MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Januari 2019 14:37
Sengketa Lahan Pelabuhan Feri Temui Titik Terang
TITIK TERANG:Pelabuhan Feri di Ancam ini mangkrak dan mengalami kerusakan akibat tidak difungsikan setelah terjadi sengketa lahan. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Permasalahan sengketa lahan hingga menyebabkan mangkraknya Pelabuhan Feri di Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan mulai menemui titik terang antara masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Taupan Madjid mengatakan, titik terang yang dimaksud yaitu pihak masyarakat yang statusnya memiliki lahan. Yang mana, saat ini sudah merencanakan terkait hibah tanahnya untuk dijadikan jalan menuju Pelabuhan Feri. Artinya, Pelabuhan Feri yang sudah cukup lama mangkrak pasca pembangunan ke depan dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kami dari provinsi hanya turut membantu dalam memfasilitasi soal pembebasan lahan. Dan dari proses yang sudah ada, masyarakat setempat sudah setuju untuk merencanakan hibah lahan-lahan itu,” ungkap Taupan kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Dikatakan juga, dalam proses pendekatan kepada masyarakat sebagai pemilik lahan sendiri agar mau menghibahkan. Taupan menerangkan bahwa butuh suatu pendekatan yang lebih jauh. Tujuannya, agar masyarakat dapat memahami dan menerima dengan baik tentang apa yang menjadi rencana daerah dalam memfungsikan kembali Pelabuhan Feri yang diklaim nantinya dapat meningkatkan perekonomian masyarakat ke depannya.

“Kami harus mendatangi warga masyarakat yang memiliki lahan itu. Mungkin, dari cara itu dan niat baik sehingga sejauh ini dari proses yang ada membuahkan hasil yang baik juga,” ujarnya.

Lebih lanjut, dengan adanya titik terang itu. Maka, menurutnya tinggal bagaimana proses lanjutan pembangunan jalannya. Pasalnya, untuk menuju Pelabuhan Feri hingga saat ini belum ada akses jalan. Sehingga perlu adanya pembukaan jalan baru agar mobilisasi alat transportasi semakin lancar.

“Ini artinya tinggal stakeholder terkait untuk melanjutkan soal pembangunan jalannya. Yang jelas, sekali lagi untuk masalah sengketa lahan secara berangsur sudah mulai teratasi,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan, begitu juga persoalan robohnya dermaga tempat bersandarnya Kapal Feri itu. Menurutnya, itu merupakan kewenangaan kementerian terkait. Sehingga, pihaknya tak dapat berbicara lebih mendalam tentang teknis perbaikannya seperti apa nantinya.

“Itukan proyek kementerian. Di sini daerah hanya menyiapkan lahan agar benar-benar clean and clear. Meski, sebelumnya memang ada problem setelah dibangun justru lahan bermasalah,” ucapnya.

Namun, Taupan berharap dengan adanya langkah-langkah yang sudah dilakukan secara bersama ini. Maka, ke depan tidak ada lagi permasalahan yang terus berulang. Kemudian, Pelabuhan Feri dapat segera berfungsi. Mengingat, saat ini Kapal Feri masih menumpang di Pelabuhan Rakyat Desa Ardi Mulyo.

“Tentunya, kita akan terus melihat perkembangan di lapangan seperti apa. Dan harapan kami sudah tak ada permasalahan lagi. Perbaikan dermaga yang ambruk dan pembangunan akses jalan diharapkan segera dilangsungkan pasca proses hibah itu semua usai,” harapnya.

Ditambahkan Taupan juga, Pelabuhan Feri itu sebelumnya kerap dikunjungi hingga pejabat di tingkat pusat. Artinya, pelabuhan itu memang sudah seharusnya dapat difungsikan dengan baik. “Kunjungan itu tentu bertujuan agar pelabuhan itu segera berfungsi. Tugas kami ibarat sudah usai, tinggal proses ke tahap selanjutnya lagi,” tutupnya.

