MANAGED BY:
SENIN
24 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Februari 2019 13:33
Bahaya Nyata Sampah Plastik

DLH Bagikan Tas Kain untuk Mengedukasi

UPAYA PENANGGULANGAN: Wali Kota Tarakan Ir. Sofian Raga saat meresmikan secara simbolis pengurangan dan pembatasan penggunaan tas kresek, Minggu (10/1). JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Semakin nyatanya ancaman sampah plastik di Kota Tarakan. Menimbulkan kekhawatiran tersendiri di kalangan masyarakat peduli lingkungan dan Pemerintah Kota Tarakan. Sehingga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan pada Minggu pagi sekira pukul 06.00 wita membagikan 1.000 tas kain ke masyarakat sebagai upaya mengkampanyekan penggunaan tas kain untuk berbelanja.

PLT Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Supriono Menerangkan pembagian tas kain tersebut agar masyarakat dapat beradaptasi membawa tas kain saat bepergian. Ia menerangkan tas kain yang dibagikan tersebut juga sengaja diisi makanan ringan. Hal itu dimaksudkan jika masyarakat sudah merasakan praktisnya membawa belanjaan makanan dengan tas kain.

"Membagikan tas ramah lingkungan untuk masyarakat sebagai upaya mengkampanyekan pengunaan tas kain untuk mengurangi pemakaian kantong sampah plastik. Kita sengaja isi snack supaya orang sudah bisa rasa kalau bawa belanjaan pakai tas kain ternyata praktis juga," tuturnya, kemarin (10/2).

Dalam kegiatan pembagian tas kain tersebut, DLH juga menyempatkan melakukan sosialisasi yang menjelaskan ancaman sampah plastik di Kota Tarakan. Hal tersebut dimaksudkan agar masyarakat yang hadir dapat merenungkan dan mengetahui lebih dalam maksud pembagian tas kain tersebut.

"Kita melakukan sosialisasi tujuannya tidak lain dan tidak bukan membuka pikiran masyarakat terhadap ancaman sampah plastik yang semakin hari semakin mengkhawatirkan. Sehingga dengan sosialisasi masyarakat tidak hanya tahu tujuan pembagian tas ini tapi mengerti terhadap manfaatnya," jelasnya

Supriono menerangkan ancaman sampah plastik sangat mengkhawatirkan hal tersebut terlihat dari kawasan pesisir dan lautan Kota Tarakan yang saat ini mudah dijumpai tumpukan sampah plastik. Selain itu, ia menerangkan jika ancaman tersebut juga mengancam ekosistem ikan dan terumbu karang saat hanyut di lautan lepas.

"Ancaman sampah plastik sudah semakin nyata. Dari TPA yang sudah overload, kawasan pesisir bahkan mungkin dapat mengancam terumbu karang di laut. Sekaranglah saatnya kita harus berbenah. Karena kita juga tidak dapat menyalahkan siapa-siapa apalagi masyarakat pesisir yang membuang sampah. Ini masalah bersama dan perlu ada sesuatu yang kita ruba," terangnya.

Dikatakannya, sebelum dibagikannya tas kain ke masyarakat, pihaknya telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait bahaya ancaman sampah plastik.

"Sebelum kita membagikannya, kami sudah melakukan sosialisasi sejak jauh hari terkait upaya untuk mengurangi pengunaan kantong plastik. Karena kalau tidak dijelaskan bahayanya masyarakat tetap menggunakan kresek kalau masyarakat paham kan jadi ada kekhawatiran untuk menggunakannya," tuturnya.

Mengenai 1.000 tas kain yang dirasa belum masih kurang, ia menerangkan pihaknya kemungkinan kembali membagikan tas kain tersebut. Meski demikian ia belum bisa memastikan pelaksanaan selanjutnya.

"Rencananya kami akan mengupayakan membagikan lagi, namun kita belum dapat memastikan karena kegiatan ini juga membutuhkan anggaran," tuturnya.

"Karena terobosan ini dampaknya positif kita akan mengupayakan akan melakukan pembagian tas lebih banyak lagi. Insya Allah," pungkasnya. (*/zac/udn)


BACA JUGA

Senin, 24 Juni 2019 12:10

Tekankan Pentingnya Pengamanan Wilayah Perbatasan

BANGKOK – Ini menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Utara (Kaltara). Gubernur…

Senin, 24 Juni 2019 12:09

Generasi Milenial Dominan Jadi Korban Kecelakaan

TARAKAN – Generasi milenial dianggap lebih dominan menjadi korban kecelakaan…

Senin, 24 Juni 2019 12:08

Intens Monitoring Kegiatan Keagamaan

TARAKAN - Isu terkait dugaan indikasi paham radikal yang masuk…

Senin, 24 Juni 2019 12:07

Tak Terapkan Setelan Hitam-Hitam

TARAKAN – Surat edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri…

Senin, 24 Juni 2019 11:47

Pengadilan Tinggi Kuatkan Hukuman Mati Herman

TARAKAN- Usai mengajukan banding terhadap putusan hukuman mati ke Pengadilan…

Senin, 24 Juni 2019 11:46

Agar Kuat, Penambang Emas Pakai Sabu

TARAKAN- Beralasan ingin kuat dalam bekerja, KM yang berkerja sebagai…

Senin, 24 Juni 2019 11:43

Penuhi Kebutuhan Berbagai Sektor

TARAKAN – Pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 dinilai sebagai cara pemerintah…

Senin, 24 Juni 2019 11:42

Berharap Perbaikan Jalan Dituntaskan

TARAKAN – Usulan perbaikan jalan kerap diupayakan para Ketua RT…

Senin, 24 Juni 2019 11:26

Industri Rumput Laut Menjanjikan

TARAKAN - Sebagai kota penghasil sektor perikanan dan hasil laut…

Senin, 24 Juni 2019 11:24

PKL Dapat Meningkatkan Potensi Daerah

TARAKAN - Semakin menjamurnya pedagang kaki lima (pkl) di Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*