MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Januari 2019 14:33
Sakit Kronis, Batal Kerja Jadi PMI

Karena Meninggal, Belum Genap Sebulan di Tawau

MENUJU PEMAKAMAN: WNI yang meninggal di Tawau, Malaysia rencana ingin mencari kerja sebagai PMI. KRI TAWAU UNTUK RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Warna Negara Indonesia (WNI), Muhammad Said (44) asal Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), meninggal di Tawau, Malaysia pada awal Januari lalu. Padahal rencana ingin bekerja sebagai pekerja buruh migran (PMI). Namun tidak kesampaian.

Kepala Fungsi Sosial dan Budaya, Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Firma Agustina mengatakan, untuk WNI bernama Muhammad Said pria asal Kora Parepare, telah ditangani. Karena kasus tersebut merupakan kasus rutin. “KRI Tawau telah menangani dengan cepat kasus tersebut, karena tak memiliki keluarga di Tawau, Malaysia saat meninggal,” kata Firma Agustina.

Pria tersebut baru saja datang dari Kota Parepare, rencana ingin mencari kerja di Tawau, Malaysia. Namun, karena mengalami sakit paru-paru dan dirawat di rumah sakit Tawau. Namun tak dapat diselamatkan saat dilakukan perawatan.

Diketahui Muhammad Said baru masuk ke Tawau, Malaysia dilihat dari paspor yang digunakan, belum genap sebulan. Dipastikan baru menginjakkan kaki di Tawau, Malaysia. Terakhir tinggal di Batu 1,5 Jalan Apas Tawau, sebelum dibawa ke rumah sakit. “Selalu ada kasus seperti ini, bukan baru kali ini. Jika dapat diketahui oleh KRI tentu cepat diberikan bantuan,” ujarnya.

Seperti yang dilakukan, KRI Tawau, Malaysia melakukan pencarian keluarga Muhammad Said hingga ke Kota Parepare dan di Tawau, Malaysia. Namun keluarga Muhammad Said ditemukan di Kota Parepare, tidak ada yang berada di Tawau, Malaysia.

Lanjut dia, yang ditemukan di Kota Parepare adalah kakak sepupu Muhammad Said. Saat dikebumikan, semua keluarga Muhammad Said dibawa ke Tawau, Malaysia. Tim Satgas KRI Tawau, Malaysia telah menyelesaikan proses hingga dilakukan penguburan. Mulai dari rumah sakit, jenasah dimandikan, dikafani dan disalatkan di Masjid Raya Tawau dan dimakamkan di tempat pemakamam umum (TPU) Islamiya pada 8 Januari lalu. Semua ditanggung oleh KRI Tawau, Malaysia. Bahkan saat seluruh proses dilakukan disaksikan oleh pihak keluarga. “Mantan istri, anak kandung dan kakak sepupu almarhum dan beberapa kerabat lainnya, ikut membawa jenazah hingga ke tempat penguburan,” tambahnya. (nal/fly)


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*