MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Januari 2019 15:17
Kurangi Sampah Plastik, Pemkot Siapkan Perwali
ILUSTRASI/INT

PROKAL.CO, TARAKAN – Peredaran sampah plastik yang sudah semakin mengkhawatirkan lingkungan mengharuskan pemerintah berpikir lebih serius. Di Tarakan, berbagai jenis sampah plastik sering ditemukan. Sehingga mengurangi sampah plastik menjadi bagian yang penting untuk dilakukan.

Wali Kota Tarakan, Sofian Raga mengatakan hal pertama yang akan dilakukan yakni mengurangi penggunaan sampah plastik. Dengan membuat peraturan wali kota, diharapkannya secara bertahap sampah, khususnya plastik akan semakin berkurang.

“Sebelum menerbitkan Perwali, akan dilaksanakan sosialisasi terlebih dahulu. Komunikasi terlebih dahulu kepada masyarakat di 20 kelurahan,” katanya.

Untuk sosialisasi akan dilakukan paling lama satu sampai dengan dua pekan dan nantinya akan diundang setiap masyarakat untuk berdialog terkait sampah plastik. Setelah itu, nantinya akan dilakukan penerbitan dari Perwali.

Pelaksanaan ini akan dilakukan secara bertahap, sampai pada saatnya seluruh masyarakat Tarakan siap untuk tidak menggunakan barang berbahan plastik. Dia berharap secepatnya dapat diterapkan, meski tidak 100 persen. Karena lebih baik adanya awal keinginan dan komitmen untuk memulai memerangi penggunaan terhadap plastik.

Untuk penerapannya, pihaknya nantinya akan menyiapkan tas yang dapat dimiliki setiap rumah tangga. Terutama untuk setiap ibu rumah tangga. “Karena mereka orang yang sering berinteraksi di pasar atau tempat perbelanjaan,” ungkapnya.

Sehingga diharapkan bisa setiap keluarga memiliki tas belanja ramah lingkungan yang bisa dibawa ke tempat perbelanjaan. Jadi tidak perlu lagi menggunakan plastik yang bisa menjadi sampah. Jika semua masyarakat bisa menerapkan hal ini, diyakininya pengurangan akan bisa dilakukan sampai pada saatnya ada Perwali yang mengaturnya. “Pada saatnya akan dilakukan pelarangan untuk menggunakan plastik yang bisa merusak lingkungan sekitar,” ucapnya.

Untuk saat ini dilakukan secara bertahap terlebih dahulu, secara awal. Sofian juga optimis, Tarakan ke depannya akan bisa bebas dari sampah plastik. Apalagi Tarakan sebagai kota pulau, penduduk yang semakin bertambah terus menerus dan bisa menghasilkan sampah yang sangat banyak.

“Jika tidak diatur dengan baik dan sedemikian rupa, maka bisa hidup dengan dikelilingi sampah. Efek kerusakan bukan hanya dirasakan manusia, tetapi juga terhadap lingkungan dan hewan,” jelasnya.

Pengurangan sampah plastik ini tentunya akan dimulai bukan hanya saat semua sudah siap saja, tetapi secara pelan-pelan harus langsung dilakukan. Karena seperti pemberlakuan sampah semesta yang dilakukan secara perlahan dan perlu waktu. Karena saat ini sudah mulai berjalan, meski harus lebih banyak dibina dan dikawal lagi.

“Kepedulian masyarakat sudah mulai tumbuh, jadi harus dimulai sekarang. Nanti saat sudah siap baru bisa diterbitkan pelarangannya,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tarakan, Supriono mengatakan, rencana Perwali yang nanti akan diterbitkan yakni pengurangan penggunaan plastik. Karena upaya yang dilakukan saat ini yakni mengurangi sampah plastik. Untuk itu, pihaknya juga akan menyediakan tas belanja yang mampu bertahan cukup lama untuk digunakan secara efektif yang dapat mengurangi sampah plastik.

“Apapun upaya yang dilakukan, yang pasti untuk mengurangi volume sampah plastik,” ujarnya.

Dalam waktu dekat, selain menyusun Perwali juga akan menyusun Perwali tentang kebijakan dan strategi daerah dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Dalam perwali itu juga akan disusun target-target tentang sampah, mulai tahun 2018, sampai 2025. Yang diharapkan sampah akan berkurang hingga 30 persen.

“Mudah-mudahan sampah khususnya plastik bisa dikurangi, sehingga target dari 30 persen bisa lebih banyak dikurangi dan akan menuju Tarakan sebagai kota yang bebas sampah,” jelasnya.

Begitu juga untuk penggunaan kantong plastik untuk membungkus sampah yang ada di lingkungan, harus mulai dikurangi. Bisa dengan menggunakan ember cat yang sudah tidak digunakan, untuk dapat menaruh di setiap lingkungan. Sehingga bisa digunakan lama dan mengurangi penggunaan kantong plastik.

“Ini sudah dilakukan oleh masyarakat di lingkungan Kampung Satu, di kawasan Pepabri. Di mana masyarakatnya menyiapkan tong sampah sekaligus ada tutupnya di setiap rumah. Jadi lebih hemat dan tidak perlu mengotori lingkungan dengan kantong plastik,” pungkasnya. (*/naa/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 21:02

Selumit Membara, Dua Rumah Warga Diamuk Si Jago Merah

 TARAKAN - Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Selumit  perbatasan RT…

Jumat, 18 Januari 2019 12:23

Hasil Debat Pengaruhi Pilihan

TARAKAN – Aksi saling sindir mewarnai debat perdana pasangan calon…

Jumat, 18 Januari 2019 12:20

Lima Bulan Terakhir, Produksi Sampah Berkurang

TARAKAN - Meski Tempat Pembuangan Sampah (TPA) saat ini sangat…

Jumat, 18 Januari 2019 12:17

Ditemukan Dompeng, Diduga Milik Rustan

TARAKAN - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap warga…

Jumat, 18 Januari 2019 12:15

Dahlan Iskan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

SAMARINDA - Pers tak hanya sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:13

Sembilan ASN Melanggar, Diberikan Pembinaan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah melakukan pengawasan dan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:12

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan

TARAKAN - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada…

Jumat, 18 Januari 2019 11:43

Terdakwa Mengaku Hanya Iseng Membuat Video

TARAKAN – Terdakwa terduga terorisme yaitu Agus Salim mengungkapkan alasan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:24

Beli Sabu, Petani Rumput Laut Diamankan Anggota Marinir

TARAKAN – Dua pria yang diketahui merupakan petani rumput laut…

Jumat, 18 Januari 2019 10:32

Ilmu Kepemimpinan Harus Dimiliki Kepala Sekolah

TARAKAN - Panggilan menjadi seorang pemimpin di sekolah bukanlah hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*