MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Januari 2019 15:11
Andras Sengayan, Sajikan Nuansa Alam yang Masih Alami

Cerita Satu Malam Menikmati Indahnya di Andras Sengayan Kabupaten Malinau

DAYA TARIK: Andras Sengayan memiliki daya tarik tersendiri meskipun saat ini masih belum adanya ornamen-ornamen sebagai penunjangnya. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, Meski berada cukup jauh dari pusat kota. Desa Sengayan sejatinya memiliki salah satu objek wisata yang cukup menarik dan pantas untuk dikunjungi oleh wisatawan yaitu Andras Sengayan atau bebatuan di pinggir sungai dengan nuansa alam yang asri dan alami. Berikut liputannya.

RACHMAD RHOMADHANI

TERLETAK di Desa Sengayan, Kecamatan Malinau Selatan, Kabupaten Malinau. Andras Sengayan memiliki berjuta keindahan dan manfaat begitu besar bagi penduduk setempat khususnya.

Bagaimana tidak, suasana di Andras Sengayan tampak begitu alami. Kicauan burung liar yang hinggap di ranting pohon pun menjadi daya tarik tersendiri setiap pengunjung yang datang untuk sekedar bersantai ria.

Selain itu, pohon–pohon yang menjulang ke langit dengan dedauan yang lebat itu juga menambah rasa sejuk saat berada di bawahnya. Tak sampai di situ,  jika cuaca bersahabat, air di Sungai Sengayan itu juga menjadi daya tarik tersendiri. Ditambah dengan ombak dari derasnya air yang membentur bebatuan (giram), sehingga membuat arus sungai menjadi beragam keindahannya.

Dan kala itu penulis awak media Radar Kaltara (Radar Tarakan Group) berkesempatan secara langsung menikmati indahnya Andras Sengayan saat mengikuti kunjungan kerja (kunker) Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si. Bahkan, hingga menginap dalam satu hari satu malam. Artinya, begitu banyak kisah dan kejadian yang terjadi selama kurun waktu itu.

Meski, diakui pada momen penulis berada di lokasi cuaca sangat tidak bersahabat. Yang mana, akibat derasnya hujan dikala malam hari, membuat air sungai menjadi coklat. Namun, Andras Sengayan ibarat tak ingin membuat pengunjung kecewa.

Pasalnya, pada saat sore hari hingga menjelang waktu Magrib tiba. Langit di Andras Sengayan memberikan warna sunset begitu indah. Sehingga itu membuat sejenak rasa hati menjaadi gembira tatkala di lokasi terobati.

Karena saat itu bisa sekaligus mengambil dua momen. Pertama, momen menikmati suasana sunset disertai background Andras Sengayan. Kedua, kicauan burung ibarat sebuah musik nan merdu turut mengiringi.

Hanya saja, bagi masyarakat setempat di Desa Sengayan, Sungai Sengayan khususnya itu menjadi tempat yang begitu dijaga. Ini dikarenakan di sungai itu mereka dapat beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari mencuci pakaian hingga mandi.

Sedangkan, bagi kalangan pria di Sungai Sengayan itu dijadikan salah satu tempat mencari nafkah. Yang mana, mereka bisa menggunakan perahu kecilnya untuk menjala udang ataupun ikan-ikan di sungai itu. Dan hasilnya tentu bisa menjadi lauk pauk bagi anak dan istrinya di rumah yang tengah menunggu.

Arifin Liah selaku Kepala Desa (Kades) Sengayan ini pun membenarkan tentang segala keindahan dan ladang nafkah dari Andras Sengayan tersebut. Menurutnya, memang sebuah berkah karena beberapa tahun lalu dirinya secara langsung menemukan lokasi Andras Sengayan nan indah itu.

“Ini tak sengaja juga menemukannya. Karena memang saat itu saya tengah mencari lokasi-lokasi baru yang cocok untuk dijadikan pemukiman. Nah, ternyata daerah ini yang berdasarkan hasil survei cocok,” ungkapnya di sela-sela menikmati Andras Sengayan juga.

