MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 16 Februari 2019 00:14
Pertamina Realisasikan Titik ke-7 BBM Satu Harga di Kaltara
KEMAJUAN ENERGI: Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan (tengah) menandatangani peresmian BBM Satu Harga titik ke-7 di Kalimantan Utara dengan didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati (tiga dari kanan) dan stakeholder terkait, di Tarakan, Jumat (15/2). FOTO: PERTAMINA MOR VI

PROKAL.CO, TARAKAN – Progres yang menggembirakan bagi warga Desa Long Ampung dan sekitarnya. Kini tidak lagi harus merogoh kocek puluhan hingga ratusan ribu untuk mendapatkan BBM setiap liternya. Kemarin (15/2) Menteri Energi Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, direktur Infrastruktur Migas, direktur BBM BPH Migas, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie dan anggota Komisi VII DPR RI dr. Ari Yusnita meresmikan SPBU Kompak BBM Satu Harga secara simbolis di Kampung Enam, Kecamatan Tarakan Timur.

SPBU Kompak bernomor 66.775.004 ini berada di Desa Long Ampung, Kecamatan Kayan Selatan, Kabupaten Malinau, Kaltara dan merupakan SPBU ke-7 BBM Satu Harga yang ditargetkan kepada Pertamina untuk Kaltara. Titik BBM Satu harga lainnya yang sudah terealisasi di Kalimantan Utara yaitu empat di Kabupaten Nunukan, satu di Kabupaten Bulungan, dan satu di Kabupaten Malinau dengan total 27 titik yang sudah terealisasi di wilayah Kalimantan.

Communication and CSR Region Manager Kalimantan Yudi Nugraha menyatakan, peresmian BBM Satu Harga di Malinau, Kaltara merupakan salah satu bentuk komitmen Pertamina untuk mewujudkan keadilan energi dengan terus mendistribusikan BBM ke wilayah-wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

"Kami berharap dengan adanya lembaga penyalur ini dapat mendorong perekonomian masyarakat Long Ampung menjadi lebih baik," kata Yudi.

Sebelum adanya SPBU di Desa Long Ampung, warga Desa membeli premium dan solar dengan harga Rp 35 ribu/liter bahkan jika musim penghujan, warga harus merogoh kocek dua hingga tiga kali lipat sebesar Rp 70-100 ribu/liter. Warga pun mendapatkan BBM tersebut dari Melak, Kalimantan Timur (Kaltim). Sekarang, warga desa setempat dan sekitar Long Ampung sudah dapat menikmati harga yang sama yaitu Premium Rp 6.450/liter dan solar Rp 5.150/liter.

Pertamina sebagai pelaksana tugas dari pemerintah dalam mendukung upaya pemerataan biaya di seluruh Indonesia termasuk satu harga untuk BBM terus berupaya optimal dalam merealisasikannya. SPBU Kompak ini menyediakan produk dengan alokasi premium 50 ribu liter dan solar 36 ribu liter.

Pemerataan harga BBM memberikan pengaruh besar bagi perekonomian warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani. Tidak hanya dengan mudahnya mendapatkan bahan bakar. Tetapi, juga berpengaruh signifikan untuk aktifitas sehari-hari dan warga bisa mengalihkan pengeluarannya untuk kebutuhan lain.

Distribusi BBM ke titik SPBU juga penuh dengan perjuangan. Distribusi BBM memakan waktu 3 hari 2 malam, dimulai dari pengangkutan menggunakan mobil tangki ke Pelabuhan Melak dari Terminal BBM Samarinda lebih kurang 8 jam perjalanan. Kemudian, dipindahkan ke landing craft tank (LCT) menuju Desa Long Bagun sekitar 4 jam perjalanan. Sesampainya di Desa Long Bagun, BBM tersebut dipindahkan menggunakan mobil double gardan kurang lebih 10 unit, dengan per unitnya membawa BBM 1.000 liter (5 drum). Mobil tersebut menuju Desa Long Ampung selama lebih kurang 14 jam.

Distribusi BBM secara regular 2-3 hari sekali dan sangat tergantung dari tinggi rendahnya debit air sungai. Apabila hujan, penyaluran terhambat karena tidak bisa dilalui.

