MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Jumat, 11 Januari 2019 14:02
Jalankan Program Gerdema, Bupati Yakin Terjadi Perubahan
KUNJUNGAN KERJA: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si bersama rombongan disambut hangat warga dan ikut menari dalam penyambutan kunjungan kerja di Kecamatan Mentarang Hulu beberapa waktu lalu. AGUSSALAM SANIP/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan bahwa Gerakan Desa Membangun (Gerdema) bukan hanya sebuah konsep seorang Yansen, tapi konsep masyarakat yang dirinya aplikasikan dalam sebuah teori yang bernama Gerdema.

Maka dari itu, ia yakin apabila konsep tersebut dijalankan, maka akan terjadi perubahan. Hal itu pun ditegaskannya kembali dalam sebuah kesempatan akhir tahun 2018 lalu di hadapan masyarakat Kecamatan Mentarang Hulu. “Saya berpikir bahwa sesungguhnya Gerakan Desa Membangun itu bukan sebuah konsep Yansen, tapi konsep masyarakat yang saya aplikasikan dalam sebuah teori yang namanya Gerakan Desa Membangun,” tegasnya.

Diceritakannya, para profesor yang menguji dirinya saat mengambil program doktoral, sempat menanyakan apakah berani menerapkan konsep Gerdema tersebut dalam sebuah pemerintahan. “Saya tidak pernah berpikir menjadi Bupati. Sama sekali (tidak berpikir). Ada 9 profesor yang menguji saya, semua bertanya sama (berani tidak menerapkan Gerdema), karena keyakinan saya dengan konsep ini jalan, lalu mereka berkata kami yakin kamu bisa. Saya katakan ini bukan soal yakin, tapi kalau kita jalankan konsep ini, saya yakin akan terjadi perubahan,” ujarnya.

Oleh sebab itulah, ada penegasan darinya seperti yang ia selalu sampaikan. “Jadi, bukan tempat yang mengubah kita, tapi kitalah yang mengubah tempat,” ungkapnya.

Orang yang tinggal di hutan dan pedalaman, kata Bupati, selalu diidentikan dengan tertinggal. Namun, dengan konsep Gerdema, semua punya kesempatan yang sama, terutama membangun desanya masing-masing. Sehingga, saat ini, orang yag tinggal di pedalaman dan perbatasan tidak bisa disamaratakan bahwa tertinggal. “Saya katakan, mulai hari ini jangan lagi beranggapan bahwa orang yang tinggal di hulu, di hutan dan pedalaman itu tertinggal,” tukasnya. (ags/fly)


BACA JUGA

Jumat, 14 Juni 2019 10:47

Harmonis Ada Dalam RT Bersih

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si meminta untuk…

Jumat, 14 Juni 2019 10:45

Semua Harus Meningkatkan Kewaspadaan

MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengharapkan kepada…

Jumat, 14 Juni 2019 10:32

GKII Harus Mengaktualisasi Diri

MALINAU – Di hadapan ratusan peserta Seminar Pertumbuhan Gereja Kemah…

Kamis, 13 Juni 2019 12:19

Gereja Diharapkan Terlibat Mengelola Potensi Jemaat

MALINAU —  Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menegaskan kembali…

Kamis, 13 Juni 2019 12:17

Ingin Terus Bertumbuh, GKII Gelar Seminar

MALINAU — Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Daerah Malinau menggelar…

Kamis, 13 Juni 2019 12:14

Seminar Pertumbuhan GKII Dianggap Sangat Strategis

MALINAU - Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si menyampaikan ucapan…

Rabu, 12 Juni 2019 10:56

Pekan Pemuda GKII Malinau Digelar Di Desa Wisata Setulang

MALINAU – Diawali dengan tarian tradisional Dayak Kenyah, Pekan dan…

Rabu, 12 Juni 2019 10:53

Sebelum Musrenbang RT, Ketua RT Diberi Arahan

MALINAU – Pemerintah Kecamatan Mentarang bersama Lembaga Partisipasi Pembangunan dan…

Rabu, 12 Juni 2019 10:49

Tahun Depan, Penilaian Opini Sampai ke Desa

MALINAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau sejak beberapa tahun terakhir…

Selasa, 11 Juni 2019 16:02

Tingkat Kehadiran di OPD Banyak yang 100 Persen

MALINAU – Tak hanya peringatan sekadar peringatan akan ada inspeksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*