MANAGED BY:
RABU
20 MARET
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 26 Desember 2018 11:21
Tak Sesuai Aturan, Puluhan APK Ditertibkan
DITERTIBKAN: Puluhan APK yang tidak sesuai regulasi dicopot oleh tim gabungan. PIJAI PASARIJA/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sebanyak 23 alat peraga kampanye (APK) calon legislatif (caleg) ditindak oleh tim gabungan. Pasalnya, APK dari sejumlah partai politik (parpol) itu terbukti melanggar zonasi dan regulasi yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Utara (Kaltara) maupun KPU Kabupaten Bulungan.

Tim gabungan itu sendiri terdiri dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltara, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kaltara, KPU Kaltara dan Kepolisian Resor (Polres) Bulungan. Sedangkan untuk tim terbagi menjadi dua, tim satu menyisir di dalam kota, kemudian tim dua menyisir di sepanjang Jalan Sabanar Lama, Sabanar Baru, Sangkawit hingga ke Selimau.

Ketua Bawaslu Kaltara, Siti Nuhriyati menjelaskan, Bawaslu telah bersurat kepada parpol agar pemasangan APK itu sesuai regulasi yang telah ditetapkan. “Faktanya masih banyak kita temukan APK yang terpasang tidak sesuai regulasi yang telah ditetapkan,” kata Siti kepada Radar Kaltara, Senin (24/12).

Umumnya, APK yang melanggar itu disebabkan pemasangan yang tidak sesuai, karena memasang ditempat fasilitas umum dan tempat ibadah. Ada juga APK yang terpasang di halaman milik pribadi, tapi tidak memiliki izin itu dan langsung diangkut oleh tim. “Tapi kami konfirmasi terlebih dahulu kepada pemilik rumah, kalau tidak ada izin akan langsung kita tertibkan. Jadi tidak sembarangan juga kita tertibkan,” bebernya.

Bahkan ada juga APK di Buluh Perindu yang terpasang di rumah pribadi, tapi ada izinnya. Sedangkan untuk APK yang terpasang di lahan kosong masih menunggu konfirmasi dari pemilik lahan, karena pemilik lahan sedang tidak ada di rumah. “Jadi tadi kami tidak hanya fokus APK yang terpasang di dalam kota saja, di Buluh Perindu juga kita tertibkan,” ujarnya.

Untuk APK yang telah ditertibkan itu nantinya diperbolehkan diambil oleh masing-masing caleg, dengan catatan dari pihak caleg membuat penyataan pemasangan APK dilakukan secara tertib. “Kalau ada caleg yang ingin mengambil APK silakan datang ke Kantor Bawaslu Kaltara,” ujarnya.

Siti menjelaskan, sebenarnya dari KPU Bulungan maupun KPU Kaltara sudah menetapkan titik yang diperbolehkan dan tidak. Jadi dalam Surat Keputusan (SK) KPU Bulungan itu peruntukannya untuk caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat kabupaten, sedangkan SK KPU Kaltara peruntukannya untuk caleg DPRD Kaltara, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).

“Salah satu titik yang diatur yaitu sepanjang taman Sungai Kayan, kemudian Telur Pecah. Untuk Telur Pecah terbagi menjadi dua, kalau di seputaran tugu itu untuk DPRD Kaltara sedangkan 50 meter ke arah Gedung Wanita itu untuk DPRD Kabupaten, itu salah satu titiknya,” jelasnya.

Selain menertibkan spanduk dan baliho parpol, tim juga turut menertibkan stiker yang terpasang di angkutan kota (angkot). Namun, saat akan ditertibkan, pemilik angkot sempat menolak melepas stiker. Ia merasa tidak adil, karena masih banyak angkot lainnya yang menggunakan stiker parpol dan tidak dilepas. Tapi setelah diberikan pemahaman pemilik angkot itu bersedia untuk melepas.

“Tadi hanya satu angkot saja yang kita temukan. Tapi nanti kita akan menyisir lagi, untuk melihat angkot yang masih menggunakan stiker parpol,” bebernya.

Sesuai Undang-Udang (UU), sangat tidak dibenarkan stiker itu dipasang di angkot, dari segi keamanannya juga sangat berbahaya. Karena dengan terpasang stiker penglihatan ke arah belakang akan terbatas. “Konsen kita hanya regulasi yang tidak memperbolehkan angkot memasang stiker saja, jadi tidak sampai ke segi keamanan,” ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada seluruh pemilik angkot untuk tidak memasang stiker parpol, karena aturannya sudah jelas. Apalagi penggunaan stiker ini juga sangat membahayakan. “Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh pemilik angkot untuk menaati regulasi yang ada,” imbuhnya.

Rencananya, penertiban akan dilaksankan hingga sore hari, untuk menyisir APK yang terpasang di dalam kota. “Tapi hari ini (kemarin, Red) kita fokus untuk menyisir APK yang ada di dalam kota dulu hingga selesai, kalau sudah selesai di dalam kota baru dilanjutkan ke Tanjung Palas,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Selasa, 19 Maret 2019 11:16

Investasi Industri Metanol 700 Juta USD

TANJUNG SELOR - Sejauh ini Kalimantan Utara (Kaltara) merupakan salah…

Selasa, 19 Maret 2019 11:15

BAKAL SURPLUS SETRUM..!! Sungai di Kaltara Mampu Hasilkan 10.060 MW

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto…

Selasa, 19 Maret 2019 11:12

Miliki Mapolda, SPN hingga RS Bhayangkara

Tepat 14 Maret 2018, Brigadir Jenderal (Brigjen) Pol Drs. Indrajit,…

Selasa, 19 Maret 2019 11:08

Jaga Kondusifitas, MRSF Ditunda Usai Pemilu

TANJUNG SELOR – Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara menunda pelaksanaan Millenial…

Selasa, 19 Maret 2019 11:06

Pelaksanaan MTQ Diawasi Bawaslu

TANJUNG SELOR - Pengamanan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat…

Senin, 18 Maret 2019 10:48

KIPI Diproyeksikan Jadi Perdagangan Dunia

TANJUNG SELOR – Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Senin, 18 Maret 2019 10:47

Lima Bulan, Revisi RTRW Harus Klir

TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan Pemerintah…

Senin, 18 Maret 2019 10:46

Sukarela Tampilkan Pertunjukan dalam ‘Benuanta Menari’

Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) yang kaya warisan seni dan budaya…

Senin, 18 Maret 2019 10:44

Balita Tenggelam di Sungai Kayan Ditemukan

TANJUNG SELOR – Setelah melakukan pencarian akhirnya informasi adanya anak…

Senin, 18 Maret 2019 10:43

Investor Diminta Utamakan Tenaga Kerja Lokal

TANJUNG SELOR – Para investor yang akan menanamkan modal di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*