MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Senin, 31 Desember 2018 13:11
Soal Ini, Dinkes Tunggu Instruksi dari Kemenkes

Soal Pemberian Imunisasi MR

BELUM TERPENUHI: Sejauh ini cakupan pemberian imunisasi MR di Kaltara hanya mencapai 66,68 persen. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Senin (31/12), merupakan batas akhir dari pemberian imunisasi measles rubella (MR) di Kalimantan Utara (Kaltara). Setelah sebelumnya sempat dilakukan perpanjangan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melalui Surat Edaran (SE) Kemenkes nomor : SR.02.06/MENKES/680/2018 tentang Strategi Tindak Lanjut Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) Fase II.

Dalam SE itu, Kemenkes memberikan kesempatan kepada daerah dengan capaian di bawah target nasional 95 persen, untuk tetap melakukan imunisasi hingga 31 Desember 2018. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman menjelaskan, berapapun hasil akhirnya, cakupan imunisasi MR di Kaltara akan tetap disampaikan kepada Kemenkes.

“Yang memliki program ini kan Kemenkes, jadi hasilnya akan kita laporkan untuk selanjutnya dilakukan evaluasi,” kata Usman kepada Radar Kaltara, Minggu (30/12).

Seperti apa langkah selanjutnya, Dinkes hanya menunggu instruksi dari Kemenkes. Karena yang mempunyai kebijakan langsung dari pemerintah pusat. “Kalaupun nanti akan diperpanjang lagi tentu kami akan di daerah akan menindaklanjuti,” ujarnya.

Sembari menunggu instruksi dari Kemenkes, Dinkes akan tetap melakukan beberapa strategi yang telah direkomendasikan oleh Kemenkes. “Jadi pemberian imunisasi akan tetap kita lakukan,” ujarnya. Khususnya, kepada anak umur 9 bulan, 6 tahun dan 7 tahun yang belum mendapatkan vaksin MR produk Serum Intitute of India (SII) saat masa kampanye. “Begitu juga dengan anak usia 7 hingga 15 tahun yang belum mendapatkan vaksin,” ucapnya.

Tidak hanya itu saja, anak usia 9 bulan hingga 6 tahun pun akan tetap diberikan imunisasi MR. Hal itu dilakukan agar seluruh anak di Kaltara terlindungi dari penyakit campak dan rubella. “Kita berharap cakupan MR di Kaltara bisa mencapai 100 persen, karena kalau cakupanya hanya 95 persen akan masih ada 5 persen anak akan menjadi sumber infeksius untuk anak yang lainya,” bebernya.

Untuk itu, pihaknya akan terus berupaya agar seluruh anak di Kaltara dapat terlindungi, karena perlindungan awal kepada anak hanya bisa dilakukan dengan memberikan vaksin. “Anak yang belum mendapatkan vaksin sama yang belum mendapatkan vaksin tentu akan berbeda,” bebernya.

Karena anak yang sudah mendapatkan vaksin daya tahan tubuhnya akan lebih kuat terhadap penyakit, dari pada anak yang belum mendapatkan imunisasi. “Penyakit ini juga sangat mudah menular melalui percikan bersin dan batuk,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Selasa, 15 Januari 2019 13:54

TBS Malinau Dijual ke Nunukan

MALINAU  - Petani kelapa sawit di Kabupaten Malinau belakangan ini…

Selasa, 15 Januari 2019 13:52

Terminal Tipe A Tunggu Restu Kemenhub

TANJUNG SELOR - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:49

Terapkan Metode Cara Membaca Wartawan

Membaca sebuah buku hingga saat ini masih menjadi kebiasaan yang…

Selasa, 15 Januari 2019 13:43

Sekprov: Jangan Jadikan Kaltara Batu Lompatan

TANJUNG SELOR - Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara), sudah tiga…

Selasa, 15 Januari 2019 13:41

Hari Ini Batas Akhir Pemberkasan

TANJUNG SELOR – Sesuai ketentuan yang ditetapkan, hari ini (15/1)…

Selasa, 15 Januari 2019 13:40

Polda Bidik Prostitusi Online

TANJUNG SELOR - Aktivitas prostitusi menjadi atensi bagi Kepolisian Daerah…

Senin, 14 Januari 2019 15:19

Dua Kecamatan Krisis Listrik

NUNUKAN – Kecamatan Sebuku dan Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan…

Senin, 14 Januari 2019 15:17

Kajian Pemilihan Ibu Kota Belum Dianggarkan

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan sebagai Ibu Kota Kalimantan Utara…

Senin, 14 Januari 2019 15:16

Usulkan Jembatan Timbang ke Kemenhub

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) menyebutkan,…

Senin, 14 Januari 2019 15:15

Bermunculan Pedagang Dadakan hingga Pasar Durian Runtuh

Berbagai macam cara orang menyikapi musim buah tahun ini. Ada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*