Gubernur Kalimantan Utara Dr. H. Irianto Lambrie melalui sambutannya pada acara peresmian menyatakan apresiasinya kepada Pertamina yang telah mewujudkan program BBM Satu Harga di Kecamatan Kayan Selatan.

“Warga Desa Long Ampung berbahagia dan bersyukur bahwa bahan bakar minyak bisa dibeli dengan harga yang sangat terjangkau. Keadilan energi terwujud berkat Pertamina dan semoga penyaluran BBM berjalan dengan lancar,” ungkap Irianto.

Sepengetahuan Gubernur, di Kaltara Pertamina telah menjangkau sejumlah titik. “BBM ini, ditanggung Pertamina Rp 37.500 ribu per liter biayanya, salah satunya ke Long Bawan,” ungkap Irianto.

Lembaga penyalur ini merupakan salah satu dari 124 titik BBM Satu Harga yang telah dioperasikan Pertamina di seluruh wilayah 3T di Indonesia. Sesuai roadmap awal, hingga akhir tahun 2019 Pertamina akan membangun 150 titik BBM Satu Harga. Namun berdasarkan Surat Kepala Badan Hilir (BPH) Migas No 167/Ka BPH/2019 tanggal 21 Januari 2019, target akhir bertambah menjadi 160 titik.

BBM Satu Harga yang sudah beroperasi hingga saat ini tersebar di seluruh wilayah 3T mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku hingga Papua. (*/lim)

 

TITIK BBM SATU HARGA

WILAYAH            JUMLAH

Papua                   28 titik

Kalimantan         28 titik

Sumatera            24 titik

Nusa Tenggara  16 titik

Sulawesi              14 titik

Maluku                 11 titik

Jawa-Bali             4 titik

 

BBM SATU HARGA DI KALTARA

SPBU 66.0736                     Desa Long Nawang, Kayan Hulu, Malinau

SPBU 66.774.005               Lumbis, Nunukan

SPBU 66.774.006               Desa Long Layu, Krayan Selatan, Nunukan

SPBU 66.774.003               Sei Menggaris, Nunukan

SPBU 66.775.004               Desa Long Ampung, Malinau

SPBU 66.775.003               Sungai Boh, Malinau

SPBU 66.772.003               Desa Salimbatu, Bulungan

 

 

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:40

Gas PGN Normal, Kok Listrik PLN Ngga Nyala-Nyala...

TARAKAN - PT Medco EP menjamin pekerja yang menjadi korban…

Selasa, 19 Maret 2019 11:38

Tak Ada Jaminan PLN Sampai Kapan Padam

SEHUBUNGAN dengan adanya insiden ledakan di Stasiun Pengumpul Gas Utama…

Selasa, 19 Maret 2019 11:35

Terdengar Letupan Usai Genset Mati

TARAKAN - Diduga adanya arus pendek listrik, satu rumah di…

Selasa, 19 Maret 2019 11:30

Sukses Ungkap 10 Kg Narkoba, Kapolres Beri Target Baru

KAPOLRES Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengapresiasi terhadap kinerja Satreskoba Polres…

Selasa, 19 Maret 2019 10:39

Sebagian Ekspor Masih Singgah Surabaya

TARAKAN- Meski ekspor plywood di Bumi Paguntaka saat ini telah…

Selasa, 19 Maret 2019 10:37

TNI Siap Bantu Polri Mengamankan Pemilu

TARAKAN – Komandan Kodim (Dandim) 0907 Tarakan  Letkol Inf Eko…

Selasa, 19 Maret 2019 10:33

Warga di Sini Harap Banget Pengaspalan Tahun Ini

TARAKAN - Jalan yang masih bertekstur tanah dan pasir selalu…

Senin, 18 Maret 2019 11:00

BLARRRR...!! Satu Pekerja Tewas di Stasiun G-8 Medco E&P

TARAKAN – Sudarman (35) dan Boy (40) berada di sekitar…

Senin, 18 Maret 2019 10:58

KUMAT LAGI..!! Pemadaman Listrik Bergiliran 4 Jam

PEMADAMAN yang direncanakan selama 14 jam meleset jauh dari jadwal…

Senin, 18 Maret 2019 10:57

14 Jam Gas PGN Terhenti

KEPOLISIAN masih melakukan penyelidikan terhadap ledakan di area Stasiun Pengumpul…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*