara melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara telah menyerahkan beberapa dokumen pendukung kepada PT Pertamina (Persero). Salah satunya, dokumen data maskapai yang beroperasi di Kaltara.

Kepala Bidang Perhubungan Udara dan Perkeretaapian Dishub Kaltara, Andi Nasuha mengatakan, dari usulan ini pihaknya belum mengetahui bandara mana yang akan disetujui oleh pihak Pertamina untuk dibangunkan DPPU. “Usulan sudah kami layangkan, tapi kami belum tahu bandara mana yang terlebih dahulu dibangun DPPU oleh Pertamina,” ungkap Andi kepada Radar Kaltara, Selasa (19/2).

Lanjutnya, dokumen yang diserahkan kepada Pertamina menurutnya saat ini sedang dipelajari oleh Pertamina Pusat. Dan, jika selesai sehingga tahap selanjutnya dari Pertamina Pusat akan melakukan survei lagi ke setiap bandara yang akan dibangun. “Kalau survei pada bulan Desember 2018 lalu hanya bersifat survei kesiapan lahan saja, bukan survei untuk pembangunan,” ujar pria ramah ini.

Lebih jauh dikatakan, dari hasil survei itu, selanjutnya pihak Pertamina meyakini kalau di Bandara Tanjung Harapan sejatinya memiliki prospek cukup menjanjikan. Sebab, beberapa tahun ke depan akan banyak pembangunan besar. Seperti, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI). “Pertamina sangat yakin kalau Kaltara memiliki potensi besar,” katanya meyakinkan.

Dengan semakin banyaknya pembangunan berskala besar, maka akan berdampak pada semakin banyaknya investor yang masuk di Kaltara. Dan tentunya, kata Nasuha, hal itu akan membawa dapak positif terhadap penerbangan di Kaltara. “Kalau penerbangan di Kaltara meningkat otomatis kebutuhan avtur juga akan semakin meningkat,” bebernya.

Meski begitu, pihaknya optimistis tahun ini pembangunan fisik DPPU akan bisa dimulai. Apalagi dari pihak Pertamina sudah memberikan lampu hijau kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara untuk dibangun DPPU. “Untuk di Bandara Tanjung Harapan sebenarnya sudah tidak ada masalah,” akunya.

Di bandara ini telah disiapkan lahan seluas 4.000 meter persegi dan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan DPPU pun tidak ada masalah. Bahkan, DED itu sudah dilihat langsung oleh pihak Pertamina. “Jadi untuk pembangunan DPPU di Tanjung Selor sudah tidak ada masalah, semua sudah siap,” ucapnya.

Sementara itu, Aviation Manager Regional Kalimantan PT Pertamina (Persero), Delfi menjelaskan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan pemetaan terkait bagaimana avtur ke depan sebelum menetapkan pembangunan DPPU ini. Kemudian yang tidak kalah penting kondisi sekarang. “Pertamina dalam hal ini perlu men-support ketersedian avtur,” ungkap.

Kemudian, lanjutnya, operasional juga harus efisien. “Ini yang akan menjadi fokus Pertamina. Kemudian dari segi bandara, sejauh mana kesiapan lahan serta akses pendistribusian avtur agar dapat berjalan dengan lancar. Mudahan ini semua dapat tercapai dengan baik,’’ ungkapnya. (omg*/jai/ash)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*