MANAGED BY:
MINGGU
21 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 20 Februari 2019 09:39
SEDIKIT..!! Perbatasan Hanya Disuntik Rp 138 Miliar DAK Fisik
Jalan di perbatasan Indonesia-Malaysia. Tahun ini untuk pembangunan infrastruktur perbatasan dijatah Rp 138 M.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dana alokasi khusus (DAK) kembali dirasakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan 2019 ini. Dana yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan bertujuan membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional tersebut sebesar Rp 138.126.506.000.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Nunukan H. Asmar SE mengatakan, DAK fisik ini akan disebarkan ke sejumlah perangkat daerah yang masuk dalam daftar bantuan kementerian yang berkaitan dengan perangkat daerah masing-masing. DAK fisik ini diberikan sesuai dengan rencana kerja yang dimiliki kementerian dan perangkat daerah yang bersangkutan pula. “Dari Rp 137 miliar itu nanti dibagikan. Sudah ada data dan perangkat derah mana saja yang menerimanya,” bebernya.

Perlu diketahui, DAK ini terbagi menurut kegunaannya. Untuk DAK fisik dibedakan menjadi 3 jenis. Yaitu, DAK fisik reguler, DAK fisik penugasan dan DAK fisik afirmasi dan terdiri dalam 15 bidang. Yaitu, pendidikan, kesehatan dan keluarga berencana, perumahan dan pemukiman, pertanian, kelautan dan perikanan, industri kecil dan menengah, pariwisata, jalan, irigasi, air minum, sanitasi, pasar, energi skala kecil, lingkungan hidup dan kehutanan dan transportasi.

Kemudian, dari masing-masing DAK fisik itu terbagi menjadi tiga fungsinya. Untuk DAK fisik reguler, diarahkan untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat melalui pemenuhan pelayanan dasar dan pemerataan ekonomi. Lalu, DAK fisik penugasan, diarahkan untuk mendukung pencapaian prioritas nasional yang menjadi kewenangan daerah dengan lingkup kegiatan spesifik dan lokasi prioritas tertentu. Lalu, DAK fisik afirmasi, diarahkan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan pelayanan dasar pada lokasi prioritas yang termasuk kategori derah perbatasan, kepulauan, tertinggal dan transmigrasi. “Penyalurannya segera dilakukan. Yang jelas, bantuan dana dari pusat ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin karena peruntukannya sudah jelas,” pungkasnya. (oya/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*