MANAGED BY:
SENIN
17 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Januari 2019 15:16
Air Baku Minim, Jumlah Pelanggan Membengkak
DISTRIBUSI: Petugas PDAM Tirta Alam mengawasi pengolahan air baku sebelum didistribusikan. JOHANNY/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TARAKAN - Tingginya jumlah pelanggan PDAM Tirta Alam tidak sebanding dengan ketersediaan air baku yang ada saat ini. Sehingga tidak heran tiap tahunnya dihantui akan kekurangan air baku terutama di musim kemarau.

Dirut PDAM Tirta Alam mengatakan, saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Alam mencapai 27 ribu. Jumlah tersebut sudah masuk dalam ketegori kota besar. “Sudah capai 27 ribu dan jumlah pelanggannya akan terus bertambah, diperkirakan tahun 2019 bisa bertambah hingga 2 ribu, sementara kondisi air baku yang ada saat ini masih terbatas,” bebernya, Selasa (8/1).

Dirinya memperkirakan kebutuhan akan air baku Bumi Paguntaka mencapai 1,5 juta kubik, sementara saat ini bila ditotal air baku yang ada hanya sekitar 900 ribu kubik. “Kekurangan itu hanya bisa kita tutupi dengan air yang ada di sungai-sungai yang ada di Tarakan, itupun masih bisa dikatakan belum menjamin air baku kita cukup,” ungkapnya.

Sulitnya memenuhi kebutuhan air di Tarakan tidak lain dikarenakan kondisi geografisnya yang dikelilingi laut serta cuaca yang tak menentu. PDAM Tirta Alam bisa menjamin akan ketersediaan air baku bila ada puluhan embung lagi yang dibangun. Di mana saat ini air hujan yang ada di embung dan di sungai masih menjadi sumber air baku dalam membantu pendistribusian air ke pelanggan. “Kalau masih mengandalkan embung, setidaknya kita masih butuh 34 embung yang kapasitasnya 250 ribu kubik,” bebernya.

Namun untuk merealisasikan hal tersebut tidaklah mudah, karena masalah anggaran menjadi kendala untuk merealisasikan pembangunan embung baru. “Satu embung saja bisa mencapai Rp 150 miliar, bisa dibayangkan 34 embung bisa mencapai angka Rp 3 triliun,” ucapnya.

Terkait pembangunan infrastruktur sebagai penunjang pelayanan PDAM Tirta Alam menjadi lebih baik, pihaknya hanya bisa berharap adanya sumber anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Perlu diketahui PDAM Tirta Alam bukanlah perusahaan yang untung, semua pendapatannya kembali lagi diperuntukkaan untuk operasional mulai pembayaran gaji karyawan, perbaikan pipa, sewa genset, beli solar dan lain-lain. Jadi kalau soal untuk penambahan infrastruktur kita hanya bisa berharap adanya kucuran dana dari APBD ataupun APBN,” pungkasnya.

Persoalan ketersediaan air baku yang minim di Kota Tarakan ini juga menjadi perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara.

Guna memasok air baku, rencananya akan memanfaatkan sungai di Kecamatan Sekatak, Kabupaten Bulungan. Bahkan rencana itu telah diserahkan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR). Hal itu dilakukan karena DPUPR-Perkim tidak memiliki anggaran besar untuk merealisasikan rencana air baku itu.

Kepala Seksi Air Baku, DPUPR-Perkim Kaltara, Asbudin menjelaskan, untuk feasibility study (FS) atau studi kelayakan sebenarnya sejak beberapa tahun lalu telah rampung. “Saat ini untuk detail engineering design (DED) terus dikerjakan,” kata Asbudin beberapa waktu lalu.

Apabila DED itu telah rampung, tahap selanjutnya akan diserahkan ke Kemen-PUPR untuk dilakukan pengkajian lebih mendalam. Pada intinya Kemen-PUPR sudah memberikan lampu hijau kepada Pemprov Kaltara. “Jadi saat ini kami terus berkoordinasi dengan Kementerian PUPR,” bebernya.

Sebenarnya ada dua opsi yang akan dilakukan dalam memasok air baku ke Tarakan. Pertama, pipa dipasang di bawah laut dan kedua pipa dipasang di jembatan Bulungan-Tarakan. “Tapi saya tidak tahu opsi mana yang akan diambil Kementerian PUPR,” ujarnya.

Dikatakan, meskipun Kementerian PUPR sudah memberikan lampu hijau, namun untuk realisasinya akan membutuhkan waktu yang panjang, apalagi itu proyek yang sangat besar. “Kami tidak bisa berspekulasi, yang jelas akan membutuhkan waktu puluhan tahun untuk merealisasikan,” ujarnya.

Asbudin menambahkan, jika memang sudah terealisasi. Maka, tak hanya penduduk di Tarakan yang merasakan dampak air baku itu. Melainkan, warga di Sekatak pun merasakan hal yang sama. Sebab, dari debit air yang ada cukup dalam melayani pendistribusian air baku ke Tarakan dan Sekatak. “Kita tunggu saja bagaimana perkembangannya nanti ke depannya,” ujarnya.

Yang jelas saat ini DPUPR-Perkim akan terus berusaha agar pasokan air baku di Tarakan terpenuhi. Pemenuhan air baku di Tarakan sangat penting, mengingat di Tarakan kerap mengalami krisis air. “DPUPR-Perkim akan terus berusaha agar pemenuhan air baku dapat terpenuhi,” jelasnya. (jnr/eza)


BACA JUGA

Senin, 17 Juni 2019 12:25

Pengamat: Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi

PENGAMAT ekonomi menilai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tarakan…

Senin, 17 Juni 2019 12:24

Antusias Produk UMKM Menurun

TARAKAN – Pengembangan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM)…

Senin, 17 Juni 2019 12:23

Buat Pesanan Kaligrafi dan Lukisan di Balik Jeruji Besi

Narapidana (napi) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Tarakan mendapatkan keterampilan,…

Senin, 17 Juni 2019 12:22

Penumpang Jatuh Tak Ditemukan

TARAKAN - Pencarian atas laporan penumpang Kapal Lambelu yang hilang…

Senin, 17 Juni 2019 12:07

Asyik Bungkus Sabu, Digerebek Petugas

TARAKAN – IW, warga Jalan Hang Tuah RT 10 Kelurahan…

Senin, 17 Juni 2019 12:05

Baru Keluar Lapas, RN Dibekuk Lagi

TARAKAN - Baru saja tahun ini keluar dari Lembaga Permasyarakatan…

Senin, 17 Juni 2019 12:01

Gerah dengan Mitra yang Jualan di Atas HET

TARAKAN – Bulog Tarakan akan menindak tegas oknum pedagang yang…

Senin, 17 Juni 2019 12:00

BPS Mulai Persiapan Sensus Penduduk 2020

TARAKAN – Persiapan Sensus Penduduk 2020 sudah dilakukan tahun ini,…

Senin, 17 Juni 2019 11:58

BUMD Penyiaran Harapkan Bisa Menyumbang PAD

TARAKAN- Gagasan Wali Kota Tarakan dr. Khairul, M.Kes, untuk melakukan…

Senin, 17 Juni 2019 11:53

Manfaatkan Dampak Alam

TARAKAN - Banyaknya pasir dari erosi di beberapa wilayah perbukitan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*