MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Januari 2019 14:23
Bupati Respons Positif Wacana Dibentuknya Desa Budaya
MEMBERI MOTIVASI : Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si saat memberikan semangat kepada masyarakat Desa Loreh yang akan menjadi desa budaya. RACHMAD RHOMADHANI/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si merespons positif akan dibentuknya wacana desa budaya di Desa Loreh, Kecamatan Malinau Selatan. Menurut Bupati, dengan melihat semangat dan motivasi masyarakat di Desa Loreh, pihaknya meyakini ke depan apa yang diharapkan masyarakat dapat tercapai.

“Saya tentu bangga dan bahagia akan niat dari masyarakat Desa Loreh yang ingin menjadikan desa budaya ini,’’ ungkap Bupati.

Apalagi, lanjutnya, dengan ditampilkannya kembali Datun Julud. Hal itu tentu menjadi bukti keseriusan masyarakat dalam capaian ke desa budaya. Sebab, untuk menuju desa budaya, masyarakatnya harus ikut terlibat lebih jauh akan budaya itu sendiri. “Datun Julud atau pawai budaya ini bisa menjadi daya tarik. Dan bagi saya, ini salah satu bentuk keseriusan masyarakat di Desa Loreh,’’ ujarnya.

Namun, lebih jauh dikatakan Bupati, untuk menjadi desa budaya, desa tersebut harus punya ciri khas yang unik hingga masyarakat di luar timbul rasa ingin mengunjungi desa itu. Kemudian, alat musik dan pakaian adat serta budaya serta adat istiadat juga perlu sebagai penunjangnya. “Alat musik itu harus benar dimainkan. Bukan dengan bantuan kaset atau sejenisnya,” jelasnya.

Bupati pun yakin Desa Loreh sudah benar-benar layak. Karena Bupati melihat secara langsung  bahwa masyarakat setempat sudah melakukan tahapan demi tahapan dalam menjadikan desa budaya. “Tapi tetap saya minta seluruhnya untuk saling bersatu dalam satu misi. Tidak boleh satu dengan yang lainnya saling ego atau lainnya,” pesannya.

Dikatakannya juga, masyarakat Des Loreh harus punya suatu komitmen yang kuat. Tentunya, atas nama Pemkab Malinau telah mendukung sepenuhnya akan wacana ini. Tinggal bagaimana desa sendiri untuk terus melanjutkan setiap tahapan yang ada. “Untuk menuju desa budaya butuh proses. Tapi, sekali lagi saya yakini di Desa Loreh mampu melakukannya dengan baik,” ungkapnya. (omg/ash)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*