MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 12 Februari 2019 14:09
Belum Ada Titik Terang untuk Lahan PLBN
MASALAH LAHAN: Lahan untuk pembangunan PLBN dibutuhkan 7 hektare, sementara lahan yang tersedia sekira 2 hektare. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Lahan pos lintas batas negara (PLBN) di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara masih belum jelas. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan masih terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait penyelesaian lahan.

Camat Sebatik Utara, H. Zulkifli mengatakan, terkait hasil pertemuan Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura dengan kementerian terkait untuk pembangunan PLBN di Sebatik, ada 11 PLBN yang akan dibangun. Semua bupati, wali kota dan perwakilan dari provinsi masing-masing dipanggil untuk mengikuti rapat. “Pada pertemuan itu, semua permasalahan yang ada di daerah telah disampaikan. Termasuk masalah yang dihadapi untuk pembangunan PLBN di Sebatik Utara,” kata H. Zulkifli.

Dari semua titik yang ingin dibangun PLBN, mayoritas permasalahan hampir sama. Walaupun desain perencanaan telah dilakukan, namun masih ada permasalahan yang harus diselesaikan. Terutama permasalahan lahan yang ingin digunakan.

Untuk di Sebatik, sesuai dengan desain perencanaan lahan yang dibutuhkan 6 hektare hingga 7 hektare. Sementara lahan yang ada untuk saat ini, termasuk lahan Pemkab Nunukan dan lahan Kementerian Perhubungan yang ada di Desa Sei Pancang sekitar 2 hektare, maka masih dibutuhkan 5 hektare.

Di Desa Sei Pancang, ada dua titik RT yang akan dibangun PLBN, yakni di RT 3 dan RT 4. Dua tempat tersebut merupakan lahan warga. Sehingga perlu ada pembebasan lahan yang dilakukan oleh Pemkab Nunukan sebelum dilakukan pembangunan PLBN.

Namun untuk pembebasan lahan yang dibebankan kepada Pemkab Nunukan, harus disampaikan ke pemerintah pusat, bahwa anggaran untuk pembebasan lahan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 tidak ada. “Untuk pembebasan lahan Pemkab Nunukan kembalikan ke pemerintah pusat,” ujarnya.

Pada intinya, Pemkab Nunukan tidak siap untuk membehaskan lahan warga tersebut karena memerlukan dana yang cukup besar. Untuk itu, diusulkan untuk melakukan reklamasi pantai atau meminta melakukan desain ulang sesuai ketersedian lahan yang ada.

Kemudian, permasalahan yang lain seperti penyusunan amdal serta perizinan, Pemkab Nunukan akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Namun jika masih domain dari kementerian terkait, maka kementerian tersebut yang akan melakukan tindak lanjut. “Jadi saat ini masih terus mengurai permasalahan yang ada, kemungkinan bakal akan ada pertemuan lanjutan. Sisa menunggu petunjuk dari pemerintah pusat saja,” jelasnya. (nal/ash)


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 13:06

Kapal Pelni Tidak Masuk Lagi

KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang, untuk sementara tidak berlayar…

Senin, 18 Februari 2019 09:10

Dililit Utang, Janjikan Tak PHK Karyawan

NUNUKAN – PT Sempurna yang kini berhenti melakukan pengelolaan crude…

Senin, 18 Februari 2019 09:10

Pelabuhan Minim Pengangkut Komoditas

NUNUKAN – Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sedang kekurangan kapal pengangkut…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:09

Anggota PPK Terancam Disanksi

NUNUKAN – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di Kecamatan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:06

Apa Kabar Pengerjaan Terminal Baru Pelabuhan Tunon Taka..??

NUNUKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan menargetkan pengerjaan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:03

Lahan Tidur Disulap Kebun Jagung

NUNUKAN – Untuk membantu menambah penghasilan para petani, perlu ada…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:02

Waspada! Penipu Online Catut Foto ASN

NUNUKAN – Belum lama ini, beredar foto dari salah seorang…

Jumat, 15 Februari 2019 15:14

BPK Beraksi, Bupati Akui Gelisah

NUNUKAN – Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Republi Indonesia (RI) Provinsi…

Jumat, 15 Februari 2019 15:12

Pemerintah Malaysia Kembali Deportasi 153 WNI

NUNUKAN – Sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI), terpaksa dipulangkan…

Jumat, 15 Februari 2019 14:57

Dewan Pusat Malaysia Pantau Sektor Perikanan di Sebatik

NUNUKAN – Dewan Pusat Malaysia berkunjung ke Pulau Sebatik, melihat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*