MANAGED BY:
JUMAT
22 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 13:47
Bendungan Mangkrak di Tengah Kebun
DIBIARKAN: Bendungan yang berada di RT 03, Desa Tanjung Karang, tak pernah digunakan untuk menyaring air bersih. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Proyek bendungan yang berada di rukun tetangga (RT) 03, Desa Tanjung Karang yang dibangun beberapa tahun lalu, kini kondisinya tak terurus lagi. Bahkan bisa dikatakan rusak parah.

Dari pantauan media ini, letak bendungan tersebut berada di tengah kebun kelapa sawit. Air sungai yang mengalir di bendungan itu cukup sedikit. Karena dikelilingi dengan kebun kelapa sawit. Kondisi bendungan pun telah retak.

Pada 2017 lalu, diketahui dilakukan pembuatan tebing sungai dengan anggaran Rp 1,8 miliar. Namun untuk bendungan tak dilakukan perbaikan, Padahal bendungan itu telah memiliki pipa dengan ukuran yang cukup besar untuk dilakukan penyaluran air.

Suradi, warga Desa Tanjung Karang yang berkebun di sekitar bendungan tersebut mengatakan, bendungan dibangun lebih dari dua tahun lalu. Namun hingga kini tak pernah difungsikan untuk masyarakat di Desa Tanjung Karang. “Bendungannya cukup kecil, kalau untuk menampung air kemungkinan tidak sanggup,” kata Sarudi.

Sebab, katanya, jika terjadi hujan deras, air sungai meluap dan lebih tinggi dibanding bendungan. Bahkan kondisi bendungan telah rusak. Terlihat jelas air mengalir dari bawah bendungan. “Sebaiknya ada perbaikan atau lanjutan pembangunan agar dapat bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Sebatik Timur, Mukhlis yang dikonfirmasi media ini belum mengetahui letak posisi bendungan tersebut yang berada di Desa Tanjung Karang RT 03. Karena selama ini ia tak pernah mendengar jika ada bendungan di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik. “Bendungan di mana itu RT 03, saya kurang tahu lokasinya,” kata Mukhlis.

Menurutnya, untuk di RT 03, Desa Tanjung Karang tidak ada bendungan. Karena di wilayah tersebut hanya aliran sungai kecil. Kemungkinan dulu ingin dijadikan bendungan, namun karena tidak memiliki aliran air yang bagus. “Iya kali ingin dibangun bendungan dulu, karena hanya ada sungai kecil di wilayah tersebut,” ujarnya. (nal/ash)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Maret 2019 11:21

Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, putra asal Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai…

Kamis, 21 Maret 2019 10:41

Narkoba Ancaman Terbesar di Perbatasan

NUNUKAN – Sebagai wilayah perbatasan, Kabupaten Nunukan menjadi salah satu…

Kamis, 21 Maret 2019 10:39

Masih Sering Terjadi, DLH Klaim Sudah Mengimbau

NUNUKAN – Menghadapi maraknya pembakaran hutan dan lahan, yang sebelumnya…

Rabu, 20 Maret 2019 17:12

Baku Tembak dengan KKSB, Anggota Brimob Asal Nunukan Gugur di Papua

NUNUKAN – Muhammad Aldy, Putra Kabupaten Nunukan berprofesi sebagai salah…

Rabu, 20 Maret 2019 10:55

SKPT Tidak Dimanfaatkan Masyarakat

NUNUKAN – Permasalahan nelayan di Sebatik tak pernah berhenti. Walaupun…

Rabu, 20 Maret 2019 10:46

25 Maret, Terbang Perdana ke Krayan

NUNUKAN - Subsidi Ongkos Angkutan (SOA) penumpang tujuan Nunukan-Long Bawan,…

Rabu, 20 Maret 2019 10:43

Terlambat, Bupati Tegur ASN di Acara Musrenbang

NUNUKAN – Sikap dan tingkah laku aparatur sipil negara (ASN)…

Rabu, 20 Maret 2019 10:41

Data KPM Tak Menjadi Dasar Penyaluran LPG 3 Kg

NUNUKAN – Meskipun diklaim tak langka, keberadaan Liquefied Petroleum Gas…

Rabu, 20 Maret 2019 10:38

Persediaan Air Bersih PDAM Menipis

NUNUKAN – Persediaan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum…

Selasa, 19 Maret 2019 11:02

Proyek Dihentikan, Dermaga Terancam Mangkrak?

NUNUKAN – Rute penyeberangan kapal feri ke dermaga feri Semaja,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*