MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Januari 2019 14:20
PH: Dakwaan Primer dan Subsider Tak Terbukti
SIDANG LANJUTAN: Suasana sidang lanjutan terdakwa Silaban dengan agenda pembacaan duplik kemarin (10/1). ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Sidang oknum polisi yang terlibat kasus narkotika, Silaban, kembali berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan kemarin (10/1). Sidang berlangsung dengan agenda duplik yang disampaikan oleh penasehat hukum (PH) Silaban atas replik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Diketahui dalam sidang sebelumnya, JPU dalam repliknya tetap menyatakan menuntut Silaban dengan hukuman penjara 14 tahun, meski PH Silaban menyatakan kliennya tidak bersalah dan harus dibebaskan dari semua dakwaan yang disangkakan.

PH Silaban, Darwis Manunrung mengatakan, melalui duplik tersebut pihaknya kembali menguatkan nota pembelaannya kepada majelis hakim bahwa tuntutan yang diajukan oleh JPU kepada kliennya tidak terbukti. “Dakwaan baik primer dan subsider tidak ada yang terbukti sehingga harus dibebaskan,” kata Darwis.

Lebih lanjut dikatakan Darwis, pihaknya membantah terhadap pernyataan JPU yang menyatakan Silaban mangkir selama proses penyidikan. Menurutnya, selama proses penyidikan yang selalu mangkir adalah saksi dari Santi. “Terdakwa selalu konsisten sama keterangan sama polisi, bahwa terdakwa tidak pernah menerima uang dari Santi terkatai uang hasil penjualan sabu dan tidak pernah memberikan sabu kepada Santi,” imbuhnya.

Darwis juga menyampaikan bahwa saksi Asikan yang mangkir dari keterangan selama proses persidangan, mengaku lantaran merasa keterangannya selama persidangan tidak sesuai. Asikan juga sudah meminta penyidik mengubah keterangannya, namun sampai proses persidangan keterangan tersebut tidak diubah. “Kemudian mereka yaitu Santi, Asikin, dan Silaban, tidak pernah dikonfrontir selama dipenyidikan. Jadi keterangan mereka masing-masing,” jelas Darwin.

Terhadap keterangan Santi yang sempat berkomunikasi dengan Silaban, lanjutnya, dalam persidangan yang sudah berlangsung, Silaban mengakuinya. Hanya saja dalam komunikasi dan pertemuan Santi dan Silaban tidak membahas sabu-sabu. “Tidak ada menyebutkan barangnya apa dan harganya berapa. Jadi bagaimana kita mau simpulkan itu sabu-sabu,” bebernya.

Diketahui, dalam persidangan sebelumnya, Silaban mengakui ke rumah Santi hanya untuk mengambil jatah “preman” sebanyak Rp 150 ribu. Dari keterangan Santi dan Silaban juga didapati sangat bertolak belakang. “Kemudian tidak ada saksi yang lain melihat dan saksi Asikan juga tidak lihat dan tidak melihat ada sabu yang diserahkan. Sekarang tugas majelis hakim bagaimana. Kami harap bisa melihat ini,” imbuhnya. (zar/ash)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:29

Kampanye, Dilarang Menyoal Pancasila

TARAKAN - Jika pelaksanaan kampanye terbuka pada pemilihan kepala daerah…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:27

Kapolda: Jangan Bagi Berita Enggak Jelas Sumbernya

TARAKAN – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada pemilihan legislatif dan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:16

Akun FB Dipolisikan, Iwan Sebut Kritikan

TANJUNG SELOR - Sahabat Irianto Lambire melaporkan akun media sosial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Curi Motor Teman Sendiri

TARAKAN – Nekat membawa kabur motor teman sendiri, wanita berinisial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Pencuri Spesialis Waktu Subuh Dibekuk Polisi

TARAKAN – Anggota reskrim di Kepolisian Kawasan Sektor Pelabuhan (KSKP)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:12

Jalan Terbelah, Pengendara Resah

TARAKAN - Terlihat ada jalan nyaris terbelah 2 di Jalan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:38

“Aldy Melawan Kejahatan Tingkat Tinggi”

TARAKAN – “Iyaaa mamiku.” Diakhiri dengan emoji penuh cinta. Itulah…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:34

Pemadaman Bergilir, RSUD Tarakan Paling Terdampak

TARAKAN – Selama pemadaman listrik bergilir diberlakukan  keluhan tidak hanya…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:32

Tanpa Izin Edar, Produk Beku Disita

TARAKAN – Penindakan terhadap produk beku di salah satu gedung…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:27

Divonis Mati, Dua Terpidana Sabu 4 Kg Banding

TARAKAN- Usia divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*