Lebih jauh dikatakan, ke depan pihaknya mengaku akan mengembangkan lebih jauh Andras Sengayan ini menjadi salah satu objek wisata di desanya. Sehingga pengunjung dapat lebih nyaman dalam menikmati Andras Sengayan sendiri. “Ini wacana kami ke depan untuk dikembangkan. Dan masyarakat sejauh ini memberikan respon yang baik dari program yang akan dilaksanakan pihak desa,” ujar Arifin sapaan akrabnya.

Disebutkan juga, pengembangan itu misalnya adanya ornamen-ornamen di sekitar lokasi Andras Sengayan. Bisa dalam bentuk gazebo ataupun lainnya yang memiliki manfaat bagi pengunjung. “Intinya nanti pengunjung bisa bersantai ria menikmati suasana alam di Andras Sengayan,” ucapnya.

Sementara, Asie Mika salah seorang pengunjung dan fotografer bersama rekan-rekannya saat itu tampak begitu menikmati suasana alam. Tentunya, sembari berbekal kamera DSLR yang dimilikinya, beberapa momen di Andras Sengayan pun diabadikan.

Sedangkan, penulis pun tak tertinggal untuk turut mengabadikan setiap momen yang ada. Utamanya, aktivitas masyarakat setempat saat hendak naik di perahu kecilnya. Kemudian, anak-anak yang dengan asyiknya mandi dan lain sebagainya. “Poto dulu–poto dulu,” teriak anak-anak kecil sembari melompat di Sungai Andras itu.

Dan untuk momen malam harinya pun tak kalah menariknya. Yang mana, dengan adanya bebatuan di sepanjang Sungai Sengayan, kala itu dijadikan momen untuk bersama membakar ikan, daging dan lain sebagainya oleh para pengunjung.

Sehingga di sepanjang Sungai Sengayan terdapat beberapa titik api tempat bakar ikan, daging dan lainnya. Dan penulis sendiri tak sadar karena asyiknya menikmati malam itu sudah menginjak waktu di tengah malam. Sehingga sebagian pengunjung berlayar di ‘pulau kapuk’ alias bermimpi. Namun, sebagian tetap saling berbagi cerita, termasuk penulis sendiri.

Namun, dari kisah satu hari satu malam itu, sekalipun Andras Sengayan masih belum secara konkret dijadikan objek wisata. Tapi, itu sudah menjadi daya tarik tersendiri. Penulis pun turut menikmati indahnya suasana alam yang masih alami itu.(***/fly)


BACA JUGA

Rabu, 26 Juni 2019 10:16

Kaltara Terus Digempur Narkotika

TANJUNG SELOR – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) setiap tahunnya…

Rabu, 26 Juni 2019 10:13

Gubernur: SPCP IPDN Akuntabel dan Kompetitif

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie…

Rabu, 26 Juni 2019 10:11

Gubernur Kaltara Ajak Gubernur Kaltim Berjuang

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie merespons…

Rabu, 26 Juni 2019 10:08

Tak Semua Perusahaan Masuk Proper

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup…

Rabu, 26 Juni 2019 10:06

Lebih Dekat Bersama Benny Sudarsono Pj PN Tanjung Selor

Benny Sudarsono merupakan pria kelahiran Jakarta, 14 Desember 1978. Dan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:48

Disdukcapil ‘Diserbu’ Orang Tua dan Peserta Didik Baru

TANJUNG SELOR – Berbagai persyaratan ditetapkan pada penerimaan peserta didik…

Selasa, 25 Juni 2019 09:43

LP2B dan Resapan Air Harus Tetap Terlindungi

TANJUNG SELOR - Pemerintah harus tetap berkomitmen untuk melindungi dan…

Selasa, 25 Juni 2019 09:42

Keterbatasan Fisik Jadi Motivasi Pelajar SLB

Kreativitas pelajar di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tanjung Selor ibarat…

Senin, 24 Juni 2019 12:06

Masalah Lingkungan di Ibu Kota Serius

TANJUNG SELOR – Acap kali terjadi musibah banjir sejak beberapa…

Senin, 24 Juni 2019 12:05

Tegaskan Dana Iuran Digunakan Semestinya

TANJUNG SELOR - Hasil penarikan dana iuran yang diperoleh dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*