MANAGED BY:
JUMAT
24 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Januari 2019 15:17
Kurangi Sampah Plastik, Pemkot Siapkan Perwali
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Peredaran sampah plastik yang sudah semakin mengkhawatirkan lingkungan mengharuskan pemerintah berpikir lebih serius. Di Tarakan, berbagai jenis sampah plastik sering ditemukan. Sehingga mengurangi sampah plastik menjadi bagian yang penting untuk dilakukan.

Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan hal pertama yang akan dilakukan yakni mengurangi penggunaan sampah plastik. Dengan membuat peraturan wali kota, diharapkannya secara bertahap sampah, khususnya plastik akan semakin berkurang.

“Sebelum menerbitkan Perwali, akan dilaksanakan sosialisasi terlebih dahulu. Komunikasi terlebih dahulu kepada masyarakat di 20 kelurahan,” katanya.

Untuk sosialisasi akan dilakukan paling lama satu sampai dengan dua pekan dan nantinya akan diundang setiap masyarakat untuk berdialog terkait sampah plastik. Setelah itu, nantinya akan dilakukan penerbitan dari Perwali.

Pelaksanaan ini akan dilakukan secara bertahap, sampai pada saatnya seluruh masyarakat Tarakan siap untuk tidak menggunakan barang berbahan plastik. Dia berharap secepatnya dapat diterapkan, meski tidak 100 persen. Karena lebih baik adanya awal keinginan dan komitmen untuk memulai memerangi penggunaan terhadap plastik.

Untuk penerapannya, pihaknya nantinya akan menyiapkan tas yang dapat dimiliki setiap rumah tangga. Terutama untuk setiap ibu rumah tangga. “Karena mereka orang yang sering berinteraksi di pasar atau tempat perbelanjaan,” ungkapnya.

Sehingga diharapkan bisa setiap keluarga memiliki tas belanja ramah lingkungan yang bisa dibawa ke tempat perbelanjaan. Jadi tidak perlu lagi menggunakan plastik yang bisa menjadi sampah. Jika semua masyarakat bisa menerapkan hal ini, diyakininya pengurangan akan bisa dilakukan sampai pada saatnya ada Perwali yang mengaturnya. “Pada saatnya akan dilakukan pelarangan untuk menggunakan plastik yang bisa merusak lingkungan sekitar,” ucapnya.

Untuk saat ini dilakukan secara bertahap terlebih dahulu, secara awal. Sofian juga optimis, Tarakan ke depannya akan bisa bebas dari sampah plastik. Apalagi Tarakan sebagai kota pulau, penduduk yang semakin bertambah terus menerus dan bisa menghasilkan sampah yang sangat banyak.

“Jika tidak diatur dengan baik dan sedemikian rupa, maka bisa hidup dengan dikelilingi sampah. Efek kerusakan bukan hanya dirasakan manusia, tetapi juga terhadap lingkungan dan hewan,” jelasnya.

Pengurangan sampah plastik ini tentunya akan dimulai bukan hanya saat semua sudah siap saja, tetapi secara pelan-pelan harus langsung dilakukan. Karena seperti pemberlakuan sampah semesta yang dilakukan secara perlahan dan perlu waktu. Karena saat ini sudah mulai berjalan, meski harus lebih banyak dibina dan dikawal lagi.

“Kepedulian masyarakat sudah mulai tumbuh, jadi harus dimulai sekarang. Nanti saat sudah siap baru bisa diterbitkan pelarangannya,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, Supriono mengatakan, rencana Perwali yang nanti akan diterbitkan yakni pengurangan penggunaan plastik. Karena upaya yang dilakukan saat ini yakni mengurangi sampah plastik. Untuk itu, pihaknya juga akan menyediakan tas belanja yang mampu bertahan cukup lama untuk digunakan secara efektif yang dapat mengurangi sampah plastik.

“Apapun upaya yang dilakukan, yang pasti untuk mengurangi volume sampah plastik,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, selain menyusun Perwali juga akan menyusun Perwali tentang kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam perwali itu juga akan disusun target-target tentang sampah, mulai tahun 2018, sampai 2025. Yang diharapkan sampah akan berkurang hingga 30 persen.

“Mudah-mudahan sampah khususnya plastik bisa dikurangi, sehingga target dari 30 persen bisa lebih banyak dikurangi dan akan menuju Tarakan sebagai kota yang bebas sampah,” jelasnya.

Begitu juga untuk penggunaan kantong plastik untuk membungkus sampah yang ada di lingkungan, harus mulai dikurangi. Bisa dengan menggunakan ember cat yang sudah tidak digunakan, untuk dapat menaruh di setiap lingkungan. Sehingga bisa digunakan lama dan mengurangi penggunaan kantong plastik.

“Ini sudah dilakukan oleh masyarakat di lingkungan Kampung Satu, di kawasan Pepabri. Di mana masyarakatnya menyiapkan tong sampah sekaligus ada tutupnya di setiap rumah. Jadi lebih hemat dan tidak perlu mengotori lingkungan dengan kantong plastik,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Jumat, 24 Mei 2019 10:48

Ditolak Negeri, Menyerah di Swasta

TARAKAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tarakan pada Selasa…

Jumat, 24 Mei 2019 10:46

Koalisi Diprediksi Berubah Total

TARAKAN – Peta koalisi dari Pilgub 2015 diprediksi bakal berubah…

Jumat, 24 Mei 2019 10:46

Nuansa Berbagi Hangatkan Buka Puasa Bersama

Marhaban ya Ramadan. Suasana syahdu dan penuh keceriaan mewarnai buka…

Jumat, 24 Mei 2019 10:45

MMT Berbagi dan Beri Promo Ramadan

Kebersamaan karyawan dan para pimpinan PT Motor Mega Tano (MMT)…

Jumat, 24 Mei 2019 10:44

Hindari Calo Uang Kecil, BI Siapkan Kas Keliling

SELASA (21/5) pukul 16.00 WITA, Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia…

Jumat, 24 Mei 2019 10:29

PH Minta Tersangka Dibebaskan

TARAKAN – Sidang praperadilan perkara sabu tangkapan Badan Narkotika Nasional…

Jumat, 24 Mei 2019 10:28

Wanita Pemilik H5 Dituntut Satu Tahun Penjara

TARAKAN – Wanita pemilik dua butir pil Happy Five (H5)…

Jumat, 24 Mei 2019 10:25

Menanti Jalan Disemenisasi

TARAKAN – Sembari menunggu bantuan perbaikan melalui program Musyawarah Perencanaan…

Jumat, 24 Mei 2019 10:25

Malam Ini Cari Keringat di Rute Perkotaan

TARAKAN – Malam ini (24/5) para goweser akan kembali menguras…

Kamis, 23 Mei 2019 13:59
Pilkada Kaltara

Karena Faktor Ini, Udin Hianggio Masih Pikir-Pikir Maju Lagi

TARAKAN - Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Udin Hianggio…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*