MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 13:53
Dapat Tambahan ASN, Honorer Dikurangi

Rasionalisasi dan Efesiensi, P3K Belum Diterapkan

Irianto Lambrie. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini berkurang. Dikarenakan, Pemprov Kaltara mendapatkan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) usai pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie menyampaikan, kebijakan terhadap tenaga honorer saat ini dilakukan pengurangan. Alasanya, rasionalisasi dan efisiensi dilakukan Pemprov Kaltara.

“Terjadi pengurangan. Selain karena rasionalisasi juga karena ada tambahan PNS yang lulus baru-baru ini,” ucap Irianto Lambrie kepada Radar Kaltara, Selasa (8/1).

Lanjutnya, perpanjangan kontrak terhadap tenaga honorer tetap dilakukan. Sebab, sampai saat ini untuk memenuhi kebutuhan pegawai belum dapat dilakukan.

Namun, perpanjangan kontrak juga tidak dapat dilakukan begitu saja. Bagi tenaga honorer yang perilakunya kurang baik, tidak melaksanakan tugas, malas masuk kantor tentunya kontrak tidak akan diperpanjang.

Dikarenakan, berkaca pada aturan ASN saja bisa diberhentikan dari jabatannya jika tidak memiliki integritas. “Jangankan yang honerer yang pegawai saja bisa diberhentikan. Dan tergantung perilaku juga, jika malas masuk kantor bisa diberhentikan OPD tempatnya,” tegasnya.

Sedangkan, terkait Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49/2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) belum dapat dilaksanakan di Kaltara. Lantaran, kebutuhan terhadap tenaga tidak terlalu mendesak seperti daerah lain.

“Untuk Kaltara sebagai provinsi baru tidak dapat. Sebab, diperuntukkan untuk provinsi yang sudah padat. Dan untuk P3K sendiri diperuntukkan bagi orang yang memiliki kekhususan bukan honoroer biasa. Misalnya bisa bergelar doktor dan S2,” tambahnya.

Dengan P3K proses yang harus dilaksanakan tak jauh berbeda dengan seleksi CPNS. Prosesnya, diusulkan ke pusat dengan jumlah formasi yang dibutuhkan. Lantaran, antara ASN dan P3K yang membedakan hanya hak pensiun. Sedangkan, kedudukan sama. “Boleh diberikan jabatan seperti kepala dinas,” pungkasnya. (akz/zia)

 


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Investasi Industri Metanol 700 Juta USD

TANJUNG SELOR - Sejauh ini Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah…

Selasa, 19 Maret 2019 11:15

BAKAL SURPLUS SETRUM..!! Sungai di Kaltara Mampu Hasilkan 10.060 MW

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Selasa, 19 Maret 2019 11:12

Miliki Mapolda, SPN hingga RS Bhayangkara

Tepat 14 Maret 2018, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Drs. Indrajit,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:08

Jaga Kondusifitas, MRSF Ditunda Usai Pemilu

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara menunda pelaksanaan Millenial…

Selasa, 19 Maret 2019 11:06

Pelaksanaan MTQ Diawasi Bawaslu

TANJUNG SELOR - Pengamanan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat…

Senin, 18 Maret 2019 10:48

KIPI Diproyeksikan Jadi Perdagangan Dunia

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Senin, 18 Maret 2019 10:47

Lima Bulan, Revisi RTRW Harus Klir

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah…

Senin, 18 Maret 2019 10:46

Sukarela Tampilkan Pertunjukan dalam ‘Benuanta Menari’

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang kaya warisan seni dan budaya…

Senin, 18 Maret 2019 10:44

Balita Tenggelam di Sungai Kayan Ditemukan

TANJUNG SELOR – Setelah melakukan pencarian akhirnya informasi adanya anak…

Senin, 18 Maret 2019 10:43

Investor Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Para investor yang akan menanamkan modal di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*