MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Sabtu, 05 Januari 2019 09:41
Sakit Tak Ada Keluarga, PMI Dipulangkan
DIBANTU: Yuli (61) merupakan PMI yang sedang mengalami sakit dan ingin dipulangkan ke kampung halamannya. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Seorang pekerja migran Indonesia (PMI) yang berada di Tawau, Malaysia Yuli (61) memohon bantuan untuk dipulangkan ke kampung halamannya. Karena sedang mengalami sakit dan tidak memiliki keluarga di Tawau, Malaysia.

Koordinator Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Konsulat Republik Indonesia (KRI) Tawau, Malaysia Iskandar Abdullah membenarkan hal itu.

“KRI Tawau, Malaysia telah membantu PMI tersebut untuk dipulangkan dan dibawa ke Nunukan terlebih dahulu,” kata Iskandar Abdullah.

Dia menjelaskan, Yuli berasal dari Desa Dadapan Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri Jawa Timur. Selama bekerja di Malaysia hanya tinggal sendiri. Karena semua keluarga berada di Jawa Timur, sedangkan untuk dipulangkan tak memiliki biaya.

Pihak KRI Tawau, Malaysia telah ikut membantu untuk mencari pihak keluarga yang berada di Tawau, bahkan dicari hingga tempat ibadah. Namun tak satu pun yang mengenal Yuli. Sehingga, dipilih untuk dipulangkan ke kampung halamannya.

Untuk itu, KRI Tawau, Malaysia telah membawa PMI tersebut ke Nunukan pada Kamis (3/1). Telah diminta pihak Imigrasi Nunukan, Satgas Penanggulangan PMI bermasalah di Nunukan untuk ditangani. Selain itu, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan diminta untuk menangani langsung.

“Telah diminta untuk menangani PMI tersebut, apakah nantinya dipulangkan ke kampung halamannya atau diserahkan ke Dinas Sosial,” ujarnya.

Sementara, Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka, Nasutioan mengatakan, PMI yang telah dibawa oleh pihak KRI Tawau, Malaysia tiba di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan sekira puku 14.00 Wita. Telah diserahkan kepada instansi terkait untuk melakukan penanganan lebih lanjut.

“Semua dokumen perjalanan telah diperiksa, selanjutnya instansi terkait yang melakukan proses lebih lanjut,” kata Nasution.

Terpisah, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Nunukan, Ahmad Ramadhan sebelumnya telah menyampaikan, untuk PMI yang bermasalah tentu akan diberikan bantuan.

“PMI yang bekerja di Malaysia khususnya di Tawau, telah menjadi tanggung jawab BP3TKI Nunukan untuk menangani jika mengalami masalah. Karena sesuai tugas harus melindungan para PMI yang bekerja,” kata Ahmad Ramadhan.

Para PMI yang bekerja di Tawau, Malaysia harus mendapatkan perlindungan. Karena para PMI yang bekerja secara resmi tentu mengikuti prosedur. Sehingga mengalami masalah seperti sakit dan ingin dipulangkan, maka wajib untuk dilakukan. (nal/udn)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*