MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 08 Januari 2019 12:56
Nelayan Meringis, BBM Semakin Sulit
NELAYAN MERINGIS: Jejeran jeriken di salah satu APMS di Persemaian, Tarakan Barat. DOKUMENTASI WARGA

PROKAL.CO, TARAKAN – Keluhan para nelayan kecil makin menjadi-jadi. Kesulitan bahan bakar minyak (BBM), hingga mereka rela antre berjam-jam di sejumlah penyalur seperti APMS atau SPBU.

Membawa jeriken sudah menjadi pemandangan biasa di sejumlah APMS. Hal itu pula yang diterima Ketua Forum Komunikasi Ketua Rukun Tetangga (FKKRT) Tarakan yang juga ketua Fraksi Hanura di DPRD Tarakan H. Rusli Jabba beberapa hari terakhir. Ia mengaku keluhan itu bahkan disampaikan para nelayan langsung ke rumahnya.

Para nelayan membeberkan pada pagi hari yang seharusnya sudah melaut, mencari ikan, justru mengantre demi beberapa liter BBM. Padahal ada 7 unit APMS, 1 SPBB dan 2 SPBU di Tarakan.

“Dari sekian banyak penyalur BBM itu, kenyataannya para nelayan yang mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Kasihan nelayan, hari ini mengantre, besok baru bisa melaut,” ujar Rusli Jabba meneruskan keluhan masyarakat tersebut.

Persoalan BBM memang belum menemui jalan keluar. Kendati Pertamina yang turut mengatur niaga di hilir, mengungkap jika kuota yang disalurkan ke Tarakan, mencukupi untuk semua nelayan.

Saran Rusli, APMS bisa melayani para nelayan, sementara kendaraan bermotor mengisi BBM di SPBU. “Itu sekadar saran. Karena ini harus duduk bersama, apa benar cukup atau tidak. Atau kita mendorong tim menelusuri lebih jauh mengenai hal ini. Karena seperti kita lihat ada juga pemotor yang mengantre dengan membawa jeriken, setelah itu dijual eceran lagi. Ini tidak boleh jika mengikuti UU Migas,” jelasnya.

Junaidi yang pekerjaannya sebagai nelayan mengatakan bahwa dirinya harus mengantre di APMS Gunung Lingkas pada pukul 07.00 pagi. Hal itu dilakukan untuk dapat BBM. “Susah sekali dapat minyak ini. Saya bawa 12 jeriken 30 liter. Saya ambil minyak seminggu sekali. Saya berharap antreannya teratur. Kenyataannya di lapangan, siapa yang dikenal petugas, maka dilayani lebih dulu,” ujarnya.

Nelayan yang tinggal di Mamburungan, Pantai Amal, Tarakan Timur ini berharap persoalan BBM dapat diselesaikan dengan baik oleh pemerintah. APMS di laut tak mampu melayani semua nelayan. Sehingga sejumlah nelayan naik ke darat mencari BBM. “Mudah-mudahan BBM untuk nelayan lancar terus, antreannya juga bisa diatur,” ungkapnya.

Senada dengan Abdul Rahman, mantan ketua RT 15, Pantai Amal, Tarakan Timur yang juga melaut mengungkap, jika produktivitas warga menjadi terkendala dengan adanya persoalan yang berlarut ini. Sejumlah pihak mengklaim bahwa kuota yang disalurkan ke Tarakan mencukupi. Namun, pada kenyataannya tidak demikian, antrean panjang.

“Belum lagi dengan banyaknya syarat. Ada APMS yang mewajibkan seperti itu, harus bawa dokumen ini, dokumen ini,” imbuhnya.

Rencananya siang ini, seluruh pemegang izin usaha niaga BBM akan duduk bersama dengan Pemkot Tarakan, Komisi II DPRD, KSOP Kelas III Tarakan, Pertamina dan beberapa asosiasi nelayan. (lim)


BACA JUGA

Selasa, 18 Juni 2019 12:26

2,5 Jam, 42 Rumah Ludes

TARAKAN – Si jago merah kembali mengamuk dan melahap permukiman…

Selasa, 18 Juni 2019 12:24

Tabung Gas Mahal, Disdagkop Malah Bilang Minim Laporan

TARAKAN – Keberadaan LPG 3 kg di Kota Tarakan dikeluhkan…

Selasa, 18 Juni 2019 12:23

WAJIB..!! Ikan dari Malaysia Diwaspadai

TARAKAN - Menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2017…

Selasa, 18 Juni 2019 12:22

Karya Menembus Ajang Bergengsi Nasional

Warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Tarakan…

Selasa, 18 Juni 2019 11:51

Tarakan Dapat 55 Titik PJUTS

TARAKAN - Sebanyak 300 unit lampu penerangan jalan umum tenaga…

Selasa, 18 Juni 2019 11:49

Gagal Memerkosa, Pelaku Curi HP

TARAKAN – Personel dari unit Jatanras, Satreskrim Polres Tarakan berhasil…

Selasa, 18 Juni 2019 11:47

Pejalan Kaki Keluhkan Tidak Adanya Trotoar

TARAKAN – Pejalan kaki yang melewati Jalan Dipenogoro mengeluhkan tidak…

Selasa, 18 Juni 2019 11:46

Transaksi Tunai Capai Rp 643,4 Miliar

TARAKAN – Selama Ramadan hingga Idulfitri 1440 H, jumlah transaksi…

Selasa, 18 Juni 2019 11:45

Samsat Keliling Mulai Beroperasi

TARAKAN – Samsat Keliling yang dimiliki Kantor Pelayanan Samsat Induk…

Selasa, 18 Juni 2019 11:44

Pasar Kampung Empat Terkendala Jalan

TARAKAN - Pasar yang berada di Kelurahan Kampung Empat hingga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*