MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 13:53
Dapat Tambahan ASN, Honorer Dikurangi

Rasionalisasi dan Efesiensi, P3K Belum Diterapkan

Irianto Lambrie. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) tahun ini berkurang. Dikarenakan, Pemprov Kaltara mendapatkan tambahan Aparatur Sipil Negara (ASN) usai pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018.

Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie menyampaikan, kebijakan terhadap tenaga honorer saat ini dilakukan pengurangan. Alasanya, rasionalisasi dan efisiensi dilakukan Pemprov Kaltara.

“Terjadi pengurangan. Selain karena rasionalisasi juga karena ada tambahan PNS yang lulus baru-baru ini,” ucap Irianto Lambrie kepada Radar Kaltara, Selasa (8/1).

Lanjutnya, perpanjangan kontrak terhadap tenaga honorer tetap dilakukan. Sebab, sampai saat ini untuk memenuhi kebutuhan pegawai belum dapat dilakukan.

Namun, perpanjangan kontrak juga tidak dapat dilakukan begitu saja. Bagi tenaga honorer yang perilakunya kurang baik, tidak melaksanakan tugas, malas masuk kantor tentunya kontrak tidak akan diperpanjang.

Dikarenakan, berkaca pada aturan ASN saja bisa diberhentikan dari jabatannya jika tidak memiliki integritas. “Jangankan yang honerer yang pegawai saja bisa diberhentikan. Dan tergantung perilaku juga, jika malas masuk kantor bisa diberhentikan OPD tempatnya,” tegasnya.

Sedangkan, terkait Peraturan Pemerintah (PP) nomor 49/2018 tentang manajemen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) belum dapat dilaksanakan di Kaltara. Lantaran, kebutuhan terhadap tenaga tidak terlalu mendesak seperti daerah lain.

“Untuk Kaltara sebagai provinsi baru tidak dapat. Sebab, diperuntukkan untuk provinsi yang sudah padat. Dan untuk P3K sendiri diperuntukkan bagi orang yang memiliki kekhususan bukan honoroer biasa. Misalnya bisa bergelar doktor dan S2,” tambahnya.

Dengan P3K proses yang harus dilaksanakan tak jauh berbeda dengan seleksi CPNS. Prosesnya, diusulkan ke pusat dengan jumlah formasi yang dibutuhkan. Lantaran, antara ASN dan P3K yang membedakan hanya hak pensiun. Sedangkan, kedudukan sama. “Boleh diberikan jabatan seperti kepala dinas,” pungkasnya. (akz/zia)

 


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 13:54

TBS Malinau Dijual ke Nunukan

MALINAU  - Petani kelapa sawit di Kabupaten Malinau belakangan ini…

Selasa, 15 Januari 2019 13:52

Terminal Tipe A Tunggu Restu Kemenhub

TANJUNG SELOR - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:49

Terapkan Metode Cara Membaca Wartawan

Membaca sebuah buku hingga saat ini masih menjadi kebiasaan yang…

Selasa, 15 Januari 2019 13:43

Sekprov: Jangan Jadikan Kaltara Batu Lompatan

TANJUNG SELOR - Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara), sudah tiga…

Selasa, 15 Januari 2019 13:41

Hari Ini Batas Akhir Pemberkasan

TANJUNG SELOR – Sesuai ketentuan yang ditetapkan, hari ini (15/1)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:40

Polda Bidik Prostitusi Online

TANJUNG SELOR - Aktivitas prostitusi menjadi atensi bagi Kepolisian Daerah…

Senin, 14 Januari 2019 15:19

Dua Kecamatan Krisis Listrik

NUNUKAN – Kecamatan Sebuku dan Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan…

Senin, 14 Januari 2019 15:17

Kajian Pemilihan Ibu Kota Belum Dianggarkan

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan sebagai Ibu Kota Kalimantan Utara…

Senin, 14 Januari 2019 15:16

Usulkan Jembatan Timbang ke Kemenhub

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) menyebutkan,…

Senin, 14 Januari 2019 15:15

Bermunculan Pedagang Dadakan hingga Pasar Durian Runtuh

Berbagai macam cara orang menyikapi musim buah tahun ini. Ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*