MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 09 Januari 2019 13:14
Resmikan Tiga Pasar, Berpesan Agar Difungsikan Dengan Baik

Mengikuti Kunker Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si di Desa Sengayan (Bagian III-habis)

MENINJAU: Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si secara langsung melihat pasar tradisional yang akan difungsikan dalam waktu dekat oleh masyarakat desa. HUMAS UNTUK RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, Akhirnya, kunjungan kerja (kunker) Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si di Desa Sengayan, Kecamatan Malinau Selatan telah usai. Dan diagenda terakhir kunker itupun tak kalah penting. Dimana Bupati yang akrab disapa Yansen ini sekaligus meresmikan sebanyak tiga pasar.

RACHMAD RHOMADHANI

MENJADI orang nomor satu di Kabupaten Malinau, tentu begitu banyak agenda-agenda yang harus dijalani. Bahkan, tak hanya di dalam daerahnya saja. Melainkan, hingga diluar daerah pun terkadang menjadi bagian tugas dan tanggung jawab yang wajib dijalaninya.

Namun, pada agenda terbaru dan menjadi kunker terakhirnya di Desa Sengayan. Bupati kala itu pasca melaksanakan ibadah di Gereja Sengayan langsung melanjutkan dengan kegiatan peresmian pasar tradisional. Tak hanya satu ataupun dua, namun tiga pasar sekaligus diresmikannya dengan ditandai penandatanganan prasasti, Minggu (6/1).

Dan pasar itu terdiri dari, Pasar Tradisional Ruei Luei di Desa Langap, Kecamatan Malinau Selatan, Pasar Tradisional Urip Jan di Desa Metut, Kecamatan Malinau Selatan Hulu dan Pasar Tradisional Belintung di Desa Sesua, Kecamatan Malinau Barat.

Sementara, sebelumnya saat Bupati akan melakukan penandatangan prasasti. Ia tampak begitu kagum akan hadirnya ratusan masyarakat yang menyaksikan secara langsung acara peresmian pasar tradisional itu. Selain itu, dengan ditambah acara sambutan dengan tari-tarian tradisional masyarakat setempat yang membuat semakin berkesannya agenda kunker Bupati itu.

Dan tak jarang, masyarakat yang merindukan kehadiran sosok Bupati itu tanpa perintah langsung berjajar rapi dan bersalaman. Beberapa patah kata pun sempat terlontar antara Bupati dan masyarakat. Sehingga suasananya dikala itu begitu indah dipandang.  Dan Bupati dalam sambutannya mengungkapkan, apresiasi begitu tinggi akan hadirnya masyarakat secara langsung pada momen peresmian pasar-pasar tersebut. Menurutnya, ini sebagai langkah awal yang baik lantaran kepedulian masyarakat tampak begitu jelas terlihat olehnya.

“Tiga pasar ini sekiranya nanti dapat difungsikan dengan baik oleh bapak dan ibu,” ungkap Bupati dihadapan seluruh masyarakat dan tamu undangan yang hadir kala itu.

Lanjutnya, pasar ini merupakan suatu sarana dan prasarana yang memiliki fungsi cukup penting. Sebab, dari adanya pasar ini akan terjadi begitu banyak interaksi sosial, ekonomi dan lain sebagainya. Bahkan, tak hanya itu di pasar itu juga ibarat tak ada istilah pangkat dan jabatan. Yang mana, semua sama statusnya sebagai penjual dan pembeli. “Di pasar itu juga sejatinya merupakan pusat kehidupan. Ya, itu karena begitu banyaknya interaksi-interaksi,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan, dari pasar itu juga menjadi suatu tanda majunya suatu desa. Untuk itu, dengan adanya pasar ini dapat menjadi tanggung jawab bersama. Jangan jadikan pasar ini tak berfungsi. “Tapi, saya yakin dengan respon masyarakat seperti saat ini. Maka, kehidupan masyarakat di pasar nanti akan tercipta,” katanya.

“Apalagi, adanya pasar ini sejatinya juga dapat menjadi kekuatan perekonomiaan di pedesaan. Oleh karenanya, hal-hal seperti itu perlu dipahami bersama,” sambungnya.

Untuk diketahui, Bupati sendiri dalam agendanya tak hanya sekedar meresmikan dan menandatangani prasasti. Melainkan, sekaligus melakukan tinjauan ke pasar tradisional itu secara langsung secara lebih dekat. Dan tentunya, dalam tinjauannya itu Bupati kembali memberikan arahan kepada pihak aparatur desa agar pasar itu dapat segera ditempati oleh para pedagang di desa.

“Kalau bisa secapatnya ditempati. Dan kepada aparatur desa dan kecamatan sekiranya juga dapat menyisihkan uang khusus untuk berbelanja di pasar – pasar tradisional ini,” pintanya seraya menjelaskan agar itu dapat memotivasi masyarakat lainnya agar turut serta berbelanja di pasar tersebut. (***/fly)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*