MANAGED BY:
MINGGU
24 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 08 Januari 2019 12:56
Nelayan Meringis, BBM Semakin Sulit
NELAYAN MERINGIS: Jejeran jeriken di salah satu APMS di Persemaian, Tarakan Barat. DOKUMENTASI WARGA

PROKAL.CO, TARAKAN – Keluhan para nelayan kecil makin menjadi-jadi. Kesulitan bahan bakar minyak (BBM), hingga mereka rela antre berjam-jam di sejumlah penyalur seperti APMS atau SPBU.

Membawa jeriken sudah menjadi pemandangan biasa di sejumlah APMS. Hal itu pula yang diterima Ketua Forum Komunikasi Ketua Rukun Tetangga (FKKRT) Tarakan yang juga ketua Fraksi Hanura di DPRD Tarakan H. Rusli Jabba beberapa hari terakhir. Ia mengaku keluhan itu bahkan disampaikan para nelayan langsung ke rumahnya.

Para nelayan membeberkan pada pagi hari yang seharusnya sudah melaut, mencari ikan, justru mengantre demi beberapa liter BBM. Padahal ada 7 unit APMS, 1 SPBB dan 2 SPBU di Tarakan.

“Dari sekian banyak penyalur BBM itu, kenyataannya para nelayan yang mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Kasihan nelayan, hari ini mengantre, besok baru bisa melaut,” ujar Rusli Jabba meneruskan keluhan masyarakat tersebut.

Persoalan BBM memang belum menemui jalan keluar. Kendati Pertamina yang turut mengatur niaga di hilir, mengungkap jika kuota yang disalurkan ke Tarakan, mencukupi untuk semua nelayan.

Saran Rusli, APMS bisa melayani para nelayan, sementara kendaraan bermotor mengisi BBM di SPBU. “Itu sekadar saran. Karena ini harus duduk bersama, apa benar cukup atau tidak. Atau kita mendorong tim menelusuri lebih jauh mengenai hal ini. Karena seperti kita lihat ada juga pemotor yang mengantre dengan membawa jeriken, setelah itu dijual eceran lagi. Ini tidak boleh jika mengikuti UU Migas,” jelasnya.

Junaidi yang pekerjaannya sebagai nelayan mengatakan bahwa dirinya harus mengantre di APMS Gunung Lingkas pada pukul 07.00 pagi. Hal itu dilakukan untuk dapat BBM. “Susah sekali dapat minyak ini. Saya bawa 12 jeriken 30 liter. Saya ambil minyak seminggu sekali. Saya berharap antreannya teratur. Kenyataannya di lapangan, siapa yang dikenal petugas, maka dilayani lebih dulu,” ujarnya.

Nelayan yang tinggal di Mamburungan, Pantai Amal, Tarakan Timur ini berharap persoalan BBM dapat diselesaikan dengan baik oleh pemerintah. APMS di laut tak mampu melayani semua nelayan. Sehingga sejumlah nelayan naik ke darat mencari BBM. “Mudah-mudahan BBM untuk nelayan lancar terus, antreannya juga bisa diatur,” ungkapnya.

Senada dengan Abdul Rahman, mantan ketua RT 15, Pantai Amal, Tarakan Timur yang juga melaut mengungkap, jika produktivitas warga menjadi terkendala dengan adanya persoalan yang berlarut ini. Sejumlah pihak mengklaim bahwa kuota yang disalurkan ke Tarakan mencukupi. Namun, pada kenyataannya tidak demikian, antrean panjang.

“Belum lagi dengan banyaknya syarat. Ada APMS yang mewajibkan seperti itu, harus bawa dokumen ini, dokumen ini,” imbuhnya.

Rencananya siang ini, seluruh pemegang izin usaha niaga BBM akan duduk bersama dengan Pemkot Tarakan, Komisi II DPRD, KSOP Kelas III Tarakan, Pertamina dan beberapa asosiasi nelayan. (lim)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Maret 2019 11:27

Kapolda: Jangan Bagi Berita Enggak Jelas Sumbernya

TARAKAN – Menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada pemilihan legislatif dan…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:16

Akun FB Dipolisikan, Iwan Sebut Kritikan

TANJUNG SELOR - Sahabat Irianto Lambire melaporkan akun media sosial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Curi Motor Teman Sendiri

TARAKAN – Nekat membawa kabur motor teman sendiri, wanita berinisial…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:14

Pencuri Spesialis Waktu Subuh Dibekuk Polisi

TARAKAN – Anggota reskrim di Kepolisian Kawasan Sektor Pelabuhan (KSKP)…

Sabtu, 23 Maret 2019 11:12

Jalan Terbelah, Pengendara Resah

TARAKAN - Terlihat ada jalan nyaris terbelah 2 di Jalan…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:38

“Aldy Melawan Kejahatan Tingkat Tinggi”

TARAKAN – “Iyaaa mamiku.” Diakhiri dengan emoji penuh cinta. Itulah…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:34

Pemadaman Bergilir, RSUD Tarakan Paling Terdampak

TARAKAN – Selama pemadaman listrik bergilir diberlakukan  keluhan tidak hanya…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:32

Tanpa Izin Edar, Produk Beku Disita

TARAKAN – Penindakan terhadap produk beku di salah satu gedung…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:27

Divonis Mati, Dua Terpidana Sabu 4 Kg Banding

TARAKAN- Usia divonis hukuman mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri…

Sabtu, 23 Maret 2019 10:15

Berlakukan Satu Arah

TARAKAN - Tingginya tingkat kerawanan kecelakaan lalu lintas yang terjadi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*