MANAGED BY:
RABU
26 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Februari 2019 13:43
Tiga Perda Retribusi Modal Pemprov Genjot PAD
SUMBER PAD: Pelabuhan Tengkayu II, Kota Tarakan ini manjadi salah satu sumber PAD melalui penarikan retribusi. JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di provinsi ke-34 ini. Salah satunya dengan menerbitkan payung hukum untuk penarikan retribusi.

Akhir tahun 2018, legislatif dan eksekutif mengesahkan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) menjadi peraturan daerah (perda) yang terdiri dari Perda Retribusi Jasa Perizinan Tertentu, Perda Retribusi Jasa Usaha, dan Perda Retribusi Jasa Umum. Targetnya, tiga payung hukum itu menjadi modal pemprov untuk menggenjot PAD dari sisi retribusi.

Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kaltara, Busriansyah mengatakan, tiga perda itu baru disahkan. Maka dari itu, untuk proses operasionalnya, pemerintah masih perlu menyusun petunjuk pelaksanaan (juklak) dan petunjuk teknis (juknis) melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

“Kami masih terus menindaklanjuti itu. Kemungkinan bulan ini baru bisa jalan. Pastinya kami sudah menyiapkan segala hal yang dibutuhkan untuk menjalankannya,” ujar Busriansyah saat ditemui di Tanjung Selor beberapa waktu lalu.

Namun, untuk menarik potensi itu, sementara masih mengadopsi perda dari daerah induk, yakni Kalimantan Timur (Kaltim). Karena, berdasarkan ketentuan yang ada, sepanjang perda itu belum ada, maka secara otomatis akan menggunakan perda daerah induk terlebih dahulu.

“Tapi pada dasarnya tidak banyak substansi yang membedakan payung hukum yang diterbitkan ini dengan yang dimiliki Kaltim. Karena yang berbeda itu hanya pada potensi daerahnya,” kata Busriansyah.

Sebab, untuk di Kaltim itu potensi pendapatannya sudah serba besar. Sementara di provinsi termuda Indoneaia ini masih memulai dari nol. Artinya, masih banyak hal yang perlu dipersiapkan untuk menunjang pemungutan potensi yang ada.

Namun, dengan perkembangan saat ini tentu sudah banyak potensi sumber retribusi yang dapat digali. Di antaranya seperti Pelabuhan Tengkayu I dan Tengkayu II yang saat ini sudah diserahkan ke provinsi. Termasuk juga hutan mangrove di Kota Tarakan.

“Pastinya, dari tiga jenis retribusi yang sudah ditetapkan dalam bentuk perda ini akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk meningkatkan PAD kita,” tuturnya.

Artinya, setiap kegiatan yang berkaitan dengan retribusi, pihaknya akan melakukan penarikan pendapatan dalam bentuk penyediaan karcis masuk. Tentunya itu juga harus diawasi guna mengantisipasi adanya karcis yang ilegal atau tidak berporporasi.

Adapun target retribusi daerah pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun ini sebesar Rp 20.310.000.000. Jumlah ini terdiri dari empat komponen, di antaranya retribusi perikanan serta retribusi pelayanan kepelabuhanan Tengkayu I dan II. Sementara di APBD Perubahan tahun 2018 target retribusi hanya Rp 210.000.000. Artinya, ada kenaikan yang cukup signifikan di tahun ini. (iwk/eza)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 10:16

Kaltara Terus Digempur Narkotika

TANJUNG SELOR – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) setiap tahunnya…

Rabu, 26 Juni 2019 10:13

Gubernur: SPCP IPDN Akuntabel dan Kompetitif

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie…

Rabu, 26 Juni 2019 10:11

Gubernur Kaltara Ajak Gubernur Kaltim Berjuang

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie merespons…

Rabu, 26 Juni 2019 10:08

Tak Semua Perusahaan Masuk Proper

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 26 Juni 2019 10:06

Lebih Dekat Bersama Benny Sudarsono Pj PN Tanjung Selor

Benny Sudarsono merupakan pria kelahiran Jakarta, 14 Desember 1978. Dan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:48

Disdukcapil ‘Diserbu’ Orang Tua dan Peserta Didik Baru

TANJUNG SELOR – Berbagai persyaratan ditetapkan pada penerimaan peserta didik…

Selasa, 25 Juni 2019 09:43

LP2B dan Resapan Air Harus Tetap Terlindungi

TANJUNG SELOR - Pemerintah harus tetap berkomitmen untuk melindungi dan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:42

Keterbatasan Fisik Jadi Motivasi Pelajar SLB

Kreativitas pelajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tanjung Selor ibarat…

Senin, 24 Juni 2019 12:06

Masalah Lingkungan di Ibu Kota Serius

TANJUNG SELOR – Acap kali terjadi musibah banjir sejak beberapa…

Senin, 24 Juni 2019 12:05

Tegaskan Dana Iuran Digunakan Semestinya

TANJUNG SELOR - Hasil penarikan dana iuran yang diperoleh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*