MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 14:09
30 Persen Masyarakat Belum Miliki Jamban, Lalu Bokernya Dimana?

Melihat Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat di Empat Kabupaten

TIDAK SEHAT: Salah satu potret jamban tidak layak milik warga di Selumit Pantai, Tarakan Barat. DOKUMENTASI PAMSIMAS III

PROKAL.CO, Temuan mengejutkan dari petugas yang tengah menggarap program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) di Kalimantan Utara (Kaltara). Per tanggal 7 Januari, 30 persen masyarakat di empat kabupaten belum mengakses dan memiliki jamban keluarga atau masih membuang air besar di sembarang tempat. Padahal sanitasi yang buruk dan air yang tidak bersih menjadi jalan penularan penyakit.

----

STBM sejatinya  bertujuan untuk membantu masyarakat dan institusi lokal dalam pencegahan penyakit. Mulai dari perubahan perilaku menuju perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), dan peningkatan akses sanitasi dasar.

Hanya 69,2 persen masyarakat di empat kabupaten, tidak termasuk Tarakan yang memiliki akses sanitasi yang baik. Data tersebut menunjukkan masih tingginya kesenjangan dalam menuju Universal Akses sanitasi 100 persen. Masih banyak yang belum mengakses dan memiliki jamban keluarga.

“Rawan penyakit bagi 30 persen itu. Makanya kami mengajak semua lapisan masyarakat agar menerapkan STBM dan PHBS dalam kehidupan sehari-hari,” ujar STBM Province Specialist Program Pamsimas III Siti Hadijah, kemarin (8/1).

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) III adalah program pemerintah dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota. Selain Bank Dunia, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, PUPR,  Bappenas, Australian Aid.

“Kami berusaha memfasilitasi masyarakat untuk terus meningkatkan akses terhadap fasilitas air minum dan sanitasi. Ada dua agenda nasional dalam peningkatan cakupan penduduk terhadap pelayanan air minum yang aman dan sanitasi yang layak dan berkelanjutan, yaitu air bersih untuk rakyat, dan STBM atau sanitasi total berbasis masyarakat ini,” sebutnya.

Sejak program Pamsimas III mulai melakukan intervensi di Kaltara pada 2017 lalu, dinas kesehatan di semua kabupaten telah melakukan kegiatan pemicuan community-led total sanitation (CLTS) di semua desa sasaran dan desa calon sasaran sebanyak 166 desa. “Masyarakat dipicu agar mempunyai kesadaran sendiri untuk melakukan praktik buang air besar secara terfokus, mengingat saat ini pemerintah tidak lagi memberikan bantuan langsung kepada masyarakat terkait pembangunan jamban pribadi, sehingga masyarakat harus menyediakan jamban untuk diakses oleh keluarganya,” terangnya.

Dari total desa yang telah dipicu, desa yang sudah setop dari buang air besar sembarangan (SBS) misalnya di Bulungan baru 6 SBS desa dari 35 desa yang dipicu. Kemudian Malinau baru 2 desa SBS dari 48 desa yang telah dipicu. Nunukan belum ada desa SBS dari 48 desa yang dipicu. Sementara Tana Tidung baru 1 desa SBS dari 30 desa yang telah dipicu.

“Harapannya semua masyarakat desa sasaran Pamsimas III yang telah dipicu oleh petugas sanitarian puskesmas secepatnya bisa mengubah perilaku untuk buang air besar secara terfokus di jamban,” imbuhnya.

Musim penghujan, kuman dan bakteri dari tinja manusia yang bertebaran yang diakibatkan buang air besar sembarangan bisa cepat menyebar dibawa terbang oleh lalat dan hinggap di makanan. Paling mudah kemunculan diare. “Untuk itu  mari kita semua  masyarakat Kaltara agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ajaknya. (lim)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Januari 2019 21:02

Selumit Membara, Dua Rumah Warga Diamuk Si Jago Merah

 TARAKAN - Kebakaran hebat terjadi di Kelurahan Selumit  perbatasan RT…

Jumat, 18 Januari 2019 12:23

Hasil Debat Pengaruhi Pilihan

TARAKAN – Aksi saling sindir mewarnai debat perdana pasangan calon…

Jumat, 18 Januari 2019 12:20

Lima Bulan Terakhir, Produksi Sampah Berkurang

TARAKAN - Meski Tempat Pembuangan Sampah (TPA) saat ini sangat…

Jumat, 18 Januari 2019 12:17

Ditemukan Dompeng, Diduga Milik Rustan

TARAKAN - Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap warga…

Jumat, 18 Januari 2019 12:15

Dahlan Iskan: Pers Itu Lembaga Perjuangan

SAMARINDA - Pers tak hanya sekadar pekerjaan yang dapat dijadikan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:13

Sembilan ASN Melanggar, Diberikan Pembinaan

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah melakukan pengawasan dan…

Jumat, 18 Januari 2019 12:12

Jadwal Ujian Nasional Dimajukan

TARAKAN - Pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) yang akan diselenggarakan pada…

Jumat, 18 Januari 2019 11:43

Terdakwa Mengaku Hanya Iseng Membuat Video

TARAKAN – Terdakwa terduga terorisme yaitu Agus Salim mengungkapkan alasan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:24

Beli Sabu, Petani Rumput Laut Diamankan Anggota Marinir

TARAKAN – Dua pria yang diketahui merupakan petani rumput laut…

Jumat, 18 Januari 2019 10:32

Ilmu Kepemimpinan Harus Dimiliki Kepala Sekolah

TARAKAN - Panggilan menjadi seorang pemimpin di sekolah bukanlah hal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*