MANAGED BY:
KAMIS
27 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 13:53
Dapat Tambahan ASN, Honorer Dikurangi

Rasionalisasi dan Efesiensi, P3K Belum Diterapkan

Irianto Lambrie. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini berkurang. Dikarenakan, Pemprov Kaltara mendapatkan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) usai pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie menyampaikan, kebijakan terhadap tenaga honorer saat ini dilakukan pengurangan. Alasanya, rasionalisasi dan efisiensi dilakukan Pemprov Kaltara.

“Terjadi pengurangan. Selain karena rasionalisasi juga karena ada tambahan PNS yang lulus baru-baru ini,” ucap Irianto Lambrie kepada Radar Kaltara, Selasa (8/1).

Lanjutnya, perpanjangan kontrak terhadap tenaga honorer tetap dilakukan. Sebab, sampai saat ini untuk memenuhi kebutuhan pegawai belum dapat dilakukan.

Namun, perpanjangan kontrak juga tidak dapat dilakukan begitu saja. Bagi tenaga honorer yang perilakunya kurang baik, tidak melaksanakan tugas, malas masuk kantor tentunya kontrak tidak akan diperpanjang.

Dikarenakan, berkaca pada aturan ASN saja bisa diberhentikan dari jabatannya jika tidak memiliki integritas. “Jangankan yang honerer yang pegawai saja bisa diberhentikan. Dan tergantung perilaku juga, jika malas masuk kantor bisa diberhentikan OPD tempatnya,” tegasnya.

Sedangkan, terkait Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49/2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) belum dapat dilaksanakan di Kaltara. Lantaran, kebutuhan terhadap tenaga tidak terlalu mendesak seperti daerah lain.

“Untuk Kaltara sebagai provinsi baru tidak dapat. Sebab, diperuntukkan untuk provinsi yang sudah padat. Dan untuk P3K sendiri diperuntukkan bagi orang yang memiliki kekhususan bukan honoroer biasa. Misalnya bisa bergelar doktor dan S2,” tambahnya.

Dengan P3K proses yang harus dilaksanakan tak jauh berbeda dengan seleksi CPNS. Prosesnya, diusulkan ke pusat dengan jumlah formasi yang dibutuhkan. Lantaran, antara ASN dan P3K yang membedakan hanya hak pensiun. Sedangkan, kedudukan sama. “Boleh diberikan jabatan seperti kepala dinas,” pungkasnya. (akz/zia)

 


BACA JUGA

Kamis, 27 Juni 2019 10:37

Dua Warga Tarakan Diringkus BNN

TANJUNG SELOR – Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Badan…

Kamis, 27 Juni 2019 10:35

Perbaikan Jalan Salimbatu Tersisa 10 Km

TANJUNG SELOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menyebutkan bahwa perbaikan…

Kamis, 27 Juni 2019 10:33

Hindari Penyalahgunaan, 150 Ijazah Dimusnahkan

TANJUNG SELOR – Guna menghindari penyalahgunaan, sebanyak 150 blangko sisa…

Kamis, 27 Juni 2019 10:31

320 Orang Calon Praja Gugur di SKD

­TANJUNG SELOR – Dari 355 orang calon praja yang mengikuti…

Kamis, 27 Juni 2019 10:29

Pelaksanaan PPDB Disidak

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di…

Kamis, 27 Juni 2019 10:27

Lebih Dekat Bersama Benny Sudarsono Pj PN Tanjung Selor

Menjadi Penjabat (Pj) Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor, Benny Sudarsono…

Rabu, 26 Juni 2019 10:16

Kaltara Terus Digempur Narkotika

TANJUNG SELOR – Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) setiap tahunnya…

Rabu, 26 Juni 2019 10:13

Gubernur: SPCP IPDN Akuntabel dan Kompetitif

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), H. Irianto Lambrie…

Rabu, 26 Juni 2019 10:11

Gubernur Kaltara Ajak Gubernur Kaltim Berjuang

TANJUNG SELOR - Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Irianto Lambrie merespons…

Rabu, 26 Juni 2019 10:08

Tak Semua Perusahaan Masuk Proper

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*