MANAGED BY:
SELASA
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 09 Februari 2019 11:50
SI Terancam Disanksi

Dugaan ASN Terlibat Kampanye

Ketua Bawaslu Tarakan, Sulaiman. RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Aparatur sipil negara (ASN) di Tarakan kembali diduga terlibat dalam kampanye melalui media sosial. SI diketahui melakukan kampanye yang tertuju pada salah satu calon legislatif, dengan berdalih memberikan pendidikan politik kepada masyarakat.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tarakan Sulaiman menerangkan, pekan lalu pihaknya kembali menemukan pelanggaran yang dilakukan oleh salah satu ASN yang berinisial SI. Melalui akun media sosialnya, SI  berkampanye secara terang-terangan, untuk meminta dukungan dari masyarakat terhadap salah satu calon anggota legislatif.

“Sudah jelas-jelas ASN tidak boleh melakukan kampanye, karena akan dikenakan kode etik ASN. Berfoto sama salah satu peserta pemilu saja tidak boleh, apalagi kampanye dengan terang-terangan pula,” ungkap Sulaiman.

Bawaslu langsung memanggil SI lalu melakukan wawancara terhadap SI. Dalam pertemuan tersebut, SI mengaku dirinya sedang melakukan pendidikan politik kepada masyarakat melalui akun media sosialnya.

Atas alasan tersebut, Sulaiman menyatakan bahwa pada dasarnya ASN memang sangat terikat akan aturan, maka jika harus melakukan pendidikan politik, seorang ASN dilarang untuk menunjukkan keberpihakan terhadap salah satu peserta politik. Dengan begitu, kasus SI akan langsung ditangani oleh BKPP yang nantinya akan memutuskan sanksi apa yang diterima jika SI dinyatakan melanggar.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tarakan, Agus Sutanto mengatakan bahwa SI benar merupakan ASN yang berstatus staf di Kesbangpol Kota Tarakan. Melalui hal tersebut, Agus mengungkapkan bahwa yang dilakukan SI merupakan urusan pribadi yang tidak terkait dengan tugas kedinasan.

“Istrinya itu kebetulan caleg. Sebetulnya jelas aturannya tidak boleh, meskipun itu istrinya atau anaknya atau keluarganya, maka sebagai ASN tidak boleh mengkampanyekan seperti itu, apalagi memposting di medsos,” ungkapnya.

“Boleh pendidikan politik, tapi kalau membawa nama salah satu calon itu tetap tidak boleh,” sambungnya.

Agus menyatakan, pada dasarnya pendidikan politik yang dilakukan oleh pihaknya tak pernah menjurus kepada satu orang peserta pemilu saja, sehingga yang dilakukan SI menurutnya adalah keberpihakan terhadap salah satu peserta.

“Kami tunggu saja (sanksinya), karena yang memutuskan bukan kami. Kan ada BKPP, ada Bawaslu yang memiliki kewenangan. Kami membantu memberikan informasi terkait data-data yang dibutuhkan,” pungkasnya. (*/shy/nri)

 


BACA JUGA

Senin, 18 Februari 2019 14:53

Pikirkan Tujuan Hidup Lebih Dulu

Setiap anak muda dipastikan memiliki keinginan yang kuat untuk berhasil.…

Senin, 18 Februari 2019 13:25

UMKM Jualan ‘Dalam Kandang’

Kenaikan harga kargo yang mencapai 50-70 persen, berimbas pada masyarakat…

Senin, 18 Februari 2019 13:22

Kapolres: Pengetap Nekat Akan Ditindak Tegas

TARAKAN- Belakangan ini antrean cukup panjang di pengisian bahan bakar…

Senin, 18 Februari 2019 13:21

Kumpul Terus Voucer, Rebut Hadiahnya!

MINGGU ini, surat kabar harian (SKH) Radar Tarakan kembali membagikan…

Senin, 18 Februari 2019 13:20

Habis Terbakar, Meniti Usaha dari Nol Lagi

Bertahun-tahun membangun usaha, warung makan milik Rahima habis dalam hitungan…

Senin, 18 Februari 2019 13:02

Satgas Bansos Target Penyaluran Beras Bulog

USAI dibentuk di tingkat Polres, Satuan Petugas (Satgas) Bantuan Sosial…

Senin, 18 Februari 2019 12:59

Retribusi Baliho Berharap dari Pihak Ketiga

TARAKAN– Di musim kampanye Pemilu 2019 ini, ternyata tak memberi…

Senin, 18 Februari 2019 12:57

Ajukan Anggaran Rp 10 M ke Provinsi

TARAKAN - Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang…

Senin, 18 Februari 2019 12:56

Hanya Dimanfaatkan Politikus

TARAKAN - Buruknya kondisi jalan sudah dirasakan warga RT 15…

Senin, 18 Februari 2019 09:19

Pungli PTSL, DPR RI Sebut Ketua RT

TARAKAN – Pungutan liar (pungli) dalam pengurusan Pendaftaran Tanah Sistematik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*