MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 11 Februari 2019 09:41
WARGA PERBATASAN PROTES..!! Perpres Jaminan Kesehatan Dinilai Diskriminatif
NIHIL UDARA: Soal pasien rujukan, warga Krayan memprotes Perpres 82/2018 yang tak mengakomodasi layanan udara. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Nada protes datang dari warga Krayan menyoal Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan. Perpres yang diterbitkan sejak 18 September 2018 itu, dinilai diskrimatif kepada warga Kecamatan Krayan yang hanya dapat mengakses transportasi udara.

Yang disoal warga, menyangkut ambulans seperti diurai dalam Pasal 47 ayat 1 huruf c. Dalam aturan tersebut, pelayanan kesehatan berupa ambulans hanya darat dan air.

Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan Aprem mengatakan, pemerintah padahal mengetahui jika akses masyarakat Krayan dari dulu hanya lewat udara. Seharusnya dalam Perpres turut mengakomodasi kondisi seperti ini.

“Janganlah jadikan Krayan semakin tersakiti dengan tidak terakomodirnya transportasi udara pada Perpres tersebut. Kenapa hanya menanggung transportasi darat dan laut saja, apakah Krayan ini tidak diperhatikan,” keluh Aprem, kemarin (9/2).

Dalam penjelasan di ayat 5 dalam pasal tersebut, pelayanan ambulans merupakan pelayanan transportasi pasien rujukan dengan kondisi tertentu antarfasilitas kesehatan disertai dengan upaya menjaga kestabilan kondisi pasien untuk kepentingan keselamatan pasien.

Diakui Aprem, sejak awal Perpres Nomor 82/2018 diprotes berbagai kalangan. Regulasi yang beberapa pasalnya dianggap tak memihak rakyat miskin itu diminta dikaji ulang. Tentunya kasus Krayan menjadi contoh lain atas kekeliruan Perpres tersebut.

“Jadi kami tolonglah ini menjadi perhatian baik bagi pihak rumah sakit atau BPJS-nya. Janganlah buat masyarakat di daerah terpencil itu yang sudah ikut bayar iuran BPJS, tapi tetap saja menderita di transportasinya,” harap Aprem.

Aprem menjelaskan, jadwal pesawat yang tidak setiap hari beroperasi juga menjadi kendala lain, padahal masyarakat yang sakit bisa kapan saja. Jika sudah dalam keadaan darurat, masyarakat Krayan mau tidak mau mengeluarkan biaya hingga puluhan juta rupiah.

“Coba bayangkan, untuk biaya carter pesawat MAF dengan 6 seat dengan biaya sewa bisa mencapai Rp 15 juta. Kalau pesawat Susi Air bisa sampai Rp 30 juta. Bagaimana warga tidak tersiksa dengan harus keluar biaya segitu,” kata Aprem.

Kembali Aprem hanya berharap ada keadilan untuk Krayan. Daerahnya yang sudah sangat terbatas. Ia hanya meminta pemerintah adil dalam menyikapi hal tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan dr. Meinstar Tololiu mengatakan, perihal Perpres yang berhubungan langsung, pastinya BPJS. Kendati begitu, terkait nasib warga krayan, pihaknya punya anggaran program ambulans udara. Tololiu tak ingin terburu-buru menyampaikan program tersebut lantaran peraturan bupati (perbup) masih tengah disusun.

"Ya, kalau dari pihak kami, menangani hal tersebut, kami nanti akan ada program ambulans udara. Perbup-nya masih disusun. Sangat berharap sekali nantinya ini benar-benar berguna dan membantu warga Krayan," singkat Tololiu. (raw/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 13:08

55 Deportan Dipulangkan ke Daerah Asal

NUNUKAN - Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia…

Senin, 18 Februari 2019 13:06

Kapal Pelni Tidak Masuk Lagi

KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang, untuk sementara tidak berlayar…

Senin, 18 Februari 2019 09:10

Dililit Utang, Janjikan Tak PHK Karyawan

NUNUKAN – PT Sempurna yang kini berhenti melakukan pengelolaan crude…

Senin, 18 Februari 2019 09:10

Pelabuhan Minim Pengangkut Komoditas

NUNUKAN – Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sedang kekurangan kapal pengangkut…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:09

Anggota PPK Terancam Disanksi

NUNUKAN – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang bertugas di Kecamatan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:06

Apa Kabar Pengerjaan Terminal Baru Pelabuhan Tunon Taka..??

NUNUKAN – PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Nunukan menargetkan pengerjaan…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:03

Lahan Tidur Disulap Kebun Jagung

NUNUKAN – Untuk membantu menambah penghasilan para petani, perlu ada…

Sabtu, 16 Februari 2019 10:02

Waspada! Penipu Online Catut Foto ASN

NUNUKAN – Belum lama ini, beredar foto dari salah seorang…

Jumat, 15 Februari 2019 15:14

BPK Beraksi, Bupati Akui Gelisah

NUNUKAN – Badan Pemeriksa Keungan (BPK) Republi Indonesia (RI) Provinsi…

Jumat, 15 Februari 2019 15:12

Pemerintah Malaysia Kembali Deportasi 153 WNI

NUNUKAN – Sebanyak 153 warga negara Indonesia (WNI), terpaksa dipulangkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*