MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 13:47
Bendungan Mangkrak di Tengah Kebun
DIBIARKAN: Bendungan yang berada di RT 03, Desa Tanjung Karang, tak pernah digunakan untuk menyaring air bersih. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Proyek bendungan yang berada di rukun tetangga (RT) 03, Desa Tanjung Karang yang dibangun beberapa tahun lalu, kini kondisinya tak terurus lagi. Bahkan bisa dikatakan rusak parah.

Dari pantauan media ini, letak bendungan tersebut berada di tengah kebun kelapa sawit. Air sungai yang mengalir di bendungan itu cukup sedikit. Karena dikelilingi dengan kebun kelapa sawit. Kondisi bendungan pun telah retak.

Pada 2017 lalu, diketahui dilakukan pembuatan tebing sungai dengan anggaran Rp 1,8 miliar. Namun untuk bendungan tak dilakukan perbaikan, Padahal bendungan itu telah memiliki pipa dengan ukuran yang cukup besar untuk dilakukan penyaluran air.

Suradi, warga Desa Tanjung Karang yang berkebun di sekitar bendungan tersebut mengatakan, bendungan dibangun lebih dari dua tahun lalu. Namun hingga kini tak pernah difungsikan untuk masyarakat di Desa Tanjung Karang. “Bendungannya cukup kecil, kalau untuk menampung air kemungkinan tidak sanggup,” kata Sarudi.

Sebab, katanya, jika terjadi hujan deras, air sungai meluap dan lebih tinggi dibanding bendungan. Bahkan kondisi bendungan telah rusak. Terlihat jelas air mengalir dari bawah bendungan. “Sebaiknya ada perbaikan atau lanjutan pembangunan agar dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sebatik Timur, Mukhlis yang dikonfirmasi media ini belum mengetahui letak posisi bendungan tersebut yang berada di Desa Tanjung Karang RT 03. Karena selama ini ia tak pernah mendengar jika ada bendungan di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik. “Bendungan di mana itu RT 03, saya kurang tahu lokasinya,” kata Mukhlis.

Menurutnya, untuk di RT 03, Desa Tanjung Karang tidak ada bendungan. Karena di wilayah tersebut hanya aliran sungai kecil. Kemungkinan dulu ingin dijadikan bendungan, namun karena tidak memiliki aliran air yang bagus. “Iya kali ingin dibangun bendungan dulu, karena hanya ada sungai kecil di wilayah tersebut,” ujarnya. (nal/ash)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*