MANAGED BY:
SELASA
21 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 24 Januari 2019 13:57
Pengelola Parkiran Speedboat Belum Jelas
BELUM JELAS: Pengelola parkiran speedboat milik Pemprov Kaltara di Tanjung Buyu, tepatnya di seberang Pelabuhan Kayan II belum ditentukan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Diketahui sebelumnya, parkiran speedboat milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) di Tanjung Buyu, tepatnya di seberang Pelabuhan Kayan II, pembangunannya telah rampung sejak 2017 lalu.

Hanya saja, hingga kini parkiran senilai Rp 15 miliar yang dibangun melalui APBD Kaltara, ternyata belum belum memiliki kepastian siapa satuan kerja yang akan mengelola perparkiran tersebut. Belakangan ini diketahui sudah diserahterimakan dari pelaksana ke Pemprov Kaltara. Diketahui, parkiran tersebut dilengkapi dengan gudang, rumah atau pos jaga dan tangki bahan bakar minyak (BBM).

Hal ini pun diakui oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kaltara, Taupan Majid saat dikonfirmasi awak media Radar Kaltara. Dikatakannya, belum adanya kepastian tentang siapa pengelola parkiran speedboat itu dikarenakan saat ini dilakukan koordinasi dengan sekretariat provinsi (setprov) dalam hal ini Biro Umum.

“Penyebab lainnya yaitu juga dikarenakan sempat adanya perubahan tanggal pada telaah staf. Itulah, sampai saat ini prosesnya masih belum rampung,’’ ungkapnya saat ditemui di sela-sela acara Rakordal di Gedung Gadis, Pemprov Kaltara.

Namun, lanjutnya, menurut Taupan-sapaan akrabnya, bahwa parkiran speedboat itu ke depannya lebih pantas bagian Biro Umum yang mengelola. Sebab, nantinya seluruh speedboat di Kaltara itu seperti speedboat Kaltara 1, 2 dan 3 itu akan dijadikan satu pada parkiran itu. Oleh karenanya, ini lebih kepada bagian umum nantinya.

“Tetapi jika nanti digunakan sebagai lokasi memarkir speedboat operasional organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kaltara, pengelolaannya berada di Disbub Kaltara. Hal itu sesuai dengan perencanaan awal pembangunan,’’ ujarnya.

“Dan kalau kami yang mengelola juga. Maka kami harus bentuk UPTD, karena pengelolaannya juga harus lebih profesional,” timpalnya.

Disinggung mengenai target penyelesaian perkara pengelolaan dan fungsi parkiran speedboat terselesaian saat ini. Pihaknya mengaku masih belum dapat memberikan kepastian. Karena kebijakan juga nantinya ada pada Gubernur. Disamping pihaknya akan terus menjalin koordinasi dengan pihak Biro Umum.

“Kalau kami berharap mudahan bisa tahun ini terselesaikan. Dan tentunya berfungsi sebagaimana mestinya,’’ katanya.

Seperti diketahui sebelumnya, OPD yang memiliki speedboat operasional yaitu Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Menurut dia, akan lebih baik jika seluruh speedboat operasional diparkirkan di satu tempat. Selain untuk keamanan juga memudahkan koordinasi saat pemprov sedang melaksanakan kegiatan besar.

“Dishub biasanya jadi koordinator transportasi, jadi kalau kumpul satu tempat mudah koordinasinya. Sekarangkan mencar-mencar,” ujar dia.

Selain itu, Dishub juga dapat menyusun SOP akan penggunaan speeboat dan parkiran yang memiliki prosedur tetap. “Jadi kalau ada yang mau pinjam ada prosedurnya. Termasuk pemeliharaannya juga lebih terjaga,” pungkasnya.(omg)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*