MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 15 Januari 2019 13:16
Antisipasi Kosong, Terapkan Kartu Kendali
SEGERA BERLAKUKAN: Disperindagkop Tana Tidung berlakukan kartu kendali bagi masyarakat yang ingin membeli LPG 3 kilogram. RIKO / RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TANA TIDUNG – Kelangkaan liquified petroleoum gas (LPG) 3 kg sering terjadi. Tak jarang, kecurangan oleh yang dilakukan oknum pengecer untuk meraup untung besar. Mengantisipasi hal tersebut, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Tana Tidung akan menerapkan kartu kendali pengguna LPG.

Diungkapkan Kepala Seksi (Kasi ) Perlindungan Konsumen Disperindagkop dan UKM, Andi Burhan, pembagian kartu kendali LPG 3 kg, dilakukan Senin (14/1). Dimulai dari pangkalan Abdul dan Ilham di sekitaran Desa Tideng Pale ditambah dengan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tideng Pale Timur di Kecamatan Sesayap.  Menurutnya, dengan adanya pengaturan harga sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang dikeluarkan pada Peraturan Bupati (Perbup), agar ada penertiban kontinue selama beberapa bulan ke depan.  Meski demikian, banyak masyarakat masih mengeluhkan terkait adanya aturan dalam pembelian dimana masyarakat diharuskan membawa Kartu Keluarga (KK) dengan tujuan terjadinya pemerataan untuk 1 KK hanya boleh membawa 1 tabung saja selama pasokan tiba.

“Satu KK hanya boleh membeli 1 tabung saja setiap pasokan datang. Akan tetapi keluhan masyarakat masih terjadi sehingga diperlukan kartu kendali dalam pengaturan dan penertibannya,”jelasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya,  agar semuanya berjalan maksimal dan merata. Sehingga  dipastikan LPG  3 kg ini tepat sasaran. Sebelumnya terkait harga, sudah ditetapkan melalui HET dan wajib dipatuhi penyalur, sub penyalur dan kini dilanjutkan dengan kartu kendali.  Sementara itu, pasokan LPG 3 kg yang didatangkan dari Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) terkadang mengalami kendala dalam proses pengiriman dan perjalanannya.  Mulai dari akses jalan yang tidak mendukung saat cuaca buruk, kendala kendaraannya sehingga acapkali pasokan datang terlambat dan hal ini dianggap masyarakat sebagai kelangkaan. Padahal lanjutnya, itu bukan kelangkaan. Dan pihaknya tidak tinggal diam. Bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), pihak pemerintah melakukan penjagaan, penertiban secara berkala dengan harapan persoalan penyaluran elpiji benar-benar sampai ke tangan masyarakat dengan baik.  Tentunya yang merupakan penerima manfaat seharusnya.

Kemudian terkait pengendalian, nantinya bukan hanya LPG 3kg. Smeua item termasuk Bahan Bakar Minyak (BBM) mulai premium (bensin) sampai solar tanpa terkecuali akan ikut ditertibkan. Meski kenyataanya, ada saja yang pro dan aktif. “Tapi kami tetap pastikan peraturan berjalan sebagaimana mestinya. Suka maupun tidak suka karena tujuannya demi kepentingan bersama khususnya masyarakat yang selama ini terbebani dengan harga BBM, takarannya, harga dan lainnya terkait,”jelasnya.

Kendati ia tidak merinci berapa banyak kartu kendali yang akan dibagikan akan tetapi pihaknya akan memastikan kartu kendali ini sebagai solusi bagi masyarakat untuk mengambil pasokan tanpa adanya keluhan lagi. Persoalan keterlambatan dalam penyaluran lanjutnya, karena adanya kendala dalam setiap prosesnya sehingga diharapkan masyarakat bisa lebih bersabar sebab pihaknya akan terus memantau nantinya. 

Terpisah,  salah seorang warga Jalan Ahmad Yani (Ridwan (30) mengatakan, upaya kartu kendali dinilai kurang efektif.  Karena kelangkaan akan tetap terjadi jika menyoal perjalanan pendistribusian yang memakan waktu lama.

"Tentu saja kosong lagi selama masih di perjalanan pasti tabung kosong lagi. Kalau bisa jangan putus harus tetap ada LPG jadi mau pakai kartu kendali kalau tabung gas ini ga ada buat apa. Dan juga kalau bisa ASN jangan pakai tabung 3 kilogram. Sesuai instruksi Bupati kalau PNS dilarang pakai dan beralih 5 kilogram. Kenapa aturan itu tidak diterapkan mengingat tabung gas ini subsidi jadi kalau mau aman dan tidak langka terapkanlah aturan itu," pungkasnya. (*/rko/zia)

 


BACA JUGA

Selasa, 16 April 2019 11:15

Masa Tenang, Tertibkan Ribuan APK

TANA TIDUNG - Memasuki masa tenang Pemilu 2019, Badan Pengawas…

Selasa, 16 April 2019 11:14

Cegah Demam Berdarah, Lakukan Fogging

TANA TIDUNG - Terus mewabahnya penyakit Demam Berdarah Dengue DBD di…

Jumat, 12 April 2019 10:39

Ingatkan TNI, Junjung Tinggi Netralitas

TANA TIDUNG – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) VI Mulawarman…

Selasa, 09 April 2019 10:31

PTPS Harus Junjung Tinggi Netralitas

TANA TIDUNG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tana Tidung…

Senin, 08 April 2019 14:24

Disdukcapil Buka Pelayanan Sabtu dan Minggu

TANA TDUNG- Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tersisa 10 hari lagi…

Senin, 01 April 2019 11:05

Akhirnya Listrik Kembali Normal

TANA TIDUNG – UPTD PLN Cabang Tideng Pale memastikan kondisi…

Senin, 01 April 2019 10:54

Tata Cara Pencoblosan Terus Digencarkan

TANA TIDUNG - Frekuensi sosialisasi terus digencarakan oleh Komisi Pemilihan…

Kamis, 28 Maret 2019 10:57

Minim PJU, Rawan Kecelakaan dan Kriminalitas

TANA TIDUNG - Lampu penerangan Jalan Umum (PJU) di beberapa ruas…

Kamis, 28 Maret 2019 10:56

Cari Simpati Masyarakat Door to Door

TANA TIDUNG- Komisi Pemilihan Umum  (KPU) Kabupaten Tana Tidung mengingatkan…

Rabu, 27 Maret 2019 11:13

Pengawas TPS Harus Maksimal di Pemilu 2019

TANA TIDUNG - Guna meningkatkan tenaga fasilitator dalam memberikan pelatihan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*