Sementara, sebelumnya dari kunjungan kerja (kunker) Kementerian Perhubungan RI di Kaltara yang meninjau pelabuhan Feri Ancam di Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara yang mangkrak akibat sengketa lahan beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan juga langsung bergerak untuk memfasilitasi penyelesaian permasalahan itu secara bersama Dishub Kaltara.

Bupati Bulungan, H. Sudjati mengakui, pembangunan ruas jalan penghubung menuju pelabuhan itu sangat penting. Sehingga pihaknya akan segera berkoordinasi dengan OPD terkait dalam hal penyelesaiannya.

Bupati pun mengakui dampak dari pelabuhan Feri, menurutnya memiliki peran strategis dalam mendongkrak perekonomian. Hanya, pihaknya menyayangkan sejauh ini minimnya koordinasi, sehingga pelabuhan itu tak difungsikan sebagaimana mestinya. “Begitu juga dalam kunjungan lalu ke sana (pelabuhan Feri Ancam). Surat tak ada masuk ke kami. Sehingga wajar kami tak ikut dalam rombongan ke lokasi,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berharap jika permasalahan mangkraknya pelabuhan itu dilanjutkan, maka ke depan perlunya koordinasi yang lebih intens lagi. Sehingga setiap perkembangan yang ada sama-sama saling mengetahui. “Intinya di sini koordinasi. Jangan karena ada permasalahan, baru dilakukan koordinasi,” tegasnya.

Sementara, seperti diketahui sebelumnya juga bahwa Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan, Wahju Satrio Utomo dalam kunjungannya ke Kaltara bertujuan untuk melihat langsung progress pembangunan infrastruktur pelabuhan, salah satunya di Kabupaten Bulungan.

Di Bulungan, Wahju melihat langsung kondisi pelabuhan feri di Sungai Ancam, Desa Ardi Mulyo, Kecamatan Tanjung Palas Utara. Irjen Kemenhub meminta pelabuhan yang belum rampung harus dituntaskan, termasuk pelabuhan feri di Sungai Ancam yang beberapa tahun terakhir sudah tidak ada kejelasan kelanjutan pembangunannya. (omg/eza)


BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:07

Durasi ML Jadi Tujuh Jam Sehari

TANJUNG SELOR - Pemadaman listrik yang terjadi sejak Februari lalu…

Kamis, 21 Maret 2019 11:03

Aksi 12 Kementerian Diundur

TANJUNG SELOR – Aksi percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM)…

Kamis, 21 Maret 2019 11:02

Bangun Ruang dan Alkes, Gunakan DAK Rp 16 Miliar

TANJUNG SELOR – Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019…

Kamis, 21 Maret 2019 11:00

Setahun Pembangunan PLTSa Harus Berprogres

TANJUNG SELOR – Sebelum penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKA) pembangunan…

Kamis, 21 Maret 2019 10:53

Rekam Biometrik, CJH Dilarang Keluar Kota

TANJUNG SELOR – Selama beberapa bulan ke depan Calon Jamah…

Kamis, 21 Maret 2019 10:51

Bandar Kupon Putih Berhasil Dibekuk

TANJUNG SELOR – Usahabandar kupon putih yang dijalankan AT berakhir…

Kamis, 21 Maret 2019 10:44

Jamin Keamanan, Polda Kerahkan Ribuan Personel

Jelang pelaksanaan pesta demokrasi 17 April mendatang, Kepolisian Daerah (Polda)…

Rabu, 20 Maret 2019 11:07

Rekrutmen Transparan, Seleksi JPT Terbuka

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Gubernur Kaltara Dr.…

Rabu, 20 Maret 2019 11:04

ASN Dilarang Ikut Naik Panggung

TANJUNG SELOR - Berbagai upaya terus dilakukan Badan Pengawasan Pemilihan…

Rabu, 20 Maret 2019 11:03

Utamakan Putra Daerah

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kaltara mempersiapkan kuota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*