MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 13:46
Bisa Kok..!! Gunakan Uang Elektronik di Perbatasan
BERUBAH: Masyarakat di perbatasan diberikan pemahaman dengan cara berbelanja menggunakan uang elektronik oleh Dirjen Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos RI, Andi Zainal Abidin. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Masyarakat di Pulau Sebatik rencana ingin diedukasi menggunakan uang elektronik. Pemerintah pusat telah menrencanakan, agar masyarakat berbelanja lebih efektif tidak menggunakan uang kertas lagi.

Direktorat Jenderal (Dirjen) Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kementerian Sosial Republik Indonesia (RI), Andi Zainal Abidin mengatakan, pemerintah pusat berencana menjadikan Sebatik sebagai pulau yang menggunakan uang elektronik. “Artinya masyarakat lebih banyak menggunakan uang elektronik dibanding uang kertas,” kata Andi Zainal Abidin.

Menurutnya, pembuatan uang kertas sangat mahal, satu lembar uang Rp 5 ribu jauh lebih besar pembuatan daripada nilai uang tersebut. Untuk membuat uang melalui kertas, beberapa banyak pohon yang harus ditebang.

Namun hal itu pelan-pelan diubah dengan menggunakan uang elektronik, seperti ada salah satu warung di Sebatik tidak perlu lagi menerima uang kertas. Melainkan menggunakan kartu untuk berbelanja di warung tersebut. “Alatnya memang canggih, seperti di kota-kota besar yang menggunakan uang eletronik,” ujarnya.

Dia menambahkan, secara diam-diam warga di Sebatik mulai menggunakan sistem eletronik. Sehingga ke depan, diharap masyarakat perbatasan lebih banyak menggunakan uang elektronik, untuk mengurangi penggunaan uang kertas. “Uang kertas ini mudah hilang, berbeda dengan kartu seperti ATM tidak sembarang yang menggunakan jika tidak diketahui pin ATM tersebut. Melalui kemajuan ini perlu ditingkatkan. Walaupun berada di perbatasan harus ikut dengan perkembangan zaman,” tambahnya.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura mengatakan, Kabupaten Nunukan yang posisinya berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia, maka setiap stuasi dan kemajuan di berbagai bidang di negara tetangga, akan berpengaruh terhadap masyarakat Nunukan. Namun di bidang ekonomi, negara tetangga diakuinya lebih unggul. “Perekonomian negara tetangga mengalami kemajuan lebih baik dibanding Nunukan,” tuturnya.

Menurutnya, untuk melaksanakan pembangunan di Kabupaten Nunukan, banyak kendala yang dihadapi. Diantaranya terbatasnya dana anggaran pendapatan belanja daerah (APBD), sehingga target pembangunan tidak berjalan sesuai perencanaan. “Saat ini hanya melaksanakan berdasarkan kebutuhan yang benar-benar prioritas dan mendesak,” ujarnya. (nal/ash)

 


BACA JUGA

Jumat, 18 Januari 2019 11:56

Perdana, 63 Ton Menuju Korea Selatan

NUNUKAN – Budidaya rumput laut yang menjadi unggulan masyarakat Nunukan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:55

Dua WNI Dapat Tindakan Kekerasan

NUNUKAN – Dua WNI yang bekerja di Sabah, Malaysia, mendapatkan…

Jumat, 18 Januari 2019 11:54

WNI Dipulangkan Dari Kota Kinabalu

NUNUKAN – Sebanyak 150 orang buruh migran Indonesia (BMI) yang…

Jumat, 18 Januari 2019 11:53

Pilkades Batal Dilaksanakan

NUNUKAN – Pelaksanaan pemilihan Kepala Desa (Kades) terpaksa ditunda setelah…

Jumat, 18 Januari 2019 09:40

Usulkan Rp 134 Miliar untuk Pembangunan Bandara Krayan

NUNUKAN – Sejumlah Bandar Udara (Bandara) perintis di Krayan bakal…

Jumat, 18 Januari 2019 09:38

Jalan Poros Sebatik Bisa Dilewati Kembali

NUNUKAN – Jalan Bukit Keramat di Desa Bambangan, Kecamatan Sebatik…

Jumat, 18 Januari 2019 09:36

Perlu Pertimbangan Tak Terima Guru Honorer

NUNUKAN – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy telah…

Rabu, 16 Januari 2019 12:01

PLBN Butuh Lahan Tujuh Hektare

NUNUKAN – Pos Lintas Batas Negara (PLBN) akan dibangun di…

Rabu, 16 Januari 2019 11:59

DPUPRPKP Bertahap Lakukan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Jalan menuju Pantai Wisata Kayu Angin, Desa Tanjung…

Rabu, 16 Januari 2019 11:58

Februari, Gedung Lama Puskesmas Nunukan Tutup

NUNUKAN – Akibat situasi dan kondisi yang tidak memadai lagi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*