MANAGED BY:
SELASA
23 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 14 Januari 2019 10:53
Penghuni Rumah Nyaris Jadi Korban
MEMADAMKAN: Sejumlah personel Disdamkar saat berusaha memadamkan api. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN - Kebakaran kembali terjadi di awal tahun 2019. Kali ini rumah sekaligus toko servis elektronik di Jalan Sei Sembilan, Nunukan Selatan, sekira pukul 10.40 Wita, Sabtu (12/1) habis diamuk si jago merah. Pemilik rumah bahkan nyaris jadi korban.

Keterangan salah seorang saksi mata, Yosi, sempat mendengar adanya ledakan kecil yang terjadi terus menerus. Dan  diduga dikarenakan sejumlah dipicu benda mudah terbakar seperti  kompresor, tabung gas dan barang elektronik lainnya yang ada di dalam toko tersebut. Beruntung tiak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

Yosi, saat di lokasi kejadian mengatakan, di dalam rumah ada satu orang penghuni yakni istri dari saudara M. Trisna, pemilik rumah sekaligus toko servis elektronik tersebut. Istrinya yang berada di dalam rumah tidak sadar saat api sudah mulai menjalar di atas rumahnya.

“Tidak tahu yang punya rumah, dia masih di dalam pas sudah ada api di atap rumahnya. Jadi tetangga yang panggil dia untuk keluar,” ungkap Yosi kepada pewarta harian ini, Sabtu (12/1).

Ledakan kecil yang sempat terjadi berulang kali, diakui Yosi sempat membuat warga setempat panik. Ditambah lagi, kabel listrik yang saat itu terbakar juga ikut meleduk seperti petasan kembang api. “Iya, ngeri sekali tadi ada ledakan, kabel listrik juga meledak-ledak seperti kembang api. Jadi tidak ada yang berani dekat bangunan. Saat itu, belum ada pemadam, listrik sepertinya juga masih menyala,” tambah Yosi.

Tidak lama kemudian, petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) pun tiba di lokasi. Petugas langsung mengoperasinya armada peredam api. Sayang, api sudah terlanjur meludeskan sebelah rumah korban yang bukan lain toko servis elektroniknya yang notabene terbuat dari kayu.

Kepala Disdamkar Nunukan, Abdul Karim mengatakan, menghadapi kebakaran pihaknya menurunkan setidaknya 6 unit armada baik dari Pos Nunukan Selatan, juga Nunukan Tengah. Api memang sudah membesar saat armada sampai di lokasi. “Jadi pemadaman hingga sampai pendinginan dilakukan kurang lebih selama setengah jam. Karena rumah tidak terlalu besar,” kata Karim sapaan akrabnya.

Atas insiden itu, tentunya Karim mengimbau tetap waspada terhadap terjadinya kebakaran yang bisa terjadi kapan saja baik karena kelalaian ataupun korsleting listrik. Ditambah lagi, keadaan dalam beberapa hari terakhir terus terjadi panas terik, tentunya berpotensi terjadi kebakaran di sejumlah lahan.

Terpisah, Kasubbag Humas Polres Nunukan, Iptu M. Karyadi mengatakan, pasca dilakukannya oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejumlah saksi telah dimintai keterangan. Belum bisa dipastikan penyebab pasti terjadinya kebakaran, namun diduga karena korsleting listrik.

Saat kejadian, pemilik toko servis elektronik tersebut sedang di bekerja di luar rumah. Hanya ada suami dan anaknya di rumah. Ia baru mengetahui setelah ditelepon sang istri. Atas insiden tersebut, kerugian diprediksi mencapai Rp 200 juta.

“Di lokasi sudah dipasang police line. Untuk sementara masih dalam penyelidikan personel di lapangan. Jadi kepastian belum bisa kita sampaikan, tapi dugaan sementara karena korsleting listrik,” singkat Karyadi. (raw/zia)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*